Posts Tagged 'kos'

Banyak Makan, Tapi Nggak Gemuk-Gemuk

Porsi makan saya bisa dibilang banyak, tapi entah kenapa saya nggak gemuk-gemuk. Saya tidak tahu apakah ini merupakan kelebihan atau justru kekurangan. Terlepas dari itu, kadang-kadang hal ini berguna juga.

Seperti pada waktu itu. Sore hari sepulang kerja, saya merasa lapar, dan kemudian makan di sebuah restoran cepat saji. Selesai makan, saya langsung pulang ke kos. Tak seperti biasanya, pondokan terlihat ramai. Rupanya ibu kos sedang mengadakan acara syukuran pernikahan anaknya.

Begitu melihat kedatangan saya, ibu kos —dengan gaya setengah memaksa, langsung meminta saya untuk makan. Continue reading ‘Banyak Makan, Tapi Nggak Gemuk-Gemuk’

Kamar Kos

Ada beberapa teman saya yang merasa heran, kenapa saya memilih indekos. Padahal, jarak rumah saya ke kantor nggak terlalu jauh —waktu tempuhnya hanya sekitar setengah jam.

Terkait pertanyaan itu, jawaban saya selalu sama, yakni karena saya ingin punya kamar sendiri. Kebetulan di rumah tidak ada lagi ruangan khusus yang bisa saya jadikan sebagai kamar.

Ehem… saya mau curhat sedikit. Dari zaman kecil sampai lulus kuliah, saya nggak punya kamar pribadi. Padahal, saya sangat menginginkannya.

Apalagi kala menginjak masa SMA, keinginan untuk mempunyai kamar pribadi begitu besar. Maklum, sebagai seorang anak yang mulai beranjak dewasa, saya membutuhkan privasi. Continue reading ‘Kamar Kos’

Menikmati Ramadhan Bersama Keluarga

Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk menikmati bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah yang selalu ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia.

Nggak terasa, sudah hampir setahun ini saya indekos di sebuah pondokan di dekat tempat kerja. Umumnya, alasan orang-orang yang memilih indekos adalah karena rumah mereka jauh dari sekolah, kampus, atau tempat kerja. Tapi, alasan saya untuk indekos nggak sepenuhnya demikian.

Sebenarnya sih jarak dari rumah saya ke tempat kerja nggak jauh-jauh banget, perjalanan sekitar setengah jam naik sepeda motor. Tapi setelah mempertimbangkan beberapa hal, saya memutuskan untuk indekos aja, pulang ke rumah seminggu sekali. Yah, hitung-hitung hidup mandiri lah, hehe…. 🙂 Continue reading ‘Menikmati Ramadhan Bersama Keluarga’

Televisi, Andalan Saya Untuk Mendapatkan Hiburan dan Informasi

Sejak beberapa minggu yang lalu, di kamar kos saya terpajang sebuah televisi. Sebenarnya televisi itu (bekas) punya kakak, tapi saya beli dengan sistem mencicil. Kenapa saya memutuskan untuk membeli sebuah televisi? Sederhana aja, karena saya merasa sangat membutuhkan perangkat elektronik itu 🙂

Jadi begini teman-teman. Dulu, sebelum ada televisi, kamar kos saya sepiiiiiiii banget. Satu-satunya hiburan cuma lagu-lagu yang kadang saya putar lewat aplikasi Foobar di laptop. Makanya saya jadi sering mati gaya. Bengong-bengong nggak karuan. Wah, sungguh sebuah keadaan yang menghambat kemajuan.

Oh iya, saat itu saya juga jarang mengetahui berita apa yang sedang hangat di negeri ini. Misalnya, seputar bencana Merapi di Yogyakarta, tsunami di Mentawai, perkembangan kasus video porno Ariel Gayus Tambunan, dan lain sebagainya. Alhasil, kalau pas teman-teman kantor lagi pada ngobrol, saya nggak berani nimbrung, takut malah nggak nyambung, hehe…. Continue reading ‘Televisi, Andalan Saya Untuk Mendapatkan Hiburan dan Informasi’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,793 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter