Posts Tagged 'pengakuan'

Tidak Diakui

Di kantin kampus beberapa tahun yang lalu, seorang teman curhat kepada saya, “Dit, aku benar-benar tertekan. Aku berusaha menjalani passionku, tapi hal itu malah membuatku tidak diterima oleh lingkunganku, bahkan keluargaku.”

Saya gelagapan. Saya bukan psikolog, dan tidak banyak mempelajari ilmu psikologi, jadi tidak tahu harus memberi saran apa. Terlebih saya sedang lapar, sementara wangi gorengan yang sedang digoreng menguar dari wajan si ibu Kantin. Hal ini membuat saya tidak bisa fokus.

Tadinya saya mau melucu saja, supaya pembicaraan itu tidak berlangsung sedih. Tapi, saya khawatir dia malah tersinggung. Kau tahu, kalau mau melucu, kita harus melihat tempat dan waktu. Continue reading ‘Tidak Diakui’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,797 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter