Murah dan Mahal

Ada yang bilang bahwa harga nggak menentukan kualitas barang. Tapi kenyataannya, produk atau jasa yang berharga mahal biasanya bagus kualitasnya, dan begitu pula sebaliknya.

Dalam hal ini tentu saja kita tidak bisa “memukul rata”. Kita tetap harus menggunakan seluruh pengetahuan kita untuk menilai apakah harga sebuah barang atau jasa sudah sesuai dengan nilainya atau tidak.

Beberapa waktu lalu saya beli sebuah kacamata renang. Harganya tengah-tengah, antara murah dan mahal. Sebenarnya ada pilihan lain yang lebih murah, tapi saya nggak membelinya karena takut kecewa. Saya juga nggak beli yang mahal, karena uang di kantong nggak cukup.

Saya cukup puas menggunakan kacamata renang itu. Tapi sayang, baru beberapa kali pakai, tali karetnya putus, dan nggak bisa diperbaiki.

Akhirnya saya beli kacamata renang lagi, kali ini beli yang harganya murah. Ini didorong oleh rasa kecewa saya akan kacamata sebelumnya, harganya tengah-tengah, tapi kualitasnya bodong. Mending beli yang murah sekalian aja, begitu pikir saya.

Tak disangka, kacamata renang murah ini rupanya sangat payah. Air kolam membanjiri mata saya meskipun saya sudah memakai kacamata itu. Akhirnya saya nggak memakainya lagi, sebab sama sekali nggak berguna.

Saya memutuskan untuk beli kacamata renang lagi, yang mahal sekalian aja. Ada teman saya yang punya, dan ia merasa puas.

Yah, ini jadi pelajaran buat saya. Lebih baik menabung agak lama untuk membeli barang yang berkualitas bagus meskipun mahal, daripada buru-buru beli tapi hanya mendapatkan barang murah berkualitas jongkok. Syukur-syukur bisa dapat produk murah meriah dengan kualitas “wah”, hehe….

27 Responses to “Murah dan Mahal”


  1. 1 nuel November 12, 2013 at 12:04 pm

    Yang bagus soalnya biaya produksinya tinggi sih

  2. 3 wi3nd November 12, 2013 at 12:22 pm

    tapi kenyataannya gitu sih ya ada harga ada barang

    klo diitung-itung beli yang murah baru pake sebentar rusak, beli lagi rusak kan sama aja buang uang
    lebih baik beli yang kualitasnya bagus jadi awet dipakenya🙂

  3. 5 Intan Sudibjo November 12, 2013 at 1:05 pm

    harga menunjukkan kualitas, ternyata benar🙂

  4. 7 mang yono November 12, 2013 at 1:13 pm

    harga tak bisa dibohongin ya, harga mahal pasti berkualitas eheheh

  5. 9 pursuingmydreams November 12, 2013 at 3:34 pm

    Saya paling suka beli barang “murah” tiap kali selalu kecewa, misal tali tas putus, pengharum ruangan yg hanya bertahan wanginya 1 hari, kaos kaki yg cepat bolong dll yg cepat rusak, tp tetap aja saya suka barang murah😀 .

  6. 11 Asop November 12, 2013 at 7:47 pm

    Langsung beli merek Speedo. Hehe😆

  7. 13 capung2 November 12, 2013 at 10:02 pm

    memang klo beli barang, sekalian aja yg udah punya merk bagus, jdi gag kecewa diakhirnya.

  8. 15 Sabda Awal November 13, 2013 at 4:14 am

    iya mas, lebih baik sabar dulu ,nabung, walau agak lama yang penting dapat barang yang bagus.

  9. 17 Ilham November 13, 2013 at 7:10 am

    emang biasanya sih gitu ya. ada harga ada barang. saya akan ingat nasehatnya. mending nabung dulu biar sekalian dapet yg bagus ya.

  10. 19 Danni Moring November 13, 2013 at 8:33 am

    bener ya, meski ada yang bilang harga ga menentukan kualitas..tapi kebanyakan fakta nya memang harga menentukan kualitas..makanya sy lebih baik belik mahal..tp tidak mau memaksakan diri juga klo lagi ga ada duit..dan barang yg dibeli meski barang yang bener2dibutuhkan, bukan laper mata :D…tp lihat barang juga, kira2 barangnya sepadan ga dengan harganya..kadang ada barang yang kita nilai seharusnya ga semahal itu..tp dijual ampun2 mahal nya hehehe

  11. 21 Pypy November 13, 2013 at 10:21 am

    Setuju, mending nahan bentar yg penting bagus😀

  12. 23 @hijriyan November 13, 2013 at 4:13 pm

    Setuju. Hmm tapi kalo ingin lebih hemat, beli barang yang benar-benar dibutuhkan saja🙂

  13. 25 nisa November 13, 2013 at 5:04 pm

    sebenarnya gak semua barang murah kualitas jelek, ada beberapa yang bagus juga. tapi kebanyakn yaa yg mahal emang bagus hehehehe. salam kenal ya..terima kasih sudah berkunjung ke blog saya🙂

  14. 27 partnerinvain November 16, 2013 at 9:40 pm

    barang murah juga bisa kelihatan marah tergantung orang yang make siiiy…heeehehehe…atau bisa sebaliknya…bagi wanita menemukan barang murah tapi berkesan mahal itu seperti menemukan harta karun


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: