Dunia Maya

Sudah cukup lama saya tidak memakai Twitter dan Facebook di ponsel. Saya terpaksa mencopotnya, karena ponsel saya tidak kuat, sudah lemah. Alhamdulillaah sekarang telepon pintar saya sudah lebih baik. Maka saya pun memasang lagi kedua media sosial itu.

Tapi begitu saya buka, saya kaget karena di dalamnya banyak berisi kemarahan, sindiran, yang seolah-olah tidak ada habisnya. Berlangsung selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu.

Sementara itu, beberapa hari yang lalu saya melewati pasar. Pelan-pelan mengendarai sepeda motor, dan menikmati suasana di sana secara khusus.

Tampak barisan mobil boks yang diselingi dengan truk-truk besar. Para pekerja mengangkut barang-barang yang ada di dalamnya. Ada yang mengangkut teh, minyak goreng, beras, tepung terigu, pakaian, dan sebagainya.

Beberapa tukang parkir tekun merapikan deretan sepeda motor yang memenuhi pinggiran jalan. Sementara kuli angkut tampak menyeka keringat sambil sesekali mengambil napas. Ada pula yang beristirahat sejenak sembari berbincang hangat.

Adem rasanya melihat orang-orang bekerja dengan giat, jauh dari hiruk-pikuk kebencian di Facebook dan Twitter.

Barangkali benar kata teman saya. Sebaiknya jangan berlama-lama di “dunia maya”.

Advertisements

3 Responses to “Dunia Maya”


  1. 1 ysalma April 19, 2017 at 9:54 am

    Kalau keleleb di dunia maya, megap2nya bukan hanya pada diri sendiri efeknya ya Dit 🙂

  2. 2 Ranger Kimi April 19, 2017 at 12:16 pm

    Yang penting tetap rajin update blog, Dit. 🙂

  3. 3 warm April 20, 2017 at 11:49 am

    seperti kurang piknik di dunia nyata, begitulah..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,984 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: