Posts Tagged 'antre'

Bioskop

Selepas pulang kerja, biasanya saya suka melewati sebuah bioskop besar di kota saya. Saya perhatikan, bioskop itu sering penuh. Apabila ada film baru, maka antreannya bisa panjang sekali, bahkan hingga keluar gedung. Kalau kata Jupe, “Sampe tumpe-tumpe.”

Saya bertanya-tanya, kira-kira apa yang membuat mereka ingin cepat-cepat menonton film terbaru di bioskop hingga rela mengantre selama berjam-jam? Bahkan beberapa orang rela menonton di barisan paling depan sehingga terpaksa harus mendongak terus sepanjang film diputar. Akibatnya, otot leher mereka bermasalah setelah keluar dari bioskop.

Padahal, toh film itu tidak akan cepat-cepat dihentikan pemutarannya oleh manajemen bioskop –khususnya jika film itu tergolong laris. Jadi, sebenarnya kita tidak perlu tergesa-gesa. Continue reading ‘Bioskop’

Surat Terbuka untuk Orang yang Suka Melanggar Antrean

Saya tidak tahu, didikan apa yang Anda dapatkan dulu sehingga Anda bisa dengan begitu mudahnya melanggar antrean —tanpa merasa bersalah. Seharusnya Anda tahu, melanggar antrean termasuk dalam perbuatan yang tidak bermoral, sebab merugikan orang lain.

Kita tahu, mengantre merupakan salah satu solusi untuk menghindari chaos di tengah banyaknya orang yang ingin mendapatkan sesuatu yang sama, dalam posisi yang setara. Jika Anda tidak mau mengantre, maka jelas bisa terjadi kekacauan. Tidak percaya?

Bila Anda mengikuti berita di koran atau televisi akhir-akhir ini, pasti Anda tahu tentang kisruh yg terjadi pada acara pembagian zakat. Ya, kekacauan itu terjadi karena mereka tidak mau mengantre. Padahal, kekacauan serupa sudah pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, dan seharusnya bisa menjadi pelajaran berharga sehingga tidak terulang kembali. Continue reading ‘Surat Terbuka untuk Orang yang Suka Melanggar Antrean’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,793 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter