Belok Kiri Jalan Terus

Saat sedang berkendara di jalan raya, mungkin kita pernah menemui lampu APILL dengan tulisan ini: belok kiri jalan terus. Jadi meskipun lampu lalu lintas menyala merah, tapi para pengendara yang ingin belok ke kiri tidak perlu berhenti.

Tapi, hak mereka –para pengendara yang bisa langsung belok ke kiri itu– sering terabaikan oleh pengendara lainnya.

Pada perempatan seperti itu, sisi jalan sebelah kiri harusnya kosong sehingga para pengendara yang ingin belok kiri bisa langsung melaju tanpa berhenti. Namun, sisi jalan tersebut sering tertutup oleh para pengendara sepeda motor yang ingin lurus atau belok ke kanan, tapi harus berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah.

Jika mereka ditegur (misal oleh pengendara mobil melalui isyarat klakson), sering kali mereka malah marah. Saya beberapa kali melihatnya. Mereka (dengan nada tinggi) meminta para pengendara di belakang untuk sabar. Padahal, countdown atau alat hitung mundur di lampu APILL masih menunjukkan waktu yang lama.

Keanehan zaman sekarang, yang salah malah yang marah-marah. Yang suka merampas hak orang lain malah lebih galak daripada yang dirampas haknya.

Ada hal menarik lain yang juga saya amati. Jika ada pengendara mobil yang berhenti di sisi jalan sebelah kiri di perempatan tersebut (hingga menghalangi pengendara yang mau belok ke kiri), maka ia akan diklakson ramai-ramai –oleh para pengendara sepeda motor.

Yang sering mengalami hal ini biasanya sih mobil luar kota, dan pengendaranya tidak tahu bahwa sisi jalan itu diutamakan untuk kendaraan yang mau belok ke kiri.

Suasana jadi ramai sekali. Akhirnya mau nggak mau mobil itu harus belok ke kiri, meski mungkin sebenarnya ia hendak lurus atau belok ke kanan.

Sepertinya pengendara sepeda motor agak sensitif ya sama pengendara mobil😀

18 Responses to “Belok Kiri Jalan Terus”


  1. 1 Intan Sudibjo January 9, 2014 at 11:17 pm

    betul itu bos, jadi suka kesel juga kalo ada yang kaya gitu. Coba gk kaya gitu pasti macet bakal berkurang

  2. 3 lazione budy January 9, 2014 at 11:23 pm

    Keanehan zaman sekarang, yang salah malah yang marah-marah.
    haha..

    ngalah sajalah, pengendara di sini memang pada ngeyel.

  3. 5 duniaely January 10, 2014 at 12:53 am

    mungkin di sana semua hrs sekolah dan ujian mengemudi atau mengendarai Motor dulu ya bro, yg bener bener gitu, soalnya di sana SIM bisa sehari jadi , di sini minim 3 bulan bro, itu kl lulus kl nggak bisa berbulan bulan dan bisa jg nggak dpt SIM krn nggak lulus lulus, di sana amat sangat mudah buat dpt SIM beda sama di sini

  4. 7 pursuingmydreams January 10, 2014 at 1:01 am

    Jaman sekarang orang salah lebih ngotot😀 .

  5. 9 Budi Majid January 10, 2014 at 6:26 am

    Biasanya pengendara motor mau menang sendiri ga mau ngalah walaupun ia salah😛

  6. 11 nuel January 10, 2014 at 9:45 am

    Di Indonesia mah udah biasa fenomena yang salah malah lebih galak. Atau lebih tepatnya, galaklah lebih dulu, biar nggak diserang. Hukum alam berlaku… LOL

  7. 13 Ririn January 11, 2014 at 10:29 pm

    menarik sekali mas cerita nya. Memang benar bahwa pengendara sepeda motor itu nada nya tinggi, soalnya mereka udah kepanasan. Nah, kalau pengendara mobil kan nggak kepanasan, jadi mereka jarang marah-marah hehehe😀

  8. 15 Angga Kusuma Nugraha January 14, 2014 at 2:03 am

    alhamdulillah masih ada yang mau berenti saat lampu merah
    (walaupun ngalangin orang yang mau belok kiri juga sih)
    klo di perempatan deket tempat saya tinggal malah lampu merah udah gak dianggap
    mau warna apa aja tetep jalan

  9. 17 Pypy January 17, 2014 at 1:15 pm

    hahaha.. Kalo disini ga cuman pengendara motor yg sensi sama pengendara mobil.. Tapi nagkutan umum.. Wuihh.. Bisa rame bener jalanan kalo ada kendaraan yg berani2 ngalangin jalan kekiri :p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: