Posts Tagged 'sindhunata'

[Resensi Buku] Putri Cina

Putri CinaPemerintah ―kita tahu, menganjurkan agar penggunaan kata “Cina” di negeri ini diganti dengan kata “Tiongkok”. Namun, dalam membuat catatan ini, saya kesulitan menyatakan isi pikiran jika kata “Cina” diganti dengan sebutan itu. Nilai rasanya berbeda. Jadi, kali ini saya sengaja tidak mengikuti anjuran tersebut.

Semoga saya tidak masuk penjara.

Buku ini mengangkat tokoh Putri Cina ―sesuai dengan judulnya. Namun, jangan bayangkan Putri Cina tersebut merupakan tokoh tunggal. Dalam buku ini, bisa dibilang ia merupakan entitas dari nenek moyang orang-orang Cina di tanah Jawa.

Betapa kaya pengetahuan Sindhunata tentang mitos dan filsafat, baik Jawa maupun Tiongkok. Ia memasukkan babad dan sejarah ke dalam buku ini, lantas menjalinnya sedemikian rupa hingga membentuk cerita sastra yang sangat memesona. Continue reading ‘[Resensi Buku] Putri Cina’

[Resensi Buku] Tak Enteni Keplokmu – Tanpa Bunga dan Telegram Duka

Tak Enteni KeplokmuBulan ini saya tuntas membaca dua buku karya Sindhunata. Buku yang pertama berjudul Putri Cina, sementara yang kedua Tak Enteni Keplokmu-Tanpa Bunga dan Telegram Duka.

Kali ini saya akan meresensi buku yang saya sebut terakhir, sebab buku itulah yang terbit lebih dahulu dibanding Putri Cina.

Kalau ditanya buku ini bercerita tentang apa, terus terang saya bingung menjawabnya. Berbeda dengan tulisan-tulisan nonfiksi Sindhunata yang terang benderang, tulisan fiksi beliau di buku ini sulit digambarkan kembali ―meskipun sama-sama memikat.

Sederhananya, buku ini bisa dibilang sebuah hasil imajinasi dan kreasi Sindhunata terhadap tiga lukisan Djokopekik. Adapun Djokopekik adalah seorang pelukis senior yang terkenal kritis terhadap situasi politik di negeri ini. Continue reading ‘[Resensi Buku] Tak Enteni Keplokmu – Tanpa Bunga dan Telegram Duka’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,796 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter