Posts Tagged 'asertif'

Asertif

Ibu kos saya bekerja sebagai penjual gudeg. Setiap pagi setelah Shubuh, ia berangkat dengan sepeda motor tuanya menuju tempatnya berjualan. Seorang diri ia membawa gudeg, nasi, bubur, dan segala macam perkakas yang dibutuhkan.

Suatu pagi, saya tidak melihat ibu kos berangkat jualan. Sepeda motornya masih terparkir rapi di garasi. Sorenya, saya melihat beliau dalam keadaan murung, dan hal ini membuat saya penasaran.

Kebetulan malam itu saya mau menemuinya untuk membayar sewa kos. Kesempatan itu pun saya manfaatkan untuk menanyakan kabar beliau.

“Saya habis kena musibah, Mas,” kata si ibu dengan raut wajah sedih. Continue reading ‘Asertif’

Advertisements

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,790 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Advertisements