Posts Tagged 'agen naskah'

Agen Naskah (Agen Penerbitan)

Seperti janji saya pada postingan sebelumnya, kali ini saya akan membahas tentang agen naskah. Saya akan mulai dari definisi tentang agen naskah itu sendiri. Secara sederhana, agen naskah dalam konteks tulisan ini adalah (semacam) lembaga yang “membisniskan” naskah. Mereka menyediakan naskah yang sudah “jadi” untuk dijual kepada para penerbit.

Secara umum agen naskah yang saya maksud sebenarnya tidak hanya menjual naskah, namun juga menyediakan jasa kreatif lainnya, misalnya layout, ilustrasi, desain sampul, dan lain sebagainya. Jadi sebenarnya penyebutannya lebih tepat “agen penerbitan”. Namun dalam tulisan ini saya memilih untuk menyebut agen naskah, karena kebanyakan agen penerbitan yang saya tahu memang lebih fokus pada layanan penyediaan naskah. Adapun layanan lainnya hanya sekadar tambahan aja.

Kemunculan agen naskah tidak terlepas dari banyaknya jumlah penerbit yang bertebaran di berbagai kota di Indonesia, khususnya pulau Jawa. Perusahaan penerbit pada umumnya memang membutuhkan banyak naskah demi memenuhi target perusahaan. Namun, kadang lini redaksi yang mereka punya tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga membutuhkan bantuan pihak lain. Agen naskah pun tampil sebagai pihak yang memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Continue reading ‘Agen Naskah (Agen Penerbitan)’

Advertisements

Curhat Kenalan Saya Tentang Agen Naskah

Ketika bertandang ke tempat tinggal teman saya beberapa hari yang lalu, saya berkenalan dengan seseorang yang merupakan temannya teman saya itu. Ia bercerita bahwa ia senang menulis, dan setelah lulus kuliah sempat bekerja sebagai penulis tetap di sebuah instansi . Namun, dia baru saja keluar dari instansi tersebut.

Setelah menyimak ceritanya dengan saksama, saya jadi tahu kalau instansi yang ia maksud itu adalah sebuah agen naskah. Sistem kerja yang diterapkan layaknya kantor pada umumnya, ada jam kerja tetap, digaji per bulan, serta uang makan dan transportasi. Ketika dia menginformasikan total pendapatan yang ia peroleh dari agen tersebut, ternyata jumlahnya cukup memprihatinkan.

Padahal, pekerjaan yang ia lakoni di kantor agen naskah itu terbilang rumit, yakni menulis naskah buku. Dalam satu bulan ada target yang harus ia capai, yakni (kalau nggak salah) dua naskah buku. Weleh, nggak terbayangkan di benak saya, bagaimana caranya menulis buku dalam waktu dua minggu. Mungkin memang bisa, tapi untuk dia yang mengaku sebagai penulis pemula, sulit membayangkan hasilnya bisa maksimal. Atau kalaupun bisa selesai dengan hasil yang baik, tentu bayarannya pun juga harus tinggi. Continue reading ‘Curhat Kenalan Saya Tentang Agen Naskah’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,812 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Advertisements