Posts Tagged 'pedagang'

Pedagang Kaki Lima

Beberapa waktu yang lalu saya sempat nonton berita di televisi tentang penertiban pedagang kaki lima. Kenapa mereka harus ditertibkan? Rupanya karena berjualan di daerah yang tidak semestinya, misalnya di trotoar.

Di kota tempat tinggal saya ada banyak juga pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan. Hampir semuanya menyebabkan kemacetan. Parkiran untuk para pembeli memakan hampir setengah badan jalan.

Yang kasihan jadinya pejalan kaki, sebab mereka nggak bisa berjalan dengan nyaman. Mereka terpaksa harus ekstra hati-hati. Kalau nggak, bisa-bisa nanti terserempet kendaraan yang lewat. Continue reading ‘Pedagang Kaki Lima’

Penjual Koran

Siang itu sinar matahari terik sekali. Tiada juga angin yang berembus. Suasana benar-benar gerah. Apalagi di jalan raya yang beraspal. Panas memanggang dari atas dan bawah. Permukaan aspal terlihat beriak-riak. Memantulkan panas yang disampaikan oleh matahari. Pohon-pohon pun tampak tak berdaya. Kering dan rapuh. Daun-daun terbang, terurai menjadi serpihan debu. Jalan raya benar-benar tidak memberi tempat. Sangat menyiksa.

Namun, terlihat seorang tua renta yang menikmati siksaan itu. Kulitnya hitam tersiram panas. Pakaiannya kusam. Setumpuk koran di tangannya masih banyak. Memberatkan sepasang lengannya yang kecil. Suaranya serak, meneriakkan koran yang dia jajakan. Continue reading ‘Penjual Koran’

Para Pedagang Petualang…

pikulan

Beberapa hari yang lalu, saat malam tiba seperti biasa aku merasa sangat lapar. Kebetulan dari sejak pagi juga belon kemasukan nasi. Pengen makan, tapi dirumah ga ada makanan. Biasanya sih aku langsung cabut ke warung pecel lele langgananku. Selaen pece lele dan pecel ayamnya yang enak banget, harganya juga termasuk murah. Tapi malam itu kebetulan mami papin juga belon pada makan, dan kebetulan juga mami lagi kpengen makan nasi goreng langganannya. Jadi ya udah, aku gabung ma mereka aja, makan nasi goreng, ga jadi pecel ayam.

Saat dalam perjalanan ke warung nasgor, aku melewati toko2 yang sudah tutup di area pasar Tempel. Nah, disitu aku ngeliat beberapa orang yang lagi tidur di emperan toko. Di situ juga tampak pikulan (barang bawaan yang dipikul) yang berisi maenan anak2 tradisional, kalo ga salah mobil2 an yang dibuat dari anyam2an daun. Nampaknya mereka adalah pedagang mainan anak tradisional yang sedang beristirahat karena lelah dalam melewati perjalanan yang entah bertujuan kemana. Agak miris juga ngeliat mereka, ditengah suasana sepi yang sangat dingin itu, mereka tidur hanya dengan beralaskan tikar dan berselimut sarung tipis. Continue reading ‘Para Pedagang Petualang…’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,796 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter