Archive for the 'Resensi Buku' Category

[Baca Buku] Filosofi Teras

Secara judul, mungkin buku ini hanya menarik bagi akademisi filsafat atau siapa pun yang berminat dengan bidang ilmu itu. Tapi, melihat konsep buku ini, sepertinya Filosofi Teras ditujukan untuk umum, khususnya kaum milenial. Hal itu tecermin dari desain kovernya yang cenderung populer dan komikal, serta subjudulnya yang bertuliskan “Filsafat Yunani-Romawi Kuno Untuk Mental Tangguh Masa Kini”.

Tidak mudah membawa tema berat ke tengah-tengah para pembaca buku populer yang barangkali lebih senang bacaan yang ringan dan pendek. Berhasilkah buku ini memenuhi tujuannya?

Kebetulan saya bekerja di dunia buku, dan mendapat informasi tentang angka penjualan buku ini dari sumber yang sangat tepercaya. Cukup mengejutkan, tingkat penjualan buku ini secara nasional sangat fantastis. Continue reading ‘[Baca Buku] Filosofi Teras’

[Resensi Buku] Parasit Lajang

Si Parasit LajangIni adalah buku karya Ayu Utami yang baru pertama kali saya baca. Sebelumnya saya baru baca tulisan-tulisannya di media massa atau internet.

Saat itu saya merasa tulisan Ayu bagus sekali. Maka kemudian saya pun berniat untuk membaca buku-bukunya. Dan baru sekarang niat itu kesampaian. Itu pun tidak disengaja.

Minggu lalu saya berkunjung ke perpustakaan. Seperti biasanya, rak yang saya datangi terlebih dahulu adalah rak buku-buku kesusastraan. Dan secara kebetulan, saya menemukan buku ini di sana. Lalu tanpa mencari-cari buku lainnya lagi, saya pun langsung mengambil buku ini, lalu meminjamnya dan membawanya pulang.

Buku ini berisi tulisan-tulisan pendek Ayu Utami yang disatukan dengan benang merah tema pernikahan. Jumlahnya 48 tulisan, termasuk prolog dan epilog. Sejumlah tulisan telah dimuat di beberapa media, yakni majalah djakarta!, majalah Jakarta-jakarta, dan Sindo. Continue reading ‘[Resensi Buku] Parasit Lajang’

[Resensi Buku] Jejak Tinju Pak Kiai

Jejak Tinju Pak KiaiDikisahkan, seorang kiai sedang asyik menonton pertandingan tinju bersama santri-santrinya. Itu adalah pertandingan besar. Disebut-sebut sebagai pertandingan tinju terbaik sepanjang masa. George Foreman melawan Muhammad Ali.

Pak Kiai sangat bersemangat dalam menonton pertandingan akbar itu. Ia terus bersorak-sorai. Teriakannya terdengar hingga ke seluruh asrama di pesantrennya. Sebaliknya, para santri tampak salah tingkah.

Setiap kali Muhammad Ali kena tonjok, Pak Kiai sontak bersorak. Para santri seperti turut merasakan rasa sakit yang dialami Ali, terlebih saat mendengar teriakan Pak Kiai. Tentu hati mereka panas, tapi mereka terpaksa menahan diri. Continue reading ‘[Resensi Buku] Jejak Tinju Pak Kiai’

[Resensi Buku] Surat untuk Ruth

Surat untuk RuthIni adalah buku keenam Bara ―begitu panggilan akrab penulisnya, Bernard Batubara.

Sesuai judulnya, buku ini semacam kumpulan surat yang ditujukan untuk Ruth. Nama lengkapnya Ruthefia Milana.

Surat-surat itu ditulis oleh Areno Adamar. Biasa dipanggil Are.

Melalui surat-surat tersebut, Are menceritakan perjalanan asmaranya bersama Ruth beserta hal-hal yang membuat hubungan itu naik turun. Mulai dari saat perkenalan, aktivitas bersama yang membuat mereka semakin dekat, hingga akhirnya… perpisahan.

Plot dan konfliknya sebenarnya sederhana, tapi permainan kata-katanya begitu bagus, sehingga yang sederhana itu jadi begitu menyentuh. Continue reading ‘[Resensi Buku] Surat untuk Ruth’

[Resensi Buku] Cinta.

CintaJudul buku ini dibaca dengan kalimat: “cinta dengan titik”. Maksudnya adalah cinta tanpa koma, tanpa ada yang lain setelahnya. Begitulah yang saya baca dari keterangan di bagian sampul.

Pada awal peluncurannya, buku ini mendapat sambutan yang meriah dari para pembaca. Saya mengetahuinya dari media sosial, juga dari teman saya yang bekerja sebagai pemasar buku.

Sepertinya memang begitu setiap kali Bernard Batubara meluncurkan karya barunya. Penulis ini memang memiliki basis pembaca yang cukup kuat.

Buku ini dibuka dengan cerita tentang Nessa yang hendak pulang dari Pontianak ke Yogyakarta naik pesawat terbang. Di dalam pesawat, ia duduk bersebelahan dengan seorang cowok bernama Demas. Mereka kemudian berkenalan. Continue reading ‘[Resensi Buku] Cinta.’

[Resensi Buku] Pentingnya Sebuah Checklist

Pentingnya Sebuah ChecklistSaya melihat buku ini di sebuah bazar buku obral di Gramedia. Judulnya begitu menarik di mata saya, sebab selama ini saya merasa sering terbantu oleh sebuah checklist.

Saya memang senang membuat checklist untuk menyusun prioritas kerja, atau menulis hal apa pun yang perlu saya kerjakan dalam satu waktu tertentu. Checklist membantu saya untuk bekerja dengan lebih tenang dan terencana. Berkat checklist, saya bisa menjaga alur kerja sehingga tidak perlu ada hal-hal penting yang terlewatkan.

Meski demikian, hanya sebatas itu saja manfaat checklist yang saya tahu. Sekadar berdasarkan pengalaman pribadi saja. Makanya saya agak takjub ketika mengetahui ada satu buku tersendiri yang membahas manfaat checklist secara khusus. Continue reading ‘[Resensi Buku] Pentingnya Sebuah Checklist’

[Resensi Buku] Travel Young

Travel YoungAda dua alasan kenapa saya membeli buku ini. Pertama, buku ini merupakan memoar perjalanan. Sejak membaca buku Life Traveler karya Windy Ariestanty, saya jadi suka dengan tulisan dengan jenis itu.

Kedua, penulisnya adalah Alanda Kariza, gadis muda yang aktif dan cerdas. Sebagai seorang penggemar perempuan cerdas, saya merasa perlu untuk memiliki bukunya. #Uhuk

Dulu saya rajin membaca blognya Alanda, jadi saya sudah tahu sejak lama bahwa ia beberapa kali melakukan perjalanan ke luar negeri —biasanya untuk menghadiri konferensi-konferensi internasional.

Karena itu, saya tidak heran lagi ketika mendengar bahwa Alanda akan mengeluarkan buku dengan tema perjalanan. Saya sudah menebaknya sejak lama. Continue reading ‘[Resensi Buku] Travel Young’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,793 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter