Posts Tagged 'skripsi'

Keterbatasan

Dulu setelah melewati masa-masa ujian skripsi, saya masih sering main ke perpustakaan fakultas untuk mengisi waktu luang. Di perpustakaan, saya membaca skripsi-skripsi karya kakak angkatan yang katakanlah sudah menjadi “tokoh nasional”. Misalnya Mayong Suryo Laksono, Darmaningtyas, Puthut E.A., Eka Kurniawan, dan beberapa dosen yang tulisannya sering muncul di media massa.

Luar biasa, skripsi mereka bagus-bagus sekali. Padahal, kondisi mereka dulu sangat terbatas. Saat itu komputer belum digunakan secara luas. Kalau mau cari referensi, maka harus membaca buku-buku tebal dalam bahasa asing, sebab dulu belum banyak buku yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Mau cari bahan di internet? Kesempatan untuk itu belum ada.

Untuk membuat skripsi, mereka harus menulisnya dulu di lembaran kertas, baru kemudian dibawa ke rental komputer untuk diketik. Bahkan banyak juga skripsi yang hanya diketik pakai mesin tik. Continue reading ‘Keterbatasan’

Advertisements

Kafe & Kamar Tidur

Beberapa hari yang lalu saya janjian dengan Bene Dion —komika finalis Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) session 3— di sebuah kafe sederhana yang juga merangkap sebagai toko buku.

Kami berbincang dengan seru di sana, membicarakan dunia buku. Kebetulan Bang Bene sedang menulis buku, dan mudah-mudahan bisa terbit dalam waktu dekat ini.

Rupanya Bang Bene sering main ke kafe itu, baik untuk open mic, kumpul-kumpul dengan komunitas stand up, dan juga menulis. Katanya beberapa kali ia mengerjakan skripsi di situ. Katanya bisa lebih fokus daripada mengerjakannya di kamar kosnya. Continue reading ‘Kafe & Kamar Tidur’

Jebakan Skripsi

Entah kenapa tiba-tiba saya teringat akan masa-masa saat sibuk menggarap skripsi dulu. Saat itu skripsi benar-benar membebani saya.

Skripsi menjadi satu hal yang paling ingin saya lupakan, tapi sayangnya nggak bisa. Kebahagiaan yang sedang saya rasakan seolah pupus begitu ingat bahwa saya punya sebuah tugas yang harus diselesaikan, yakni skripsi.

Ternyata perasaan seperti itu tidak saya alami sendiri. Teman-teman seangkatan saya juga mengalaminya. Istilah kerennya sekarang mungkin adalah “galau skripsi” (istilah “galau” pada saat itu masih belum terkenal, hehe…). Continue reading ‘Jebakan Skripsi’

Terhambat Hal Teknis

Sapa bilang hal-hal teknis itu tidak menghambat?

Beberapa hari ini saya disibukkan dengan satu hal, yaitu mencari syarat-syarat buat wisuda. Nah, salah satu syaratnya itu adalah ngumpulin skripsi yang udah dijilid. Kalo kata temen-temen sih itu masalah gampang, cuma teknis doang. Kan yang penting isi skripsinya udah jadi…

Tapi entah kenapa bagi saya ga semudah itu. Berkali-kali saya menunda ngeprint skripsi yang udah di revisi itu. Seharusnya tinggal diprint aja. Tapi setiap kali saya ke rental untuk ngeprint, tiba-tiba niat itu tidak terlaksana karena saya ga pede, takut ada yg masih salah dan belum lengkap. Pokoknya khawatir banget! Suatu ketakutan yang sebenarnya sangat berlebihan.

Abis saya trauma sih… Dulu pernah saya ngeprint skripsi yang buat ujian pendadaran. Jumlahnya lumayan banyak, ada sekitar 120 lembar. Karena akan menghabiskan banyak biaya, maka saya bener-bener mengkoreksi isi skripsi biar duitnya ga kebuang sia-sia. Semua saya koreksi, termasuk tanda baca, spasi, dan titik komanya. Bener-bener saya perhatiin dengan seksama. Setelah selesai dan yakin ga ada kesalahan teknis lagi, maka langsung saya print, lalu saya copy rangkap tiga. Jadi totalnya empat. Nah, setelah semua siap untuk dikumpulkan ke bagian akademik, saya baru sadar, ternyata margin-nya salah dan ga sesuai dengan standar kepenulisan skripsi!! AArrrghh… TIdaaaaaaaaakkk… Otomatis skripsi saya yang jumlahnya 4 rangkap itu ga berguna, alias sia-sia.. huhu… Continue reading ‘Terhambat Hal Teknis’

Terasing di Kampus Sendiri

Pernahkah temen-temen merasa asing di “kandang” sendiri? Hoho… kalo pernah, berarti kita senasib. Aku baru aja ngalamin itu beberapa hari yang lalu.

Jadi pagi itu aku ke kampus buat mencari informasi mengenai ujian pendadaran. Nah, setelah sampe disana, aku cukup kaget karena kampus terasa ramai sekali, tidak seperti biasanya.

Aku semakin merasa aneh sendiri, karena aku ga mengenal sebagian besar dari mereka. Alhasil, aku jadi beneran kyk orang ilang, berbeda dengan mereka yg kebanyakan bergerombol sambil asik mengobrol. Ada apakah ini?

Ooh ya, aku baru inget, minggu ini kan minggu pertama kuliah para mahasiswa baru. Pantes aja kampus terasa rame, ada para pendatang baru rupanya. Kalo tak itung2, aku terpaut 4 tahun dengan mereka. Ya ampun, udah tua ya aku ternyata, hahaha… Continue reading ‘Terasing di Kampus Sendiri’

Lagi Kena Flu

Sial. Ga ada hujan ga ada angina, tiba-tiba aku sakit. Ga terlalu parah sih, cuam flu doang. Tapi bener-bener mengganggu. Mo apa-apa jadi susah, gara2 idung meler dan kepala pusing, sangat mengganngu. Itu kaus tanganku yang buat ngelap ingus aja udah ga karuan warnanya, dekil banget, tadinya biru muda, skrg coklat kehitam-hitaman. ABis dari tadi hidungnya meler terus. Ga tau juga kok tiba-tiba bisa kena flu. Padahal mah sebelum2nya badan ga terlalu cape tuh, wong ga ngapa2in. Mungkin gara-gara dinginnya malam kali ya… soalnya emang ditempat tinggalku itu kalo malem dingin buangettt… Makanya kalo pagi biasanya aku suka ga mandi, hahaha… Continue reading ‘Lagi Kena Flu’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,789 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Advertisements