Rencana

Saya merupakan tipe orang yang sangat senang membuat rencana. Padahal berdasarkan pengalaman sebelumnya, apa yang sudah saya rencakan dengan begitu asyiknya malah sering kali tidak terwujud.

Kenapa bisa begitu? Ternyata karena saya mudah tergoda untuk membuat rencana lainnya, sehingga kemudian tidak fokus dalam mengerjakan rencana-rencana yang sudah saya tetapkan sebelumnya.

Belajar dari hal itu, maka untuk saat ini saya mau berhenti dulu dalam membuat rencana. Mudah-mudahan saya bisa menahan diri dari godaan untuk membuat rencana baru. Rencana untuk melamar Herfiza Novianti misalnya.

Ah, saya tahu, gadis manis dengan kuncir ekor kuda itu sudah menikah dengan pemuda yang gantengnya nggak jauh-jauh dari saya โ€”Ricky Harun. Tapi selama bendera putih, bendera kuning, atau bendera merah belum berkibar, masih ada kesempatan untuk mengejarnya.

Hingga setengah tahun ke depan, saya punya sederet rencana untuk dikerjakan. Mulai dari proyek menulis, membuat karya baru, dan merapikan bisnis kecil yang sedang saya jalani. Dengan banyaknya rencana itu, saya sangat cocok dijadikan anggota pegiat Keluarga Berencana.

Butuh waktu panjang untuk merampungkan semua rencana itu. Kalau dikira-kira, mungkin sekitar 5 bulan. Jadi bisa pas hingga akhir tahun.

Meski sudah ada rencana panjang, tapi masih adaaaa saja godaan untuk membuat rencana lainnya. Padahal kalau ditambah-tambah terus, bisa-bisa semuanya malah jadi berantakan karena saya kurang fokus. Pada akhirnya nggak ada satu rencana pun yang bisa terwujud. Oh, jangan sampai!

Membuat rencana memang jauh lebih menyenangkan daripada bekerja untuk mewujudkan rencana itu sendiri.

Misalnya saat membuat resolusi tahun baru. Wow, saat menyusunnya, kita begitu bersemangat. Bahkan kita berjanji untuk menghukum diri sendiri kalau sampai tidak mengerjakan resolusi itu. Tapi, 2-3 bulan kemudian, kita malah sudah lupa dengan semua resolusi yang kita buat, termasuk segala hukumannya.

Begitulah, terlalu asyik membuat rencana malah membuat kita lupa untuk mengerjakannya.

Makanya, saya tidak mau punya rencana banyak-banyak. Sedikit dulu saja supaya bisa fokus mengerjakannya. Jadi nanti saya bisa mencurahkan waktu dan pikiran sepenuhnya tanpa terganggu oleh hal lain. Nanti kalau sudah selesai, baru saya bisa membuat rencana lainnya.

Nah, rencananya sih begitu. Mudah-mudahan besok pagi saya masih mengingatnya.

35 Responses to “Rencana”


  1. 1 ALVI ALEVI July 19, 2014 at 4:57 pm

    Mungkin perlu membuat 2 buku untuk mencatat rencana. Satu untuk rencana yang muncul secara spontan dan yang satu untuk rencana yang akan difokuskan terlebih dulu.
    hehehe.. *sotoy ayam banget gue

  2. 4 Beby July 19, 2014 at 5:53 pm

    Kalok aku lebih seneng spontan aja, Bang.. Pengalaman akhir-akhir ini ngerencanain sesuatu dan uda hampir jadi, tapi malah gagal. Sakiiiiit banget rasanya..๐Ÿ˜ฆ *curhat* Jadi ya maunya yang pasti-pasti aja sambil beneran bikin planning yang harus kesampean..

  3. 6 ysalma July 19, 2014 at 5:55 pm

    masih mending banyak rencana, daripada tak berani berencana apa-apa Dit.

  4. 8 Kimi July 19, 2014 at 6:38 pm

    Bikin perencanaan itu perlu dan penting. Lebih penting lagi implementasinya. Jangan seperti saya. Bikin rencana mulu, tapi malas ngejalaninnya.๐Ÿ˜†

  5. 10 duniaely July 19, 2014 at 7:00 pm

    Lebih enak sih bikin rencana terus bisa mewujudkannya๐Ÿ™‚

  6. 12 masdjie July 19, 2014 at 9:44 pm

    Bisnis kecil2an apa tuh?๐Ÿ˜€

  7. 15 Jery Yanuarlan July 19, 2014 at 11:05 pm

    kalau saya mungkin termasuk yang sering gagal dalam perencanaan mas, sudah direncanakan sebagaimana bagusnya pun kadang hasilnya gatot hehe…harus spontanitas saja dalam melakukan sesuatu baru bisa jalan, tapi kalau begitu banyak dampak negatifnya juga sih *bingung

  8. 17 aqied July 20, 2014 at 1:48 am

    Semoga 5 bulan ke depan lancar ya, mas.
    Kalo saya sih tiap ketemu ortu (jarang banget soalnya) selalu ditanyain rencana jangka panjang n pendek nya apa. Dan saya selalu bingung. Zzzzzzz

  9. 19 Agung Rangga July 20, 2014 at 7:27 am

    iya, kadang rencana yang sudah dibuat malah jadi tidak terwujud. makanya saya lebih suka ‘dadakan’, jadi pas dapat ide, hari itu juga harus dilakukan. *kecuali untuk jangka panjang kali ya*:mrgreen:

  10. 21 Irvan Robiansyah July 20, 2014 at 5:17 pm

    Kebanyakan rencana juga tidak bagus. yang terpenting itu setelah ada rencana yang matang langsung segera dikerjakan!
    ACTION NOW!!๐Ÿ™‚

  11. 23 dedekusn July 20, 2014 at 9:28 pm

    Semoga semua rencananya segera teralisasi. Biar sedikit yang penting berusaha maksimal untuk merealisasikannya. Setelah terealisasi buat lagi rencana baru yang lebih hebat lagi.
    Saya sendiri punya banyak rencana baik jangka pendek atau panjang.
    Sukses!

  12. 25 Flez! July 21, 2014 at 3:40 am

    Bang Dit cocok tuh jadi pejabat negara atau politikus. hehe. Peace! ๐Ÿ™‚

  13. 27 febriy July 21, 2014 at 6:44 am

    rencana kadang memang membuat segala sesuatu bisa lebih teratur dan berjalan sebagaimana mestiya, tapi kebanyakan rencana, susah juga ngebayanginnya gan…:mrgreen:

  14. 29 MBU July 21, 2014 at 7:47 am

    bener mas๐Ÿ˜€ kebanyakan rencana ga bakal jadi๐Ÿ˜€

  15. 31 Amri Evianti July 21, 2014 at 9:57 am

    saya suka buat rencana tambahan hahahadeh, yang nggak direncanain malah dilakuin kwkwkwa

  16. 33 Pypy July 24, 2014 at 11:27 am

    Seringnya rencana udah a,b,c,d tapi yg terjadi adalah tidur dulu… Ujung2nya rencana gagal semua..haha๐Ÿ˜€ Ehh itu saya deng.๐Ÿ˜€


  1. 1 THR | Catatan gado-gado Trackback on August 2, 2014 at 11:34 am
  2. 2 Resolusi 2015 | Catatan sehari-hari Trackback on January 5, 2015 at 3:31 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: