Posts Tagged 'ramadhan'

Psikologi Balas Dendam

Saya berpikir, bulan Ramadhan seharusnya menjadi bulan yang hemat. Pada bulan itu, saya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makan siang. Logikanya, pengeluaran jadi berkurang. Dan dengan begitu, kondisi keuangan di akhir bulan mestinya surplus.

Tapi, apa yang saya alami justru sebaliknya. Pada bulan puasa, saya malah menjadi orang yang boros. Kalau dihitung-hitung, pengeluaran saya di bulan Ramadhan justru lebih besar daripada bulan biasa.

Well, berhubung ini tidak logis, maka saya pun merenungkannya, berusaha menemukan sesuatu yang luput dari perhatian untuk membuatnya masuk di akal.

Memang, saat bulan Ramadhan, saya tidak perlu mengeluarkan biaya makan siang. Tapi, tanpa terlalu saya sadari, ternyata saya menambah pengeluaran untuk makan malamnya.

Ya, saat berbuka puasa, saya cenderung memilih menu yang lebih mahal, dalam porsi yang lebih banyak. Continue reading ‘Psikologi Balas Dendam’

Advertisements

Sahur Pertama Ramadhan 1434 H

Saya baru aja selesai sahur dan shalat Shubuh. Ini adalah sahur pertama saya pada bulan Ramadhan tahun ini. Wah, Alhamdulillah, akhirnya bisa bertemu lagi dengan bulan yang penuh berkah. Semoga ibadah saya bisa semakin meningkat, amin….

Tadinya setelah sahur ini, saya mau tidur lagi. Wah, pasti asyik banget. Apalagi saya sangat suka tidur. Tidur menurut saya adalah hiburan yang murah dan menyenangkan. Tentu bukan tidur yang berlebihan, sebab kalau berlebihan justru nggak nikmat lagi, hehe…. Continue reading ‘Sahur Pertama Ramadhan 1434 H’

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Yeah, akhirnya kemarin (31/8) saya bisa menikmati hari kemenangan dan bisa melaksanakan shalat Idul Fitri dengan lancar. Saya panjatkan puji syukur kepada Allah swt yang telah memberikan kesempatan yang sangat indah itu. 🙂

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, setelah melaksanakan shalat Idul Fitri, kami sekeluarga saling bermaaf-maafan. Selain meminta maaf, saya pribadi memohon doa kepada orangtua dan kakak-kakak agar semakin sukses dan senantiasa lancar dalam melaksanakan berbagai kegiatan dalam hidup saya. Continue reading ‘Mohon Maaf Lahir dan Batin’

Galau di Bulan Ramadhan

Sampai saat ini (29/8) Pemerintah masih belum memberikan keputusan tentang kepastian tanggal Masehi hari lebaran (1 Syawal). Sementara itu, Muhammadiyah sudah mengumumkan kapan mereka akan berlebaran, yakni pada Selasa, 30 Agustus 2011 (besok).

Sedari dulu, kami sekeluarga selalu mengikuti keputusan Pemerintah tentang hari lebaran. Karena itulah saat ini kami sangat menanti-nantikan pengumuman dari pemerintah tersebut.

Meski sampai saat ini masih belum jelas kapan hari lebaran versi Pemerintah, ibu saya sudah mulai bikin ketupat. Untuk jaga-jaga, siapa tahu keputusan pemerintah sama dengan pengumuman yang disampaikan oleh kaum Muhammadiyah. Continue reading ‘Galau di Bulan Ramadhan’

Pulang Lebih Awal Selama Bulan Ramadhan

Kemarin (20/8) saya pergi ke sebuah bank milik pemerintah untuk menarik uang di ATM. Ketika itu masih jam tiga sore, namun kantor bank tersebut sudah sepi karena tutup. Dari kejauhan tampak sebuah pengumuman yang tertempel di pintu bank. Pengumuman yang memberitahukan bahwa layanan operasional bank tutup jam 2 sore selama bulan Ramadhan.

Di awal bulan Ramadhan yang lalu, saya juga sempat melihat berita singkat di linimasa Twitter yang mengabarkan bahwa jam kerja PNS dikurangi. Tapi saya kurang tahu para PNS itu kerja sampai jam berapa, sebab saya nggak membaca berita tersebut sampai selesai.

Memang, di bulan puasa nan penuh berkah ini, banyak instansi atau lembaga yang mengurangi jam operasional mereka, contohnya seperti yang disampaikan tadi, yakni bank, kantor pemerintah, serta lembaga-lembaga lainnya, seperti sekolah dan kantor swasta. Continue reading ‘Pulang Lebih Awal Selama Bulan Ramadhan’

Menikmati Ramadhan Bersama Keluarga

Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk menikmati bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah yang selalu ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia.

Nggak terasa, sudah hampir setahun ini saya indekos di sebuah pondokan di dekat tempat kerja. Umumnya, alasan orang-orang yang memilih indekos adalah karena rumah mereka jauh dari sekolah, kampus, atau tempat kerja. Tapi, alasan saya untuk indekos nggak sepenuhnya demikian.

Sebenarnya sih jarak dari rumah saya ke tempat kerja nggak jauh-jauh banget, perjalanan sekitar setengah jam naik sepeda motor. Tapi setelah mempertimbangkan beberapa hal, saya memutuskan untuk indekos aja, pulang ke rumah seminggu sekali. Yah, hitung-hitung hidup mandiri lah, hehe…. 🙂 Continue reading ‘Menikmati Ramadhan Bersama Keluarga’

Ramadhan

Wah, nggak kerasa bulan Ramadhan telah berakhir. Kalau sudah selesai begini, baru deh kerasa betapa berharganya Ramadhan. Agak sedih karena kemarin tidak memanfaatkannya dengan melaksanakan ibadah semaksimal mungkin. Memang sih puasa saya nggak bolong. Tapi beberapa kali saya telah meninggalkan sholat lima waktu 😦

Wah, entah kenapa di daerah saya bulan puasa di tahun 1431 Hijriyah ini kurang bernuansa Ramadhan dibandingkan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Shalat tarawih berjamaah di masjid sering sepi. Pas awal sih memang lumayan ramai. Tapi begitu masuk hari ke 3 dan seterusnya, jumlah jamaah yang ada menyusut drastis.

Nah, biasanya sih di hari-hari terakhir akan kembali ramai. Tapi, saya agak bingung, shalat tarawih terakhir kemarin sepi sekali, sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Nah, pas malam takbiran, baru deh ramai. Pada bakar petasan dan kembang api. Kadang suara petasan dan kembang api itu mengalahkan suara takbir yang berkumandang 😦 Continue reading ‘Ramadhan’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,790 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Advertisements