Posts Tagged 'jogja'

Pasar Raya Boga Yogyakarta

Minggu lalu saya dapat pesan berantai di Whatsapp tentang festival makanan terbesar di Jogja. Nama festivalnya “Pasar Raya Boga Yogyakarta”.

Saya baca pesan itu dengan ketertarikan tinggi, karena kata-katanya heboh sekali. Kesannya festival itu sangat besar, menarik, cemerlang, dan penuh dengan jajanan yang bisa kita icip-icip sesuka hati.

Maka pada akhir pekan kemarin, saya pun berangkat ke sana malam-malam. Lokasinya di lapangan parkir stadion Mandala Krida.

Sesampainya di sana, belum apa-apa sudah kecewa, karena tarif parkirnya terlalu mahal. Padahal, salah satu yang digembar-gemborkan dan diunggulkan dalam pesan promo itu adalah: gratis masuk ke dalam festival. Continue reading ‘Pasar Raya Boga Yogyakarta’

Merusak Rasa

Saat itu saya masih SMP, baru saja pindah ke Jogja dari negeri antah berantah bernama Bekasi. Pada jam istirahat, tiga teman sekelas mengajak saya ke sebuah warung soto di luar sekolah. Kata mereka, nasi soto di sana enak dan murah meriah.

Benar saja, harganya memang murah, cuma lima ratus rupiah untuk semangkuk nasi soto panas, komplet dengan suwiran ayam.

Dalam waktu singkat, pesanan kami diantarkan oleh ibu penjaga warung. Empat mangkuk nasi soto yang masih mengepul terhidang di hadapan kami. Sebelum melahapnya, saya khusyuk memejamkan mata sambil menghirup dalam-dalam aroma nasi soto itu.

Hmmm… wanginya membangkitkan selera. Continue reading ‘Merusak Rasa’

Buku Bagus

Malam minggu kemarin, berhubung tidak ada pacar yang bisa diajak jalan-jalan, maka saya pun menyambangi sebuah pameran buku sendirian. Penyelenggaranya —dalam hal ini IKAPI, menyebutnya dengan nama “Festival Buku”. Saya berangkat ke sana dengan satu tujuan, yakni sekadar melihat-lihat saja (pelit).

Ya, saya tidak berniat membeli apa-apa, sebab mendingan uangnya buat beli martabak telur saat ini buku-buku baru yang belum sempat saya baca sudah menumpuk di kamar kos. Menambah tumpukan buku itu hanya akan membuat saya merasa bersalah.

Saya ingin menghabiskan semua buku itu dulu, baru kemudian mengizinkan diri untuk membeli buku-buku lagi. Continue reading ‘Buku Bagus’

Flo dan Orang-Orang yang Selo

Florence Sihombing mungkin sama sekali tidak menyangka bahwa status yang ia tulis di akun Path-nya bakal membuatnya “terkenal”. Beberapa hari terakhir ini namanya memang sering disebut-sebut di media sosial. Bagi yang belum tahu kasusnya, izinkanlah saya untuk menceritakannya kembali di sini.

Oh iya, untuk memudahkan cerita, saya akan menyebut sang tokoh utama dengan nama ‘Flo’ saja (sok akrab bingits, ya).

Dikisahkan, Flo ingin membeli bensin di salah satu SPBU di kota Jogja. Saat itu, Jogja tengah dilanda kepanikan karena BBM bersubsidi sedang dibatasi. Akibatnya, terjadi antrean Premium di mana-mana, termasuk di pom bensin yang Flo datangi.

Di tempat itu, Flo tidak ikut mengantre di bagian Premium. Ia ingin membeli bensin nonsubsidi saja, dalam hal ini Pertamax 95. Untuk itu, ia pun menghampiri pom Pertamax 95, di mana saat itu beberapa mobil sedang mengantre. Continue reading ‘Flo dan Orang-Orang yang Selo’

Kipas Angin

Beberapa waktu yang lalu Jogja terasa panas banget. Saya kira cuma perasaan saya, tapi rupanya teman-teman saya pun mengeluhkan hal yang sama. Para pengguna Twitter juga banyak yang berkicau tentang panasnya Jogja.

Sempat ada isu yang menjelaskan bahwa matahari memang lagi berada tepat di atas Jogja, jadi suhu udara naik. Entahlah, saya nggak tahu pasti. Yang jelas, saya meragukannya. Pas malam hari pun Jogja tetap gerah. Padahal mataharinya kan lagi nggak ada, hehe…. *polos.

Lama-lama saya nggak tahan juga dengan kondisi kamar saya yang gerah. Akhirnya saya pun memutuskan untuk membeli kipas angin. Continue reading ‘Kipas Angin’

Studyinjogja.com

checklist-clipartTeman-teman punya situs favorit? Biasanya kita rajin buka situs favorit karena suka dengan kontennya. Dalam periode waktu tertentu, situs yang kita favoritkan bisa berbeda-beda. Misalnya, minggu ini suka buka situs yang itu, minggu sebelumnya suka baca postingan di situs ini, dan seterusnya.

Pergantian ini sebenarnya bukan karena bosan dengan situs tersebut, melainkan lebih karena minat kita sudah berganti. Sebagai manusia, wajar kan ya kalau minat kita berubah, sejauh itu bukan minat yang prinsipil.

Nah, minggu ini saya lagi suka buka situs studyinjogja.com . Konsepnya menarik, berisi berbagai informasi tentang dunia pendidikan di Jogja. Seperti yang kita tahu, Jogja adalah kota pendidikan, dan hal ini dieksplor lebih jauh lagi oleh studyinjogja.com . Continue reading ‘Studyinjogja.com’

Kopdar (Lagi)

Bulan Juni tahun lalu, saya ikut kopdar untuk pertama kalinya. Kebetulan saat itu sobat blogger dari Sumatera Selatan, Dhe, sedang berada di Jogja. Dia mengumpulkan teman-teman sesama blogger yang ada di Jogja, terus kopi darat deh. Nah, liputannya bisa disimak di blognya Una di sini.

Tahun ini Dhe ke Jogja lagi. Mumpung si tamu jauh ini lagi ada di Jogja, akhirnya diadain kopdar lagi deh. Kali ini kalau nggak salah dikoordinatori oleh Mas MF-Abdullah, blogger mahasiswa yang lagi keranjingan backpacker-an.

Akhirnya berkumpullah kami di sebuah rumah makan sederhana di dekat balaikota Jogja pada hari kamis (12/9) yang lalu. Continue reading ‘Kopdar (Lagi)’

Jalan-Jalan Blogger

Minggu lalu, teman blogger saya dari Sumatera Selatan, lagi liburan ke Jogja. Dialah Dhe. Dulu saya pernah janji mau ngajak dia main-main di Jogja. Nah, akhirnya waktunya tiba.

Saya berencana ngajak dia jalan-jalan malam, menikmati suasana Jogja pada malam hari. Kebetulan dari pagi sampai sore, saya harus kerja juga. Jadi bisa jalan-jalannya ya pas sudah malam, hehe….

Sebenarnya saya bingung mau ngajak Dhe ke mana. Saya itu orang rumahan, jadi nggak begitu tahu spot-spot unik dan menarik di Jogja, hahaha…. Continue reading ‘Jalan-Jalan Blogger’

Nyoba Soto Djancuk

Beberapa minggu terakhir ini saya sering berwisata kuliner bersama teman-teman. Kebetulan ada salah satu teman yang punya pengetahuan yang luas tentang kuliner. Dia tahu banyak tempat makan enak dan khas di kota Jogja.

Kemarin (18/7) petang setelah membatalkan puasa dan maghriban, kami meluncur ke daerah Sonopakis, Jogja, mau nyoba sebuah makanan yang unik. Namanya Soto Djancuk. Di warungnya ada tulisan bahwa masakan itu khas Surabaya.

Warung makannya cukup luas, nyantai, dan sangat sederhana. Sebenarnya tempatnya itu adalah rumah biasa yang disulap jadi warung. Kalau makan di situ, jadinya serasa makan di rumah sendiri, karena sangat nyantai. Bangunan yang sederhana dengan tembok yang belum diplester mengingatkan kita pada rumah-rumah di desa. Suasananya asyik. Continue reading ‘Nyoba Soto Djancuk’

Warung Bakmi Mbah Mo

Para penggemar wisata kuliner di Jogja biasanya tahu warung bakmi Jawa Mbah Mo di daerah Bantul. Meskipun lokasinya cukup terpencil dan bangunannya sangat sederhana, namun warung ini lumayan terkenal. Katanya sih masakannya sangat enak, khususnya bakmi rebusnya. Selain bakmi jawa, warung ini juga menyediakan menu nasi goreng atau magelangan (nasi goreng campur bakmi).

Ada banyak orang luar kota yang senang berkunjung ke warung bakmi Mbah Mo. Itu terbukti dari mobil-mobil berplat luar kota yang sering memenuhi tempat parkir warung. Katanya sih mereka ketagihan. Jadi setiap kali ke Jogja dalam rangka tugas kerja, mereka berusaha menyempatkan diri untuk mampir ke sana. Tidak heran bila warung ini selalu ramai, apalagi saat weekend. Continue reading ‘Warung Bakmi Mbah Mo’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,797 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter