Hati-hati

Tadi siang (20/10), saya berhenti di lampu merah dalam sebuah perjalanan. Jalanan benar-benar penuh dengan kendaraan bermotor, salah satunya sebuah truk yang sangat besar. Di depan truk itu ada sebuah mobil, dan di antara keduanya ada jarak 1 hingga 2 meter.

Seorang pengendara sepeda motor menyalip-nyalip kendaraan lain, lalu masuk ke sela-sela/jarak tersebut. Di sana, ia menunggu lampu hijau menyala.

Tak disangka, saat lampu merah berganti hijau, truk besar itu bergerak maju, padahal sepeda motor di depannya belum maju karena masih terhalang mobil di depannya. Truk tersebut tanpa ampun melindas sepeda motor. Untung saja si pengendara motor sudah lebih dulu melompat ke depan sehingga ia selamat.

Usut punya usut, ternyata si supir truk besar tidak mengetahui bahwa ada sepeda motor di depannya. Truk itu sangat besar, dan posisi si supir begitu tinggi. Sepeda motor tersebut berada di luar jangkauan penglihatan si supir truk. Posisi sepeda motor terlalu dekat dengan moncong truk.

Selanjutnya masalah ini diselesaikan dengan bantuan polisi lalu lintas. Saya tidak tahu kelanjutannya karena harus melanjutkan perjalanan.

****

Saat ini kendaraan bermotor semakin banyak, dan jalanan semakin penuh saja. Sayangnya, tidak semua pengendara mengetahui dan memahami aturan-aturan di jalan yang notabene tidak tertulis, misalnya tentang menyeberang, etika menyalip, aturan menjaga jarak, dan sebagainya.

Mau tidak mau kita memang harus lebih sabar dan ekstra hati-hati, ya….

33 Responses to “Hati-hati”


  1. 1 Danni Moring October 21, 2013 at 9:01 am

    wah serem banget ya..iya pengendara motor ataupun mobil, kita klo dijalan harus hati2 ya..

  2. 3 vivi October 21, 2013 at 9:40 am

    aku ngeri bayanginnya. entah apa jadinya klo pengendara motornya ga sigap. tapi ya itu, klo kata omku, berkendara itu ga bisa pake hati tapi harus sesuai undang-undang. peringatan buat kita ya🙂

  3. 5 Yulita Widya Ningsih October 21, 2013 at 10:08 am

    sering banget kejadian seperti itu mas,memang kalau truknya besar jelas tidak terlihat kalau ada sesuatu tepat di depan moncongnya. lebih berhati2 dalam berkendara apapun kendaraannya..

  4. 7 mang yono October 22, 2013 at 4:12 am

    serem banget ceritanya sob… tentunya harus berhati – hati di jalanan pada saat menyalip atau jangan sampai menerobos jalur Bus Transjakarta karena banyak kejadian…

  5. 9 sabda awal October 22, 2013 at 11:38 am

    wah, harus hati-hati, lebih aman di belakang truk aja ya mas.. saya aja takut kalau mau nyelip truk, khawatir si supir ngga ngelihat, saya bisa jadi aspal nantinya

  6. 11 nuel October 22, 2013 at 12:31 pm

    Ckckckck, kebiasaan pengendara motor, suka menganggap dirinya raja di jalanan.. -__-

  7. 13 Pypy October 22, 2013 at 1:27 pm

    Seremmm banget yah sampe gak keliatan gituu, berarti kudu lebih waspada nihh..

  8. 15 duniaely October 22, 2013 at 1:30 pm

    duh … serem juga ceritanya ya bro

  9. 17 arip October 23, 2013 at 3:02 pm

    Suka takut emang kalau berkendara deket2 sama truk gede.

  10. 19 Angga Kusuma Nugraha October 24, 2013 at 10:26 am

    kita hati-hati saja terkadang orang lain tidak hati-hati sehingga terjadi kecelakaan, apalagi klo kita gak hati-hati🙂

    sebisa mungkin berkendara dengan aman ya mas🙂

  11. 21 Rawins October 24, 2013 at 10:20 pm

    Tak bisa sepenuhnya nyalahin sopir truk. Semestinya kita sadar kalo kendaraan besar punya banyak titik buta yang tak terlihat baik secara langsung maupun lihat spion. Di tambang saja semua kendaraan kecil musti pake safety flag yang menjulang tinggi biar kelihatan oleh operator alat berat plus setumpuk SOP yang musti dipahami oleh pengemudi.

    Makanya aneh kalo orang kota yang katanya beradab kalah tertib oleh orang hutan yang katanya biadab dalam hal aturan berkendaraan

  12. 23 pursuingmydreams October 24, 2013 at 10:59 pm

    Lebih baik tidak berada didepan atau belakang truk / bus, bahaya. Lbeih baik disamping, atau mendahulukan truknya lewat duluan.

  13. 25 giewahyudi October 25, 2013 at 1:00 am

    Kan di semua truk besar itu ada tulisannya JAGA JARAK, jadi ya salahnya pengendara motor itu. Untungnya gapapa..

  14. 27 MENONE October 25, 2013 at 5:07 pm

    waduuuhhh trags banget gan……. untung pengendara motor selamat….

  15. 29 Ririn October 26, 2013 at 5:08 pm

    Iya harus hati-hati kalau berkendara di jalan raya. Soalnya nyawa cuma 1 mas hmmm🙂

  16. 31 Agfian Muntaha October 29, 2013 at 12:21 pm

    trus gimana nasib motornya? kasihan kalau supir truknya harus ganti, gajinya gak seberapa😥


  1. 1 Hati-hati di Jalan | Catatan gado-gado Trackback on February 21, 2014 at 8:22 am
  2. 2 Hati-Hati dan Waspada | Catatan sehari-hari Trackback on February 27, 2015 at 9:36 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: