Posts Tagged 'review buku'

[Resensi Buku] Parasit Lajang

Si Parasit LajangIni adalah buku karya Ayu Utami yang baru pertama kali saya baca. Sebelumnya saya baru baca tulisan-tulisannya di media massa atau internet.

Saat itu saya merasa tulisan Ayu bagus sekali. Maka kemudian saya pun berniat untuk membaca buku-bukunya. Dan baru sekarang niat itu kesampaian. Itu pun tidak disengaja.

Minggu lalu saya berkunjung ke perpustakaan. Seperti biasanya, rak yang saya datangi terlebih dahulu adalah rak buku-buku kesusastraan. Dan secara kebetulan, saya menemukan buku ini di sana. Lalu tanpa mencari-cari buku lainnya lagi, saya pun langsung mengambil buku ini, lalu meminjamnya dan membawanya pulang.

Buku ini berisi tulisan-tulisan pendek Ayu Utami yang disatukan dengan benang merah tema pernikahan. Jumlahnya 48 tulisan, termasuk prolog dan epilog. Sejumlah tulisan telah dimuat di beberapa media, yakni majalah djakarta!, majalah Jakarta-jakarta, dan Sindo. Continue reading ‘[Resensi Buku] Parasit Lajang’

[Resensi Buku] Jejak Tinju Pak Kiai

Jejak Tinju Pak KiaiDikisahkan, seorang kiai sedang asyik menonton pertandingan tinju bersama santri-santrinya. Itu adalah pertandingan besar. Disebut-sebut sebagai pertandingan tinju terbaik sepanjang masa. George Foreman melawan Muhammad Ali.

Pak Kiai sangat bersemangat dalam menonton pertandingan akbar itu. Ia terus bersorak-sorai. Teriakannya terdengar hingga ke seluruh asrama di pesantrennya. Sebaliknya, para santri tampak salah tingkah.

Setiap kali Muhammad Ali kena tonjok, Pak Kiai sontak bersorak. Para santri seperti turut merasakan rasa sakit yang dialami Ali, terlebih saat mendengar teriakan Pak Kiai. Tentu hati mereka panas, tapi mereka terpaksa menahan diri. Continue reading ‘[Resensi Buku] Jejak Tinju Pak Kiai’

[Resensi Buku] Surat untuk Ruth

Surat untuk RuthIni adalah buku keenam Bara ―begitu panggilan akrab penulisnya, Bernard Batubara.

Sesuai judulnya, buku ini semacam kumpulan surat yang ditujukan untuk Ruth. Nama lengkapnya Ruthefia Milana.

Surat-surat itu ditulis oleh Areno Adamar. Biasa dipanggil Are.

Melalui surat-surat tersebut, Are menceritakan perjalanan asmaranya bersama Ruth beserta hal-hal yang membuat hubungan itu naik turun. Mulai dari saat perkenalan, aktivitas bersama yang membuat mereka semakin dekat, hingga akhirnya… perpisahan.

Plot dan konfliknya sebenarnya sederhana, tapi permainan kata-katanya begitu bagus, sehingga yang sederhana itu jadi begitu menyentuh. Continue reading ‘[Resensi Buku] Surat untuk Ruth’

[Resensi Buku] Cinta.

CintaJudul buku ini dibaca dengan kalimat: “cinta dengan titik”. Maksudnya adalah cinta tanpa koma, tanpa ada yang lain setelahnya. Begitulah yang saya baca dari keterangan di bagian sampul.

Pada awal peluncurannya, buku ini mendapat sambutan yang meriah dari para pembaca. Saya mengetahuinya dari media sosial, juga dari teman saya yang bekerja sebagai pemasar buku.

Sepertinya memang begitu setiap kali Bernard Batubara meluncurkan karya barunya. Penulis ini memang memiliki basis pembaca yang cukup kuat.

Buku ini dibuka dengan cerita tentang Nessa yang hendak pulang dari Pontianak ke Yogyakarta naik pesawat terbang. Di dalam pesawat, ia duduk bersebelahan dengan seorang cowok bernama Demas. Mereka kemudian berkenalan. Continue reading ‘[Resensi Buku] Cinta.’

[Resensi Buku] Pentingnya Sebuah Checklist

Pentingnya Sebuah ChecklistSaya melihat buku ini di sebuah bazar buku obral di Gramedia. Judulnya begitu menarik di mata saya, sebab selama ini saya merasa sering terbantu oleh sebuah checklist.

Saya memang senang membuat checklist untuk menyusun prioritas kerja, atau menulis hal apa pun yang perlu saya kerjakan dalam satu waktu tertentu. Checklist membantu saya untuk bekerja dengan lebih tenang dan terencana. Berkat checklist, saya bisa menjaga alur kerja sehingga tidak perlu ada hal-hal penting yang terlewatkan.

Meski demikian, hanya sebatas itu saja manfaat checklist yang saya tahu. Sekadar berdasarkan pengalaman pribadi saja. Makanya saya agak takjub ketika mengetahui ada satu buku tersendiri yang membahas manfaat checklist secara khusus. Continue reading ‘[Resensi Buku] Pentingnya Sebuah Checklist’

[Resensi Buku] Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek

Cerita Cinta_DjenarKembali saya meminjam buku kumpulan cerpen di perpustakaan kota, kali ini karya Djenar Maesa Ayu. Judulnya unik: Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek.

Buku ini memuat 14 cerpen yang dibuat oleh Djenar sepanjang tahun 2004-2005. Seksualitas menjadi unsur yang menonjol dalam hampir semua cerpen itu.

Meski demikian, cerpen-cerpen itu tidak terkesan porno. Malahan tetap terasa indah, sebab dibalut dalam kata-kata yang memesona.

Saya jadi ingat, karya-karya Djenar sering disebut sebagai sastra wangi. Istilah itu merujuk pada karya sastra Indonesia yang ditulis oleh penulis perempuan, yang mana seksualitas menjadi tema dominan. Continue reading ‘[Resensi Buku] Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek’

[Resensi Buku] Hidup Bukan Hanya Urusan Perut

Hidup Bukan Hanya Urusan PerutAda dua buku yang menarik minat saya saat mengunjungi perpustakaan kota beberapa hari yang lalu. Sayangnya, saya cuma boleh meminjam satu buku, sebab masih ada satu buku yang belum saya kembalikan, sementara setiap anggota perpustakaan hanya boleh meminjam maksimal dua buku.

Nah, dua buku yang menarik minat saya itu adalah novel karya Tere Liye dan buku nonfiksi karya Prie GS.

Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya memutuskan untuk memilih buku yang kedua, sebab sebelum-sebelumnya sudah cukup banyak buku fiksi yang saya baca.

Ya, kali ini saya ingin mencari suasana baru dengan membaca buku nonfiksi.

Buku ini berisi kolom-kolom mingguan Prie GS di tiga media, yakni tabloid keluarga Cempaka, Suara Merdeka Cyber News, dan website Andriewongso dot com. Ada 55 tulisan yang termuat dalam buku ini, dan saya suka semuanya. Continue reading ‘[Resensi Buku] Hidup Bukan Hanya Urusan Perut’

[Resensi Buku] Smokol

Smokol_Akhir-akhir ini saya lagi suka baca cerpen sastra. Maka ketika melihat buku Smokol: Kumpulan Cerpen Kompas tahun 2008 ini di perpustakaan kota, saya pun langsung meminjamnya.

Buku ini berisi lima belas cerpen pilihan yang pernah dimuat di harian Kompas sepanjang tahun 2008. Dipilih oleh dua juri yang merupakan orang luar redaksi Kompas, yakni Rocky Gerung (pengajar filsafat di UI) dan Linda Christanty (peraih Khatulistiwa Literary Award 2004).

Cerpen-cerpen itu ditulis oleh para sastrawan yang sudah tidak asing lagi namanya di telinga kita, sebut saja misalnya Agus Noor, Ayu Utami, Damhuri Muhammad, Ratih Kumala, Beni Setia, dan Puthut EA.

Di antara kelima belas cerpen itu, para juri memilih satu cerpen terbaik, dan yang terpilih adalah Smokol karya Nukila Amal. Cerpen terbaik itu pun diberi kehormatan untuk menjadi judul utama buku ini. Continue reading ‘[Resensi Buku] Smokol’

[Resensi Buku] Sepotong Hati yang Baru

coverJujur, sejauh ini tidak banyak buku yang benar-benar bisa membuat saya puas. Dari yang sedikit itu, buku ini merupakan salah satunya.

Setelah tuntas membacanya beberapa hari yang lalu pada suatu malam yang sunyi, rasanya saya ingin terus memeluknya sampai pagi.

Buku ini berisi kumpulan cerita, dan masing-masing cerita tidak memiliki hubungan sama sekali. Ada delapan cerita pendek yang termuat di sini, dan saya suka semuanya. Continue reading ‘[Resensi Buku] Sepotong Hati yang Baru’

[Resensi Buku] Karni Ilyas – Lahir untuk Berita

karni-ilyas-lahir-untuk-beritaJujur, sebelumnya saya tidak tahu banyak tentang sosok Karni Ilyas. Saya hanya tahu bahwa ia adalah pembawa acara Indonesia Lawyers Club.

Tak saya sangka, rupanya ia seorang legenda di dunia jurnalistik. Saya baru mengetahuinya setelah membaca buku ini.

Karni Ilyas melewati masa kecilnya dengan cukup berat. Ibunya meninggal dunia saat usia Karni baru 8 tahun. Jadi, bisa dibilang ia sudah mandiri pada usia yang masih belia. Continue reading ‘[Resensi Buku] Karni Ilyas – Lahir untuk Berita’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,797 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter