Posts Tagged 'kerja'



Fokus!

Seperti yang pernah saya ceritakan pada postingan sebelumnya, beberapa minggu terakhir ini saya merasa pekerjaan saya banyak sekali. Setelah dipikir-pikir, ternyata itu adalah konsekuensi atas keinginan-keinginan yang hendak saya wujudkan. Jadi saya coba jalanin aja dengan ikhlas. Mungkin lebih baik bekerja lebih rajin untuk meraih impian daripada bermalas-malasan dan akhirnya nggak punya pencapaian.

Sebenarnya sih saya pengennya bersantai-santai aja, tapi tetap berhasil mewujudkan apa yang diinginkan. Tapi sepertinya kok hal kayak gitu sulit terjadi, ya, hehe….

Terkait banyaknya pekerjaan yang harus saya selesaikan, ada satu hal yang saya keluhkan, yakni kecepatan saya dalam mengerjakan tugas-tugas itu. Entah kenapa saya merasa lambat. Padahal, aliran kerjaan terus berdatangan. Jadi kerjaan yang masuk dengan yang keluar nggak imbang. Continue reading ‘Fokus!’

Advertisements

Kuliah dan Kerja

Dulu pas zaman kuliah, saya banyak melakukan berbagai cara untuk menyemangati diri sendiri. Dengan begitu, saya jadi lebih giat dan rajin kuliah. Harapannya sih agar nilai-nilai saya bagus, jadi nggak perlu mengulang mata kuliah yang sama di semester lain.

Nah, salah satu cara menyemangati diri sendiri itu adalah dengan membayangkan bahwa saya sudah kerja. Tugas-tugas kuliah saya anggap sebagai bagian dari pekerjaan harian yang harus saya selesaikan. Continue reading ‘Kuliah dan Kerja’

Melamar Kerja atau Berbisnis Sendiri?

Saya punya seorang teman yang saat ini sedang sibuk mencari pekerjaan. Dia merasa tertekan karena sudah “menganggur” terlalu lama. Dia sudah menjadi sarjana sejak hampir setahun yang lalu, namun hingga saat ini masih belum mendapatkan “pekerjaan”. Serangkaian tes kerja yang ia lakukan masih belum menghasilkan apa-apa.

Sebenarnya sih dia sudah memiliki penghasilan sendiri, yakni berdagang (kayak di pasar), namun dilakukan secara online. Ia memiliki pengetahuan yang sangat baik tentang produk-produk yang ia jual sehingga bisa menjelaskannya kepada konsumen dengan sangat gamblang. Bahkan ia sering dijadikan tempat bertanya. Menurut saya, ini adalah keunggulan dan kekuatan utamanya untuk menjalankan bisnis itu.

Setelah menyimak ceritanya, saya merasa bahwa bisnis yang ia jalankan sangat prospek dan bisa berkembang dengan sangat baik. Bila digarap dengan serius dan konsisten, saya yakin bisnisnya bisa menghasilkan pemasukan lebih banyak dari gaji PNS. Continue reading ‘Melamar Kerja atau Berbisnis Sendiri?’

Perlahan Lepas Dari Beban

Setiap orang pada umumnya punya target-target tertentu dalam hidup, entah target di tempat kerja maupun target pribadi. Demikian pula saya. Ada beberapa target pribadi di luar pekerjaan yang harus saya capai dalam waktu dua tahun ini, tentunya secara bertahap.

Target-target atau rencana hidup yang saya susun itu terhitung realistis, dan bahkan saya sudah punya cara atau langkah strategis untuk meraih target itu. Jadi, sebenarnya saat ini saya tinggal melakukan aksi-aksi konkret untuk mencapainya. Rencana aksi itu saya uraikan dengan detail. Setiap hal yang wajib saya lakukan sudah terpaparkan dengan jelas.

Di tengah upaya untuk mencapai target, biasanya ada aja hambatan-hambatan yang bisa mengendurkan semangat kita. Nah, hambatan yang sering saya temui adalah rasa tertekan yang justru datang dari komitmen terhadap target yang sudah saya tetapkan sendiri. Continue reading ‘Perlahan Lepas Dari Beban’

Pegawai Tanpa Libur Lebaran

Beberapa hari lagi libur lebaran akan berakhir. Sebagian besar para pekerja akan bekerja kembali pada esok senin (5/9), baik pegawai swasta maupun negeri. Rasanya singkat banget ya libur seminggu ini. Apalagi bagi para sahabat yang mudik. Perjalanan selama mudik tentu membuat hari libur semakin singkat, hehe…. 🙂

Meski demikian, kita yang masih diberi libur hingga hari minggu besok patut bersyukur, karena ternyata banyak pegawai yang hanya dikasih libur lebaran antara satu hingga dua hari, bahkan ada yang sama sekali nggak libur. Beneran, lho. Beberapa kawan saya mengalami hal itu.

Para pekerja itu biasanya bekerja di bidang pelayanan umum, entah di rumah makan, mal, kios, rumah sakit, dan lain sebagainya. Continue reading ‘Pegawai Tanpa Libur Lebaran’

Membangkitkan Semangat Kerja Dengan Menikmati Hasil Karya Sendiri

Namanya saja manusia, kadang kita sangat semangat dalam menjalani pekerjaan, namun juga tidak jarang merasa malas untuk menyelesaikannya. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, dan hal itu sudah diutarakan oleh para motivator dan para ahli di bidang pengembangan diri.

Nah, kali ini saya ingin menceritakan pengalaman saya dalam memotivasi diri sendiri supaya giat bekerja di tengah kejenuhan yang melanda saya.

Pada saat-saat tertentu, pekerjaan yang saya jalani bisa sangat membosankan. Kalau sudah begitu, saya merasa malas untuk mengerjakannya. Rasa malas itu datang terkadang juga karena pekerjaan yang harus diselesaikan terlalu sulit atau ribet. Mood kadang juga berpengaruh. Padahal, jauh di dalam lubuk hati yang paling dalam, saya mewajibkan diri untuk bekerja sebaik-baiknya, karena toh saya memang digaji untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Continue reading ‘Membangkitkan Semangat Kerja Dengan Menikmati Hasil Karya Sendiri’

Bersepeda, Yuk!

Sudah lama saya punya rencana untuk naik sepeda pulang-pergi kerja. Berhubung sepeda tua saya di rumah lagi rusak, jadi rencana tersebut belum bisa terealisasikan. Tadinya saya mau bawa sepeda itu ke bengkel, tapi kata Ayah tidak perlu, beliau sendiri yang mau memperbaikinya. Tapi, sampai sekarang sepeda tersebut malah masih belum bisa digunakan.

Ada beberapa alasan kenapa saya ingin naik sepeda ke kantor. Pertama, saya merasa kalau saya itu jarang “gerak” dan kurang olahraga, jadinya gampang sakit dan badan juga jadi gampang lemes. Padahal, dulu pas masih gabung marching band, saya jarang sakit, karena sering gerak dan berkeringat ketika ada latihan (marching band). Setelah lulus kuliah dan bekerja, saya jarang olahraga.

Makanya sekarang saya cari cara supaya badan ini bisa “berkeringat” lagi. Nah, dengan naik sepeda, berarti saya juga berolahraga. Jarak kantor ke kos lumayan jauh, yakni sekitar 4 km. Jalan pulang menanjak terus. Otot kaki benar-benar bisa terlatih. Continue reading ‘Bersepeda, Yuk!’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,789 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Advertisements