Posts Tagged 'cerdas'

Ikhtiar

“Apa nama ibu kota Sulawesi Barat?” tanya saya sembari meliriknya.

Saat itu kami berdua tengah asyik main tebak-tebakan di kamar. Ia duduk bersila di ujung kasur, sementara saya berbaring sambil membaca buku pintar yang menjadi rujukan saya dalam membuat pertanyaan-pertanyaan.

“Mamuju,” ia menjawab dengan penuh keyakinan sambil mengulum senyum.

Saya tercengang. Sudah kesekian kalinya ia menjawab pertanyaan saya dengan benar. Hal itu semakin membuktikan bahwa ia memang orang yang cerdas. Meskipun ia sendiri selalu merasa biasa-biasa saja, tapi saya mengagumi kecerdasannya.

Sejak duduk di bangku kuliah, saya memang jadi semakin sering bertemu dengan orang-orang cerdas. Continue reading ‘Ikhtiar’

Advertisements

Micin

Saya adalah penggemar perempuan-perempuan orang-orang cerdas. Kadang-kadang secara khusus saya memperhatikan tingkah laku dan kebiasaan mereka. Mungkin ini dilatarbelakangi oleh keinginan besar saya yang juga ingin cerdas seperti mereka.

Kebetulan saya punya seorang teman yang menurut saya cerdas, sebut saja Gadis. Saya mengaguminya sebagaimana saya mengagumi orang-orang cerdas lainnya. Nah, setelah beberapa lama bergaul dengannya, saya mengetahui bahwa ternyata ia punya sebuah kebiasaan khusus.

Setiap kali jajan bareng, katakanlah mi ayam atau bakso, saya selalu melihat Gadis meminta kepada si abang yang jualan untuk tidak memberi penyedap rasa atau micin ke dalam makanan pesanannya.

Saya agak takjub, sebab hal itu bukan sesuatu yang lazim di mata saya. Continue reading ‘Micin’

Bendera Setengah Tiang untuk Alm. Gus Dur

Malam itu iseng-iseng saya nyalain TV. Belon sempet duduk, saya langsung dibuat kaget oleh berita di TV itu yang mengabarkan kalo Presiden kita yang ke-4 meninggal dunia. Gus Dur yang selama ini memang memiliki kondisi fisik yang tidak terlalu baik, sore itu menghembuskan nafasnya yang terakhir. Innalillahi wa Innailaihi Ro’jiun

Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Bangsa kita telah kehilangan salah satu tokoh yang luar biasa. Terus terang, saya cukup kagum dengan sosok Gus Dur ini, walaupun memang kurang mengetahui secara detail sejarah hidup dan prestasi-prestasinya. Dulu saya pernah mendengar, saat masih SD Gus Dur sudah membaca dan memahami buku Di Bawah Bendera Revolusi karya Ir. Soekarno. Selain itu, dia juga melahap habis buku Das Capital-nya Karl Marx. Padahal dua buku itu termasuk sulit untuk di pahami, bahkan oleh mahasiswa seperti saya. Luar biasa. Gus Dur benar-benar cerdas. Kecerdasannya itu sudah ditunjukkannya saat masih kecil. Continue reading ‘Bendera Setengah Tiang untuk Alm. Gus Dur’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,810 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Advertisements