Posts Tagged 'review'

[Resensi Buku] Travel Young

Travel YoungAda dua alasan kenapa saya membeli buku ini. Pertama, buku ini merupakan memoar perjalanan. Sejak membaca buku Life Traveler karya Windy Ariestanty, saya jadi suka dengan tulisan dengan jenis itu.

Kedua, penulisnya adalah Alanda Kariza, gadis muda yang aktif dan cerdas. Sebagai seorang penggemar perempuan cerdas, saya merasa perlu untuk memiliki bukunya. #Uhuk

Dulu saya rajin membaca blognya Alanda, jadi saya sudah tahu sejak lama bahwa ia beberapa kali melakukan perjalanan ke luar negeri —biasanya untuk menghadiri konferensi-konferensi internasional.

Karena itu, saya tidak heran lagi ketika mendengar bahwa Alanda akan mengeluarkan buku dengan tema perjalanan. Saya sudah menebaknya sejak lama. Continue reading ‘[Resensi Buku] Travel Young’

[Resensi Buku] Tak Enteni Keplokmu – Tanpa Bunga dan Telegram Duka

Tak Enteni KeplokmuBulan ini saya tuntas membaca dua buku karya Sindhunata. Buku yang pertama berjudul Putri Cina, sementara yang kedua Tak Enteni Keplokmu-Tanpa Bunga dan Telegram Duka.

Kali ini saya akan meresensi buku yang saya sebut terakhir, sebab buku itulah yang terbit lebih dahulu dibanding Putri Cina.

Kalau ditanya buku ini bercerita tentang apa, terus terang saya bingung menjawabnya. Berbeda dengan tulisan-tulisan nonfiksi Sindhunata yang terang benderang, tulisan fiksi beliau di buku ini sulit digambarkan kembali ―meskipun sama-sama memikat.

Sederhananya, buku ini bisa dibilang sebuah hasil imajinasi dan kreasi Sindhunata terhadap tiga lukisan Djokopekik. Adapun Djokopekik adalah seorang pelukis senior yang terkenal kritis terhadap situasi politik di negeri ini. Continue reading ‘[Resensi Buku] Tak Enteni Keplokmu – Tanpa Bunga dan Telegram Duka’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,793 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter