[Resensi Buku] Career First

career-first_coverSebelumnya saya mau mengucapkan terima kasih kepada penerbit GagasMedia yang telah berkenan mengikutsertakan saya dalam program One Book One Day, serta memberikan saya sebuah buku keren secara cuma-cuma.

Dan sebagai peserta program itu, maka saya akan memenuhi kewajiban untuk membuat review atas buku tersebut. Judulnya adalah Career First karya Maya Arvini.

Buku apakah itu?

Sebelum berangkat lebih jauh, mari kita baca dulu blurb-nya berikut ini.

……..

There is no shortcut to success.

Karier gemilang bisa dicapai jika kita berhasil melampaui berbagai tantangan sejak di tangga pertama. Sayangnya, banyak di antara kita yang baru memulai karier pertama, tidak punya petunjuk atau kisi-kisi tentang dunia profesional. Padahal, banyak tahapan yang harus ditaklukkan karena tidak ada jalan pintas untuk meraihnya.

Career First hadir sebagai panduan untuk pendaki karier pertama maupun yang telah bertahun-tahun menjajaki dunia kerja. Ditulis berdasarkan pengalaman dan kiat dari peraih Young Women Future Business Leader, Maya Arvini, buku ini akan membantu kamu melalui berbagai tantangan dalam dunia profesional untuk melesatkan karier.

Berbagai hal yang akan kita temui dalam proses perjalanan karier, dibahas secara lengkap dalam buku ini, seperti bagaimana memiliki mentor, berkompetensi di lingkungan kerja, membangun aliansi, menyikapi kegagalan, hingga mengupas tentang office politics.

So prepare yourself firts, and get ready for success in your career!

……..

Bagaimana, blurb itu sudah cukup jelas menggambarkan isi bukunya, bukan? Kalau begitu saya tidak perlu membuat resensinya, ya, hehe…. *dilempar duit.

Memang, tidak ada cara instan untuk meraih kesuksesan sejati. Namun, itu bukan berarti kita tidak bisa meraih sukses pada usia muda. Hal ini sudah dibuktikan oleh penulis buku ini, yakni Maya Arvini.

Dia ini bukan wanita sembarangan (siapa juga yang bilang begitu). Ia berasal dari keluarga yang sederhana, dan sejak kecil sudah akrab dengan berbagai prestasi. Saat lulus kuliah, ia berhasil mendapatkan gelar cum laude double degree. Prestasi akademiknya bertambah dengan menjadi lulusan terbaik Magister Manajemen UI.

Selanjutnya sang penulis berkarier di perusahaan multinasional. Kariernya melesat, dan ia diganjar berbagai penghargaan bergengsi dalam usia yang masih muda.

Nah, buku ini berisi pengalaman-pengalamannya dalam melesatkan kariernya itu sebagai bahan pelajaran untuk para pembaca. Kita tahu, pengalaman adalah guru yang terbaik. Dan, pengalaman itu tidak harus berupa pengalaman kita sendiri, tapi bisa juga pengalaman milik orang lain.

Saya sangat menikmati buku ini, sebab memang enak dibaca. Gaya tulisannya ringan, tapi tetap padat dengan cerita yang menarik dan inspiratif. Ada banyak motivasi yang bisa kita dapat dari buku ini, khususnya seputar dunia kerja.

Salah satu yang pembahasan yang paling saya sukai adalah tentang office politic. Seperti apakah itu? Baca sendiri saja, ya….😀

Tapi ada satu kekurangan yang saya tangkap dari buku ini. Penulisnya bilang, semua prestasi yang berhasil ia raih tidak datang begitu saja, melainkan didapat dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. No pain, no gain. Ia pun menjelaskan bahwa perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Ia beberapa kali mengalami kegagalan-kegagalan.

Nah, saya kurang menangkap beratnya perjuangan dan pengorbanan yang ia lakukan untuk melejitkan kariernya itu. Sepertinya kok biasa saja, yah. Mungkin karena cara penyampaiannya kurang menggugah hati. Atau mungkin juga ada titik-titik dramatis yang tidak turut diceritakan.

Tapi secara umum buku ini bagus. Perwajahan isinya pun begitu. Bagian dalamnya dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi yang menarik, jadi tidak membosankan. Saya merekomendasikan buku ini untuk teman-teman yang masih kuliah atau yang baru mau memulai karier.

****

Judul: Career First; Melangkah Pasti ke Dunia Kerja

Penulis: Maya Arvini

Tebal: xiii+202 halaman

Ukuran: 14×20 cm

Penerbit: GagasMedia

ISBN: 979-780-723-1

20 Responses to “[Resensi Buku] Career First”


  1. 1 ALVI ALEVI June 19, 2014 at 8:55 am

    ayo dibeli dibeli dibeli…

  2. 3 made gelgel June 19, 2014 at 9:38 am

    wah sepertinya cocok nih untuk saya yang baru mencari pekerjaan, dilihat dari review sekilas memang buku ini sangat bagus dibaca untuk kalangan yang baru tamat kuliah, atau pindah kerja

    salam kenal

  3. 5 Chandra Iman June 19, 2014 at 10:26 am

    wuih kerennnnn🙂 kudu beli nih bukunya

  4. 7 Beby June 19, 2014 at 10:26 am

    Kayaknya sih menarik ya.. Bener lah, mana ada sukses yang instan. Merintis itu yang sakiiiiiit.. Hihihi😛

  5. 12 Nunu El Fasa June 19, 2014 at 7:32 pm

    tadinya juga mau ikutan dit. Tapi takut enggak sempet ngeresensi

  6. 14 opexbaft June 19, 2014 at 8:54 pm

    wah, kayaknya bagus nih buku..
    ane setuju dengan yg ini “There is no shortcut to success.” karena shortcut cuma tersedia di komputer😀

  7. 16 Bibi Titi Teliti June 21, 2014 at 12:36 am

    Whoaaaaa…
    jadi pengen beli bukunyaaaaaa🙂

  8. 18 Dunia Ely June 21, 2014 at 4:33 am

    Sepakat, memang tak ada cara instan buat meraih kesuksesan🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: