[Resensi Buku] Life Traveler

Bingung mau menulis apa, lalu memutuskan untuk membongkar-bongkar rak buku. Itulah yang saya lakukan pada sore ini.

Seketika mata saya tertuju pada sebuah buku dengan tampilan sampul yang… entahlah, saya sulit menggambarkannya. Tenang, senyap, damai, menghanyutkan, dan semacam itu.

Sudah cukup lama saya membeli buku ini. Sempat juga dapat tanda tangan dari penulisnya —Mbak Windy Ariestanty─ saat menghadiri sebuah acara kepenulisan dua tahun yang lalu. Dia ini adalah pemimpin redaksi Gagas Media, tapi sepertinya sekarang sudah naik jabatan.

Tanda tangan si penulis.

Tanda tangan si penulis.

Ketika selesai membaca buku ini, cuma ada satu hal yang bisa saya katakan: saya iri!

Ya, saya iri dengan penulisnya, bisa jalan-jalan ke berbagai belahan dunia, dan bisa membuat tulisan yang bagus seperti yang ada di dalam buku itu.

Pada masanya, buku ini benar-benar beda. Saya ingat, pada sekitar tahun 2011 —tahun terbitnya buku ini, sudah beredar cukup banyak buku yang bertemakan perjalanan. Tapi, sependek yang saya tahu, hampir semuanya mengusung konsep yang sama, yakni buku panduan.

Dan buku Life Traveler ini lain.

Buku ini berisi cerita tentang pengalaman Mbak Windy selama melancong ke berbagai negara. Tulisannya jernih dan khidmat. Sisi-sisi menarik dari setiap tempat diceritakan dengan cara yang begitu memikat, baik tentang penduduknya, bangunannya, maupun kebudayaannya.

Mbak Windy sendiri mengaku bahwa ia senang mengamati manusia. Dan kesukaannya ini bisa kita rasakan dengan jelas dalam tulisan-tulisannya di buku ini. Nuansanya personal dan kontemplatif.

Salah satu yang membuat saya menyukai buku ini adalah ceritanya detail, namun tidak membosankan. Saya dibuat seperti benar-benar hadir di tempat yang sedang diceritakan. Saya turut merasakan keseruan ketika berkelana di Vietnam, Frankfurt, Praha, Paris, dan juga tempat lainnya.

Well, saya rasa perlu kepekaan dan keahlian khusus untuk bisa menulis seperti itu.

Buku ini dilengkapi dengan tip, trik, dan panduan penting seputar perjalanan. Misalnya tentang bagaimana cara berkemas cermat, tempat-tempat yang sebaiknya dikunjungi, tips saat sedang berada di negara tertentu, dan masih banyak lagi.

Meskipun porsi catatan itu tidak sebanyak buku panduan, namun rasa-rasanya sudah cukup pas.

Saya rasa oleh-oleh terbaik dalam sebuah perjalanan bukanlah gantungan kunci, melainkan cerita seru tentang perjalanan itu sendiri. Tentu cerita yang dituturkan dengan jernih dan mengalir, seperti apa yang tertuang di dalam buku ini.

****

Judul: Life Traveler; Suatu Ketika di Sebuah Perjalanan

Penulis: Windy Ariestanty

Jumlah halaman: viii + 411

Penerbit: GagasMedia

ISBN: 979-780-465-8

18 Responses to “[Resensi Buku] Life Traveler”


  1. 1 Jery Yanuarlan June 14, 2014 at 7:59 pm

    oleh-oleh terbaik dalam sebuah perjalanan bukanlah gantungan kunci, melainkan cerita seru tentang perjalanan itu sendiri…nuah, kalau saya (dan pastinya banyak teman2 lain yang melakukannya juga) lebih suka menulisnya kedalam blog😀
    entah seru entah ndak ceritanya hehe, tapi rasanya memang selalu ingin ngeshare pengalaman kita setelah berkunjung ke suatu tempat

  2. 3 Nunu El Fasa June 14, 2014 at 8:30 pm

    Daku ketemu mb windy tahun kemarin. Orangnya asyiiik

  3. 5 Beby June 14, 2014 at 11:01 pm

    Belom pernah baca bukunya. Heheh.. :p Tapi pernah beberapa kali pantengin blognya😀
    Tulisannya cenderung kesastraan ya, Bang..

  4. 7 ysalma June 15, 2014 at 8:49 am

    dengan membaca buku ini serasa ikut berpetualang ke berbagai negara yang dikunjungi penulisnya, sip.

  5. 9 Dunia Ely June 15, 2014 at 12:13 pm

    Sepakat dengan endingnya🙂

  6. 11 ALVI ALEVI June 15, 2014 at 5:25 pm

    Jadi pengen ke luar negeri.. Tapi mahal kalo sampe ke paris..
    #syedih

  7. 13 Pictalogi June 16, 2014 at 2:19 pm

    Belum baca, kayaknya emang perlu banget buat dibaca uwaaa

  8. 15 cumilebay.com June 17, 2014 at 12:03 am

    Aku baca buku ini di toko buku sambil jongkok, waktu itu sempet mau beli tp akhir nya kelar baca dalam tempo 1,5 jam di tempat nya langsung #AmpunWindy

  9. 16 Chandra Iman June 18, 2014 at 11:47 am

    keren, jadi mau beli juga nih🙂

  10. 17 Que es BIM Latino August 7, 2014 at 11:09 pm

    It’s an awesome paragraph designed for all the online users; they will get benefit from it I am
    sure.


  1. 1 [Resensi Buku] Travel Young | Catatan sehari-hari Trackback on February 27, 2015 at 9:09 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: