Posts Tagged 'ugm'

Flo dan Orang-Orang yang Selo

Florence Sihombing mungkin sama sekali tidak menyangka bahwa status yang ia tulis di akun Path-nya bakal membuatnya “terkenal”. Beberapa hari terakhir ini namanya memang sering disebut-sebut di media sosial. Bagi yang belum tahu kasusnya, izinkanlah saya untuk menceritakannya kembali di sini.

Oh iya, untuk memudahkan cerita, saya akan menyebut sang tokoh utama dengan nama ‘Flo’ saja (sok akrab bingits, ya).

Dikisahkan, Flo ingin membeli bensin di salah satu SPBU di kota Jogja. Saat itu, Jogja tengah dilanda kepanikan karena BBM bersubsidi sedang dibatasi. Akibatnya, terjadi antrean Premium di mana-mana, termasuk di pom bensin yang Flo datangi.

Di tempat itu, Flo tidak ikut mengantre di bagian Premium. Ia ingin membeli bensin nonsubsidi saja, dalam hal ini Pertamax 95. Untuk itu, ia pun menghampiri pom Pertamax 95, di mana saat itu beberapa mobil sedang mengantre. Continue reading ‘Flo dan Orang-Orang yang Selo’

Advertisements

Kondom

Dalam rangka Pekan Kondom Nasional yang dimulai dari 1 sampai 7 Desember ini, sejumlah “Bus Kondom” dijadwalkan berkeliling di sejumlah kota untuk membagikan kondom.

Dua hari yang lalu salah satu bus itu terlihat di seputaran kampus UGM. Hal ini menjadi sorotan masyarakat luas. Media sosial −khususnya Twitter,ramai dengan protes-protes tentang adanya Bus Kondom di kampus, sebab dipandang nggak tepat sasaran.

Saya paham dengan niat mulia kemenkes dalam mengadakan sosialisasi pemakaian kondom dengan membagi-bagikan kondom gratis. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menekan penyebaran virus HIV/AIDS. Tapi jika kondom dibagi-bagikan di tempat umum, hal itu justru jauh dari niat mulia itu. Kesannya malah mendorong masyarakat −khususnya kaum muda− untuk melakukan seks bebas. Continue reading ‘Kondom’

Lari Pagi

imagesKawan baik saya lagi sedih. Saya coba menghiburnya dengan mengajaknya lari pagi. Sabtu pagi (31/8) saya jemput dia, lalu kami berangkat ke daerah kampus UGM untuk lari pagi di sana.

Kampus UGM pada pagi hari saat weekend biasanya banyak dikunjungi oleh orang yang lari pagi atau sekadar berjalan kaki di sana. Saya dan teman saya rencananya ingin menikmati suasana itu. Tapi ternyata nggak bisa karena kampus sedang ramai oleh ribuan mahasiswa baru. Sepertinya mereka mau ospek. Banyak yang pada bawa caping gitu. Entah untuk apa. Continue reading ‘Lari Pagi’

Masuk Kompleks UGM Harus Bayar

Dalam waktu dekat ini, rektorat UGM akan memberlakukan komersialisasi parkir di area kampus. Tarif parkir akan dikenakan kepada setiap kendaraan bermotor yang masuk dan melewati portal UGM, termasuk kendaraan milik mahasiswa, dosen, dan karyawan UGM itu sendiri.

Jadi mungkin sistemnya nanti akan sama kyk yg di mall-mall besar itu lho. Kita harus melewati portal terlebih dahulu, lalu bayar karcis ke penjaganya, baru deh bisa masuk ke UGM. Sistemnya make satu pintu (sentralisasi pintu masuk). Makanya aku cukup heran, kok namanya komersialisasi parkir, bukan komersialisasi masuk UGM.

Untuk civitas akademika UGM, entah kita mo ke fakultas sendiri ato ke fakultas temen, selama itu berada di dalam area UGM, ya tetep harus bayar. Gile, ini kampus apa mall? Continue reading ‘Masuk Kompleks UGM Harus Bayar’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,790 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Advertisements