Archive for the 'Curahan Hati' Category



Kak

Salah satu pembaca buku saya (perempuan) bertanya melalui e-mail, “Kak, gimana sih caranya supaya bisa rajin ngeblog? Supaya blog kita keisi terus?”

Jujur, pertanyaan itu membuat saya malu dan tersipu-sipu.

Pertama, karena saya dipanggil “Kak”.

Entah kenapa, sebutan itu sangat berkesan di benak saya. Mungkin bagi kalian biasa-biasa saja, tapi bagi saya tidak. Saat dipanggil “Kak”, rasanya saya jadi begitu hebat (kecuali kalau yang manggil Mas CumiLebay). Continue reading ‘Kak’

Menata Ulang

Halo!

Wah, sudah lama banget saya nggak ngeblog.

Akhir-akhir ini pekerjaan saya begitu menumpuk, dan hal itu membuat saya malas menyentuh blog. Saat itu saya berpikir, jika absen ngeblog, saya bisa fokus untuk mencicil pekerjaan.

Tapi, ternyata saya keliru.

Meskipun absen ngeblog, kenyataannya saya tidak lantas memanfaatkan waktu yang ada untuk mengerjakan pekerjaan yang menumpuk itu. Continue reading ‘Menata Ulang’

Menjadi Penulis

Dalam halaman prakata di buku What The Dog Saw, Malcolm Gladwell bercerita dengan serius bahwa awalnya ia sama sekali tidak mempunyai keinginan untuk menjadi seorang penulis. Hal ini tentu saja mengejutkan saya.

Bagaimana mungkin seseorang yang tidak pernah berkeinginan untuk menjadi menjadi penulis, di kemudian hari bisa menjadi seorang penulis yang sangat cemerlang?

Tapi, begitulah hidup.

Gladwell sebenarnya ingin menjadi seorang pengacara. Karena itulah menjelang lulus kuliah, ia melamar hingga ke delapan belas kantor pengacara. Dan kau tahu, semua kantor itu menolaknya. Continue reading ‘Menjadi Penulis’

Lagu Anak

Dalam suatu wawancara, Dhea Ananda dan mantan pacar saya –Leony– pernah ditanya, kenapa lagu-lagu anak saat ini sepertinya kok sulit sekali berkembang? Tidak bisa sepopuler dulu?

Dhea Ananda bilang bahwa hal itu dipengaruhi oleh jam tayang. Dan Leony pun mengiyakan.

Kita yang termasuk golongan anak ’90-an tentu tahu bahwa dulu televisi sering menayangkan lagu-lagu anak. Saat itu kita begitu hafal dengan lagu-lagu ceria yang dibawakan oleh Enno Lerian, Chiquita Meidy, Cindy Cenora, Maisy, dan tentu saja Trio Kwek-Kwek. Continue reading ‘Lagu Anak’

Pulang

Tempat ini penuh dengan jejak-jejakmu, Mei.

Ucapkanlah selamat tinggal  😦 Continue reading ‘Pulang’

Dua Puluh Tujuh

Beberapa hari yang lalu, saya memasuki usia dua puluh tujuh. Tidak disangka, ternyata saya tua juga, ya.

Konon dua puluh tujuh adalah usia yang rentan. Beberapa musisi atau tokoh muda terkenal mati pada usia ini. Sebutlah Jimi Hendrix, Jim Morrison, Janis Joplin, Brian Jones, Amy Winehouse, dan tentu saja Kurt Cobain.

Beberapa minggu yang lalu, teman baik saya juga berulang tahun yang kedua puluh tujuh. Untuk merefleksikannya, ia membuat tulisan ini. Saya kaget bukan kepalang. Tak saya sangka, rupanya ia bisa membuat tulisan sebagus itu. Sebab, setahu saya ia jarang menulis.

“Saya masih belum punya pencapaian apa-apa,” begitu ia merangkai kata. “Kawan-kawan sepermainan sudah melangkah jauh, sementara saya masih begini-begini saja.” Continue reading ‘Dua Puluh Tujuh’

Sebenarnya

Sebenarnya….

Aku tergila-gila dengan perempuan ini. Continue reading ‘Sebenarnya’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,793 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter