Posts Tagged 'Malioboro'

Keramahan

Tiba-tiba saya ingat sesuatu.

Saat itu saya sedang berada di Malioboro, menunggu teman yang tengah membuat tato temporer di tangannya.

Tempat jasa pembuatan tato itu hanya menempati area kecil di emperan toko. Saking kecilnya, saya yang menunggu di situ jadi sedikit masuk ke area penjual aksesoris di sebelahnya. Continue reading ‘Keramahan’

Advertisements

Malioboro Semakin Tidak Nyaman

Semakin padat suatu tempat, ditambah pengelolaan yang kurang baik, maka akan mengubahnya menjadi lokasi yang tidak nyaman lagi.

Beberapa hari yang lalu saya habis baca sebuah liputan menarik di Koran. Isinya tentang kondisi Malioboro. Di situ disertai testimoni beberapa turis asing dan lokal yang kesemuanya sepakat: Malioboro  kini sudah tidak nyaman lagi.

Dua hal yang menjadi kritik utama mereka adalah, pertama ulah segelintir penggiat malioboro (penjual makanan, souvenir, jasa, dsb) yang seringkali tidak ramah dalam melayani pelancong, bahkan sering menipu. Misalkan, supir taksi seringkali memanipulasi harga taksi menjadi lebih mahal dari yg biasanya. Ini terutama dialami oleh para pelancong asing. Yang kedua adalah padatnya lalu lintas kendaraan bermotor. Para pengunjung Malioboro seringkali merasa sulit menyebrang jalan karena bagitu padatnya jalan. Bahkan tidak jarang mereka harus berserempetan dengan bus, mobil, atau¬† sepeda motor yang lalai dan tidak sabaran. Continue reading ‘Malioboro Semakin Tidak Nyaman’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,981 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip