Posts Tagged 'PNS'

Membatasi Kebahagiaan

Saya punya seorang teman yang terbilang unik, sebutlah ia Mas Janto. Sebelumnya perlu saya jelaskan, pada tulisan ini, saya tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkannya. Saya hanya sekadar menceritakan kisahnya, barangkali bisa jadi pelajaran untuk kita semua.

Saya mengenal Mas Janto beberapa tahun yang lalu saat sedang bermain di rumah seorang kawan. Setelah beberapa kali bertemu, kami pun mulai akrab, dan selanjutnya ia sering curhat kepada saya.

Saat pertama kali mengenalnya, saya perhatikan Mas Janto sering murung dan kurang antusias. Saya baru tahu sebabnya ketika mulai mendengar curahan-curahan hatinya.

Mas Janto bilang bahwa ia ingin hidup nyaman dan berkecukupan. Katanya sih tidak perlu berlebihan, asalkan tidak terlalu banyak tuntutan. Karena itulah ia sangat ingin menjadi PNS. Continue reading ‘Membatasi Kebahagiaan’

Apa Motivasi Menjadi PNS?

Saya berulang kali mendengar pendapat yang mencibir PNS, baik secara langsung maupun melalui media sosial seperti Twitter. Penyebabnya apalagi kalau bukan penilaian negatif terhadap PNS, misalnya PNS itu sebagian besar malas, banyak menuntut, dan kinerjanya nggak maksimal.

Namun, saya juga tidak jarang mendengar pembelaan-pembelaan dari berbagai kalangan untuk para PNS. Pembelaan yang paling utama adalah bahwa tidak semua PNS (negatif) seperti itu. Menurut mereka, banyak kok PNS yang benar-benar mengabdi, hanya memang tidak begitu terlihat dan jarang disorot.

Saya kira, pendapat itu tidak perlu dibantah, karena memang demikianlah kenyataannya. Bayangkan, PNS itu kan jumlahnya jutaan, jadi nggak mungkin kalau semuanya negatif. Continue reading ‘Apa Motivasi Menjadi PNS?’

Pulang Lebih Awal Selama Bulan Ramadhan

Kemarin (20/8) saya pergi ke sebuah bank milik pemerintah untuk menarik uang di ATM. Ketika itu masih jam tiga sore, namun kantor bank tersebut sudah sepi karena tutup. Dari kejauhan tampak sebuah pengumuman yang tertempel di pintu bank. Pengumuman yang memberitahukan bahwa layanan operasional bank tutup jam 2 sore selama bulan Ramadhan.

Di awal bulan Ramadhan yang lalu, saya juga sempat melihat berita singkat di linimasa Twitter yang mengabarkan bahwa jam kerja PNS dikurangi. Tapi saya kurang tahu para PNS itu kerja sampai jam berapa, sebab saya nggak membaca berita tersebut sampai selesai.

Memang, di bulan puasa nan penuh berkah ini, banyak instansi atau lembaga yang mengurangi jam operasional mereka, contohnya seperti yang disampaikan tadi, yakni bank, kantor pemerintah, serta lembaga-lembaga lainnya, seperti sekolah dan kantor swasta. Continue reading ‘Pulang Lebih Awal Selama Bulan Ramadhan’

Dua Pegawai yang Bertolak Belakang

Beberapa hari yang lalu saya pergi ke sebuah Bank swasta buat nyetor uang alias nabung. Setelah nomer antrian disebutkan, langsunglah saya menuju teller. Belon apa-apa saya langsung disambut oleh senyum ramah seorang pegawai teller. Dengan nada bicara yang enak, dia menyambut saya dan bertanya apa keperluan saya. Woow.. luar biasa! Benar-benar pelayanan yang prima. Sambil menjalankan tugasnya, si mbak itu juga mengajak ngobrol saya. Tentunya temanya juga yang ringan-ringan, supaya kerja dia juga ga terganggu. Yah, keramahan dia membuat saya betah berlama-lama di teller. Tapi tentu saja saya ga bisa berlama-lama di situ, soale yg ngantri di belakang juga banyak… hehe…

Beberapa hari kemudian, saya pergi ke rektorat UGM buat ngurus sesuatu. Di situ saya dilayanin sama seorang pegawai yang bermuka masam. Sangat masam! Gile bener. Jiper juga saya dibuatnya. Baru sampe meja loketnya aja dia langsung menyambut dengan lirikan mata tajam, seolah menganggap bahwa saya ini sangat mengganggu ketenangannya.

Karena malas menghadapi orang semacam itu, saya segera mengutarakan masalah saya ke dia, supaya urusan juga cepet selesai. Ternyata yg ga enak ga cuma mukanya aja, tapi juga nada bicaranya. Sungguh sangat tidak menyenangkan! Ketus dan galak. Continue reading ‘Dua Pegawai yang Bertolak Belakang’

Cita-Citaku Dulu….

Abis baca postingannya mbak Vicky di sini yang ngomongin tentang PNS, aku jadi inget sama cita-citaku waktu kecil dulu. Jadi sejak SD sampe akhir SMA aku punya cita-cita untuk jadi PNS, apaan aja, yg penting di instansi pemerintahan kyk di Pemda gitu. Itu gara2nya aku ngeliat adek nya mami ku yg jadi PNS di Pemda Sleman. Dulu pas masih SD dan masih di Bekasi, aku sering mengunjungin tante ku itu, dan selalu melihat dan memperhatikan bagaimana kehidupan dia dan keluarganya. Continue reading ‘Cita-Citaku Dulu….’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,797 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter