[Review Buku] Wong nDeso itu Militan

Militansi itu baik, asalkan tahu cara transformasinya dan metamorfosisnya. Pengusaha, wartawan, dan orang-orang sukses itu harus militan. (Dahlan Iskan)

Meskipun buku yang sedang saya review ini menampilkan nama Dahlan Iskan, namun isinya sama sekali bukan kehidupan tentang menteri BUMN itu. Buku ini berisi pengalaman hidup muridnya, seorang pekerja keras yang berasal dari desa, Misbahul Huda.

Sang murid menerapkan prinsip hidup, falsafah, dan pesan dari Dahlan Iskan, gurunya. Dari situ, lahirlah kisah kehidupan yang sangat menarik dan inspiratif. Misbahul Huda pun menuliskannya dalam buku setebal 268 halaman ini.

Misbahul Huda dulunya adalah seorang aktivis kampus. Setelah lulus, ia bekerja kepada Dahlan Iskan yang merupakan mantan murid bapaknya di Magetan. Dahlan Iskan melihat potensi yang besar dari Misbahul Huda. Ia memandang bahwa anak muda ini cukup militan, hanya saja perlu diarahkan supaya militansi itu tidak menghasilkan sesuatu yang merugikan.

Dan benar saja, lewat proses coaching yang ia lakukan, Misbahul Huda mewujud menjadi sosok yang sangat berperan dalam memajukan dan membesarkan Grup Jawa Pos.

Pada awal bekerja di Grup Jawa Pos, Misbahul Huda hanya menerima gaji yang sangat kecil. Jumlahnya sangat tidak sebanding dengan gelar insinyur yang ia peroleh dari universitas ternama di negeri ini, UGM. Tapi, ia tetap melakoni pekerjaannya dengan ikhlas dan militan.

Menarik sekali menyimak kisah-kisah Misbahul Huda ketika menjalani pekerjaan yang berat. Belum lagi ia sering mendapat tugas untuk melaksanakan misi-misi yang ia sendiri bahkan merasa hampir tak sanggup melakukannya.

Namun, lewat kerja keras dan upaya yang militan, ia berhasil menyelesaikan semua misi itu dengan sukses. Semua kisah nyata itu bisa dibaca di bagian 4, mulai halaman 178.

Membaca buku ini membuat kita lebih menyadari pentingnya bekerja keras dan bekerja militan untuk menggapai impian.😀

****

IMG_20131026_102627

Judul: Wong nDeso itu Militan (Memoar Inspiratif Murid Dahlan Iskan)

Penulis: Misbahul Huda

Tebal: xx + 268 halaman

Tahun: 2013 (edisi revisi, cetakan ke-5)

Penerbit: Pena Semesta (PT. JePe Press Media Utama)

27 Responses to “[Review Buku] Wong nDeso itu Militan”


  1. 1 niee October 27, 2013 at 1:12 pm

    Waaahhh.. kalau aku pasti gak betah baca bukunya.. soalnya suka cuma novel fantasi😀

  2. 5 pursuingmydreams October 27, 2013 at 1:27 pm

    Kesimpulannya kesuksesan bisa dicapai dengan kerja keras ya?😀 .

  3. 7 Goiq October 27, 2013 at 11:54 pm

    terima kasih review nya..

  4. 9 capung2 October 28, 2013 at 12:34 am

    Buku yang pastinya bnyak memuat nilai-nilai yg menggugah dalam kehidupan ini.

  5. 11 vivi October 28, 2013 at 8:24 am

    pengennya gitu ya dit. kerja keras. tapi kadang suka kecil hati kalau kita merasa udah kerja keras tapi ga dihargai apalagi bayaran yg ga setimpal😦

    • 12 ditter October 31, 2013 at 9:38 pm

      Waduh…. hal kayak gitu memang nggak enak ya, Mbak…. Tapi mungkin lebih baik kita ikhlas aja. Siapa tahu ada hal baik dan besar yang menunggu kita di depan bila kita sabar😀

  6. 13 harumhutan October 28, 2013 at 10:11 am

    kebanyakan orang orang sukses itu kerja keras dulu ya ,hampir smua kisah yang saya baca bgitu🙂

    jatuh bangun..dll dan itu memang terbukti

  7. 16 giewahyudi October 28, 2013 at 11:15 am

    Oo Pak Misbahul Huda ini muridnya Pak Dahlan, pantas lah ya.. Daun tidak jatuh jauh dari dahannya. Hhehee

  8. 18 mamaniyya October 28, 2013 at 12:09 pm

    wahhh militan itu kepanjangan nya Memoar Inspiratif Murid Dahlan Iskan ya…
    bagus ya bukunya,,,, aq juga suka baca2 tentang dahlan iskan..
    review tentang anak muridnya pak dahlan…🙂 membuat aq termotivasi..

  9. 20 Yulita Widya Ningsih October 28, 2013 at 3:01 pm

    kerja keras memang harus di perlukan ya mas,kalau mau jadi orang sukses.
    bersakit2 dahulu bersenang2 kemudia😀

  10. 22 sabda awal October 28, 2013 at 4:40 pm

    kok rasanya reviewnya terasa nanggung ya mas,, heheh… kayak ada text missing gitu…

  11. 24 mang yono October 29, 2013 at 11:49 am

    kalau saya baca buku suka lihat gambar – gambarnya saja eheheh

  12. 26 asepharyono October 30, 2013 at 9:25 am

    Wah asyik juga nih ada anak muridnya Pak Dahlan Iskan menulis buku hiehieiehiee. Saya senang dengan artikel ini. Kawan kawan relawan Demi Indonesia Kalbar pasti akan senang membaca artikel ini. Hiehiheiheiehiehiee


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: