Posts Tagged 'pengemis'

Pengemis Kaya

Malam tadi saya dan si Nyonya pergi ke sebuah swalayan untuk membeli beberapa barang kebutuhan sehari-hari. Saat sedang mencari-cari, kami melihat seorang ibu-ibu tua yang tampak lusuh dan kotor. Ia sedang sibuk menghitung uang recehan (koin) di dalam swalayan. Sepertinya ia hendak menukar uang koin receh itu dengan uang kertas yang nominalnya lebih besar.

Dugaan saya benar. Setelah si Ibu selesai menghitung uang koin, si Mbak Pegawai Swalayan menukarnya dengan beberapa lembar uang kertas. Saya dan Nyonya sempat berbincang dengan si Mbak Pegawai setelah si ibu-ibu pergi. Kata si Mbak, uang yang ditukar tadi sekitar 30 ribu (saya sebut  ‘sekitar’ karena saya agak lupa). Si ibu tadi adalah pengemis. Continue reading ‘Pengemis Kaya’

Pengemis yang Berharap Dianggap Cacat

Dulu saya pernah dapet cerita bahwa di Ibu Kota ada banyak pengemis yang tampak cacat fisik, tapi sebenarnya normal. Artinya, mereka pura-pura pincang, bertangan buntung, buta, dan cacat fisik lainnya, namun sebenarnya tubuh mereka nggak kurang satu apa pun. Alasan utama melakukan itu adalah untuk memancing rasa kasihan para perawan dermawan.

Di sisi lain, banyak juga teman-teman difabel yang berjuang sekuat tenaga untuk tetap berprestasi di tengah keterbatasan yang mereka miliki. Misalnya adalah para atlet difabel Indonesia yang beberapa hari lalu baru saja berlaga dalam Asean Para Games 2011 di Solo, dan berhasil meraih peringkat kedua. Itu sekadar contoh kecil, karena sebenarnya ada banyak sahabat difabel yang mandiri, produktif, dan berprestasi. Continue reading ‘Pengemis yang Berharap Dianggap Cacat’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,797 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter