Posts Tagged 'rokok'

Asap Rokok

Beberapa orang cukup sensitif dengan asap rokok, dan saya adalah salah satunya. Sebenarnya sih nggak ada akibat langsung yang saya rasakan saat menghirup asap rokok. Cuma saya merasa nggak nyaman aja. Rasanya alam bawah sadar ini nggak rela kalau ada asap rokok yang masuk ke paru-paru saya.

Saya memang bukan perokok aktif. Dulu pas zaman SMA, saya sempat jadi perokok aktif, tapi nggak sampai satu tahun. Saat itu saya masih labil dan berada dalam tahap mencari jati diri. Saya tidak mendapatkan rasa nikmat dari mengisap batang rokok. Merokok saya jadikan sekadar sebagai sarana pendukung dalam bergaul. Continue reading ‘Asap Rokok’

Sepotong Kisah Masa Kecil Saya Tentang Mainan

Kalau mengenang masa kecil, saya jadi ingat bahwa dulu saya sering bikin mainan sendiri. Ya, berhubung orangtua saya jarang membelikan mainan, akhirnya saya pun bikin mainan sendiri. Bukan mainan yang rumit, kok, sekadar mainan sederhana yang bahan-bahannya mudah didapatkan.

Saya masih ingat betul, ada satu jenis bahan yang sering saya manfaatkan untuk membuat aneka mainan, yakni kotak bekas bungkus rokok. Hanya dengan bermodalkan lem kertas, gunting, dan kreativitas seadanya, saya membuat celengan, robot-robotan, mobil-mobilan, atau rumah-rumahan dari bungkus rokok.

Berhubung saya kurang telaten, terkadang bentuk mainan yang saya buat nggak terlalu bagus. Bentuknya agak amburadul dan kurang rapi. Tapi lumayan sih, semua mainan itu masih bisa dimainkan. Uniknya, teman-teman yang tinggal di sekitar rumah saya malah tertarik dengan mainan-mainan itu. Bahkan beberapa di antara mereka meminta saya untuk membuatkan mainan robot. Continue reading ‘Sepotong Kisah Masa Kecil Saya Tentang Mainan’

Saya Memutuskan Untuk Meniru Para Perokok

Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah postingan di salah satu blog, membicarakan tentang rokok. Si penulis menggambarkan betapa kejamnya rokok. Benda itu ibarat penjahat yang jauh lebih kejam daripada penjahat manapun. Tidak cukup hanya dengan memeras uang si korban (baca: pengisap rokok), sang rokok tanpa ampun juga membantai si korban dengan penyakit. Yang lebih parah, penyakit itu tidak hanya diterima oleh si pengisap, tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya yang mau nggak mau harus menghirup asap rokok yang mengebul sembarangan ke mana-mana.

Bisnis rokok mungkin sangat menguntungkan, bisa memperluas lapangan pekerjaan, dan katakanlah menjadi sumber pemasukan negara yang bisa diandalkan. Meski demikian, kabarnya biaya kesehatan yang harus dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi penyakit yang ditimbulkan oleh rokok jauh melebihi pendapatan negara yang bersumber dari (cukai) rokok itu. Continue reading ‘Saya Memutuskan Untuk Meniru Para Perokok’

Tipe Perokok

Di Indonesia, merokok di tempat-tempat umum mungkin masih bisa dibilang hal yang wajar. Tapi, bagaimana jika di tempat itu ternyata jelas-jelas ada rambu ‘Dilarang Merokok’, namun tetap saja ada orang yang asyik menikmati rokoknya?

Kalau kita coba mengamati perilaku para perokok, mungkin kita bisa menggolongkan mereka ke dalam tiga tipe, yaitu perokok yang sopan, nggak sopan, dan nggak tahu diri. Kalau yang sopan, sebelum merokok biasanya dia akan memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan cermat, kira-kira bisa merokok di situ atau tidak. Bahkan kadang ada juga yang meminta izin dulu kepada orang di sebelah atau di dekatnya, apakah bisa menyulut rokok di situ atau tidak. Trus kalo misalkan lagi ngobrol dengan orang lain, biasanya dia akan menjauhkan batang dan asap rokok dari lawan bicaranya. Nah, beberapa temen saya ada yang seperti ini, lho. Tiap kali kita ngobrol dan kebetulan mereka sedang merokok, pasti rokoknya akan dijauhkan dari saya, dan kadang bahkan ada yang langsung dimatikan. Apakah teman-teman pernah menemukan tipe yang satu ini? Continue reading ‘Tipe Perokok’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,793 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter