Donor Darah —Pengalaman Pertama

Beberapa hari yang lalu, saya mengantarkan teman ke Unit Pelayanan Transfusi Darah (UPTD) yang ada di RSUP dr. Sardjito. Ia hendak mendonorkan darahnya kepada temannya yang membutuhkan transfusi darah. Ini adalah pengalaman pertama baginya, dan sepertinya ia sangat terkesan.

Keesokan harinya, tiba-tiba saya terpikir untuk mendonorkan darah juga. Selain bisa menolong orang lain, saya dengar donor darah juga bisa menyehatkan tubuh kita sendiri.

Mungkin awalnya kita memang merasa lemas karena darah kita diambil. Namun, tubuh kita akan memproduksi darah kembali sehingga kita menjadi segar bugar seperti sedia kala.

Inilah salah satu kehebatan tubuh, bisa mengobati atau memperbaiki dirinya sendiri.

Akhirnya hari libur kemarin (14/1), saya berangkat sendirian ke UPTD rumah sakit dr. Sardjito. Saya bilang kepada petugasnya bahwa saya hendak mendonorkan darah. Petugas itu lantas meminta saya mengisi formulir, yakni data pendonor serta pertanyaan-pertanyaan dengan jawaban ya/tidak seputar riwayat kesehatan.

Setelah mengisi formulir, saya dipanggil untuk memeriksa golongan darah serta kadar hemoglobin. Alhamdulillah kadar hemoglobin saya normal dan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.

Saya diminta berbaring di sebuah tempat tidur khusus, lantas petugasnya memeriksa tekanan darah saya. Hasilnya normal. Kemudian tibalah saat-saat yang mendebarkan.

Sang petugas menyiapkan sebuah jarum besar, lalu mendekatkannya ke lengan kanan saya. Saya diminta untuk mengepalkan tangan. Mungkin karena terlalu tegang, saya malah mengepalkan tangan sebelah kiri. Padahal harusnya yang kanan, hahaha….

Sebuah jarum pun ditusuk ke lengan kanan saya. Rasanya sakit, meski masih belum seberapa dibanding sakit hati karena dikhianati #eaaaaa….

Saya menunggu sekitar 10-15 menit sampai darah yang diambil cukup jumlahnya. Rasanya agak sedikit pusing dan mual. Setelah proses pengambilan darah itu selesai, saya mendapat bingkisan berisi susu, biskuit, dan air mineral. Dengan demikian selesailah donor darah hari itu.

IMG_20140114_120127

Setelah donor, tubuh saya memang jadi lemas. Tapi, keesokan harinya sudah pulih lagi seperti sediakala. Setelah mendonorkan darah, kini rasanya saya jadi lebih menghargai kesehatan.🙂

Setelah donor, saya mendapatkan kartu donor seperti ini.

Setelah donor, saya mendapatkan kartu donor seperti ini.

Oh iya, sang petugas memberi tahu bahwa saya bisa kembali mendonorkan darah setelah 2,5 bulan. Wah, saya akan datang lagi. Insya Allah nanti kalau sudah tiba waktunya😀

31 Responses to “Donor Darah —Pengalaman Pertama”


  1. 1 Intan Sudibjo January 16, 2014 at 8:15 am

    cek darah sendiri juga suka ngeri apalagi donor darah wkwkk

  2. 3 Goiq January 16, 2014 at 10:12 am

    Donor darah itu nyandu loh mas… ini terjadi sama saya.. hahahaha

  3. 5 Dabloeng January 16, 2014 at 11:06 am

    Dengan mendonorkan dara berarti darah kita akan berganti yang baru

  4. 7 duniaely January 16, 2014 at 1:13 pm

    keren bro .. bisa jd teladan nih😛

  5. 9 cumilebay.com January 16, 2014 at 1:28 pm

    Aku belum perna donor darah, suka ngak ada nyali kalo liat jarum suntik hahaha

  6. 11 Puji Lestari January 16, 2014 at 7:02 pm

    wah, selamat mas, bisa donor darah
    saya selalu ditolak kalau mau donor, katanya berat badan gak memenuhi

  7. 13 Agung Rangga January 16, 2014 at 9:21 pm

    …belum pernah donor darah, masih trauma sama jarum suntik soalnya…😳

  8. 15 Ririn January 16, 2014 at 10:49 pm

    wah pasti langsung lemes ya mas setelah donor darah. Saya malah nggak berani ikutan donor getu. Takut hehehe😀

  9. 18 jarwadi January 17, 2014 at 9:57 am

    saya takut dengan donor darah, ketika saya diminta menvideokan aksi donor darah pun saya hampir tidak sanggup

  10. 20 Ceritaeka January 17, 2014 at 2:52 pm

    Salut! Sampe sekarang daku belom berani dondar >.<

  11. 22 Angga Kusuma Nugraha January 17, 2014 at 3:33 pm

    wah saya suka donor darah karena suka dikasih bubur kacang ijo sama susu😀

  12. 25 Nia January 17, 2014 at 3:35 pm

    waktu ada bakti sosial di kampus, niatnya sih pengen ikutan donor darah, udah antri eeh taunya ditolak gara-gara berat badan kurang, huhu😦

  13. 27 Pypy January 21, 2014 at 12:30 pm

    Keren keren😀 Sampe skrg masih belum berani nih mo dondar😀

  14. 29 Chandra Iman January 21, 2014 at 3:19 pm

    wah keres mas semangat yah, saya juga pendonor darah🙂

  15. 31 aulia February 14, 2014 at 10:18 pm

    Padmanaba Donor Darah 2014🙂 23 Februari 2014🙂 @SMAN3 YK Jalan Yos Sudarso 7, Kotabaru, Yogyakarta🙂 search: Padmanaba Donor Darah 2014🙂 Terimakasih🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: