Posts Tagged 'roman'

[Resensi Buku] Surat untuk Ruth

Surat untuk RuthIni adalah buku keenam Bara ―begitu panggilan akrab penulisnya, Bernard Batubara.

Sesuai judulnya, buku ini semacam kumpulan surat yang ditujukan untuk Ruth. Nama lengkapnya Ruthefia Milana.

Surat-surat itu ditulis oleh Areno Adamar. Biasa dipanggil Are.

Melalui surat-surat tersebut, Are menceritakan perjalanan asmaranya bersama Ruth beserta hal-hal yang membuat hubungan itu naik turun. Mulai dari saat perkenalan, aktivitas bersama yang membuat mereka semakin dekat, hingga akhirnya… perpisahan.

Plot dan konfliknya sebenarnya sederhana, tapi permainan kata-katanya begitu bagus, sehingga yang sederhana itu jadi begitu menyentuh. Continue reading ‘[Resensi Buku] Surat untuk Ruth’

[Resensi Buku] Cinta.

CintaJudul buku ini dibaca dengan kalimat: “cinta dengan titik”. Maksudnya adalah cinta tanpa koma, tanpa ada yang lain setelahnya. Begitulah yang saya baca dari keterangan di bagian sampul.

Pada awal peluncurannya, buku ini mendapat sambutan yang meriah dari para pembaca. Saya mengetahuinya dari media sosial, juga dari teman saya yang bekerja sebagai pemasar buku.

Sepertinya memang begitu setiap kali Bernard Batubara meluncurkan karya barunya. Penulis ini memang memiliki basis pembaca yang cukup kuat.

Buku ini dibuka dengan cerita tentang Nessa yang hendak pulang dari Pontianak ke Yogyakarta naik pesawat terbang. Di dalam pesawat, ia duduk bersebelahan dengan seorang cowok bernama Demas. Mereka kemudian berkenalan. Continue reading ‘[Resensi Buku] Cinta.’

Romantis

Tak ada angin tak ada hujan, salah satu relasi saya tiba-tiba meminta saya untuk menulis sebuah novel roman. Ia hendak menerbitkannya. Selama ini saya tahu bahwa ia memang bergiat di dunia penerbitan.

“Aku baca ceritamu yang judulnya Mei Lin,” ujarnya dalam obrolan kami pada suatu sore yang dingin. “Dari situ, aku merasa kamu berbakat untuk menulis cerita romantis.”

Well, selain membuat kepala saya membesar, kata-kata itu juga membuat saya percaya diri. Makanya saya langsung menyanggupi penawaran itu tanpa pikir panjang.

Dan sekarang saya kena batunya. Continue reading ‘Romantis’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,793 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter