Posts Tagged 'belajar'

Tentang Menulis

Kita tahu, menulis merupakan kegiatan menuangkan pikiran, gagasan, atau imajinasi ke dalam tulisan. Jadi ketika kita kesulitan menulis, sering dikatakan bahwa itu berarti kita belum cakap dalam mengungkapkan pikiran kita. Tidak heran bila pada promo kelas-kelas menulis, selalu ditonjolkan tentang bagaimana menuangkan isi pikiran dengan lancar.

Tapi, semakin ke sini, saya semakin yakin bahwa masalahnya lebih dari itu.

Saat kita kesulitan menulis, maka kita perlu menjawab terlebih dahulu pertanyaan ini dengan jujur: apakah sebenarnya kita sudah punya pikiran atau gagasan yang siap untuk kita ungkapkan? Continue reading ‘Tentang Menulis’

Advertisements

Ikhtiar

“Apa nama ibu kota Sulawesi Barat?” tanya saya sembari meliriknya.

Saat itu kami berdua tengah asyik main tebak-tebakan di kamar. Ia duduk bersila di ujung kasur, sementara saya berbaring sambil membaca buku pintar yang menjadi rujukan saya dalam membuat pertanyaan-pertanyaan.

“Mamuju,” ia menjawab dengan penuh keyakinan sambil mengulum senyum.

Saya tercengang. Sudah kesekian kalinya ia menjawab pertanyaan saya dengan benar. Hal itu semakin membuktikan bahwa ia memang orang yang cerdas. Meskipun ia sendiri selalu merasa biasa-biasa saja, tapi saya mengagumi kecerdasannya.

Sejak duduk di bangku kuliah, saya memang jadi semakin sering bertemu dengan orang-orang cerdas. Continue reading ‘Ikhtiar’

Bahasa Inggris

Kalau tidak salah ingat, dulu pas masih SMP, saya menyukai pelajaran Bahasa Inggris. Saya sering mendapat nilai yang bagus untuk mata pelajaran itu. Dan bahkan —lagi-lagi kalau tidak salah ingat, saya menjadi murid kesayangan Bu Susi, guru Bahasa Inggris saya yang cantik dan seksi itu.

Dulu saat teman-teman saya senang menyanyikan lagu dari Sheila on 7, Boomerang, Jamrud, Gigi, dan sebagainya, saya malah hobi mendengarkan lagu-lagu dari Westlife, Backstreet Boys, M2M, Britney Spears, Christina Aguilera, dan The Corrs.

Mungkin itu yang dulu membuat saya tidak terlalu kesulitan memahami pelajaran Bahasa Inggris.

Tapi, itu adalah cerita indah pada masa lalu. Continue reading ‘Bahasa Inggris’

Mencari Nafkah Dengan Menulis (2)

Menyambung dari tulisan sebelumnya.

Setelah menerima uang pertama yang saya peroleh dari hasil menulis, semangat saya untuk belajar menulis semakin menggebu-gebu.

Saya mulai sedikit berani membayangkan pekerjaan apa yang hendak saya lakoni nantinya. Ya, saya bisa jadi penulis. Saya kira itu jauh lebih baik daripada menganggur.

Seiring dengan mantapnya bayangan itu, saya pun semakin rajin belajar menulis dan membuat artikel. Sayang, ternyata proses berikutnya nggak terlalu lancar. Banyak tulisan saya yang ditolak. Continue reading ‘Mencari Nafkah Dengan Menulis (2)’

Belajar

Orang yang kelihatannya kerjaannya hanya bermain-main saja, sebenarnya bisa jadi justru sedang belajar, namun dengan cara yang nggak biasa, entah ia sadari atau tidak.

Saya punya teman yang dulu hobi banget nonton film dan dengerin lagu, khususnya film dan lagu luar negeri (Barat). Dulu saya sering berpandangan negatif terhadapnya. Ini kok orang kerjaannya nonton film melulu. Kapan belajarnya? Bisa-bisa masa depannya suram. Begitu pikir saya dulu.

Nggak cuma saya, orangtuanya pun sering mengeluh, kok anaknya malas-malasan gitu, susah banget kalau disuruh belajar. Tapi, rupanya pandangan saya dan kedua orangtuanya saat itu salah besar. Continue reading ‘Belajar’

Studyinjogja.com

checklist-clipartTeman-teman punya situs favorit? Biasanya kita rajin buka situs favorit karena suka dengan kontennya. Dalam periode waktu tertentu, situs yang kita favoritkan bisa berbeda-beda. Misalnya, minggu ini suka buka situs yang itu, minggu sebelumnya suka baca postingan di situs ini, dan seterusnya.

Pergantian ini sebenarnya bukan karena bosan dengan situs tersebut, melainkan lebih karena minat kita sudah berganti. Sebagai manusia, wajar kan ya kalau minat kita berubah, sejauh itu bukan minat yang prinsipil.

Nah, minggu ini saya lagi suka buka situs studyinjogja.com . Konsepnya menarik, berisi berbagai informasi tentang dunia pendidikan di Jogja. Seperti yang kita tahu, Jogja adalah kota pendidikan, dan hal ini dieksplor lebih jauh lagi oleh studyinjogja.com . Continue reading ‘Studyinjogja.com’

Belajar Dari Pencopet

Saat masih kuliah dulu, tepatnya saat masih semester satu, saya pernah kecopetan. Benda yang dicopet adalah telepon seluler kesayangan saya. Meski tergolong butut dan agak kuno, tapi itu adalah ponsel pertama yang saya punya. Belinya pun pakai uang sendiri, jadi benar-benar merupakan salah satu benda kesayangan.

Saat kecopetan itu, saya kesal setengah mati. Benda yang selama ini selalu saya banggakan harus hilang diambil pencopet. Rasanya ingin sekali menangkap pencopet itu lalu melemparnya dari Monas.

Kekesalan yang memuncak itu pasti dialami pula oleh para korban pencopet lainnya. Mungkin saya masih mending, benda yang hilang cuma ponsel. Lah, kalau dompet yang isinya surat-surat penting? Wah, pasti jauh lebih kesal, karena biasanya pengurusan surat-surat penting seperti itu cukup merepotkan. Continue reading ‘Belajar Dari Pencopet’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,978 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip

Advertisements