Doa sang Juara

imagesDi sebuah pertandingan final balap mobil mainan, suasana tampak ramai. Ada 4 anak yang berlomba untuk menjadi yang terbaik. Mark adalah salah satunya.

Mobil mainan Mark terlihat jauh lebih sederhana dibanding 3 finalis lainnya. Tapi, ia bangga dengan mobilnya, sebab merupakan buatan sendiri. Ia juga merawatnya dengan tekun. Tidak heran bila mobilnya mampu mengalahkan para peserta lain saat babak kualifikasi.

Lomba final hendak dimulai. Sebelum wasit mengangkat tangan, Mark meminta waktu sejenak untuk berdoa. Lantas ia pun memanjatkan doa dengan khusyuk selama beberapa menit. Selesai berdoa, ia terlihat semakin mantap.

Orang-orang bersorak-sorai saat mobil mainan masing-masing finalis melaju dengan kencang di sirkuit yang melingkar. Ada satu mobil yang bergerak paling cepat dan berada paling depan. Mobil itu terlihat sederhana. Ya, itu adalah mobil Mark.

Pertandingan berjalan seru. Mark akhirnya berhasil menjadi pemenang. Ia dielu-elukan oleh para penonton. Mark maju ke panggung dengan bangga untuk menerima hadiah dan piala.

“Ini dia juara kita Mari kita beri tepuk tangan yang meriah!” sambut pembawa acara. “Tadi pasti kamu berdoa supaya bisa menang, bukan?” tanyanya kepada Mark.

Mark terdiam sejenak. Lantas ia berkata, “Rasanya tidak adil bila aku meminta kepada Tuhan agar aku bisa menang dan mengalahkan orang lain. Aku hanya memohon kepada-Nya supaya diberi kekuatan bila kalah sehingga aku tidak menangis.”

Semua hadirin terdiam sebentar mendengar jawaban Mark. Sejurus kemudian mereka bertepuk tangan dengan meriah. (berbagai sumber).

****

Dalam sebuah kompetisi, kalah dan menang merupakan hal yang biasa. Jadi, seharusnya pada pemilihan kepala daerah tidak perlu ada kisruh-kisruh yang muncul akibat tidak bisa menerima kekalahan dengan lapang dada. Kekalahan memang pahit dan mengecewakan. Maka dari itu, kita perlu meminta kepada Tuhan agar diberi kekuatan.

11 Responses to “Doa sang Juara”


  1. 1 nuel July 12, 2013 at 7:52 am

    ijin koopas yah….

  2. 2 ryan July 12, 2013 at 8:53 am

    sering baca tapi tetap senang baca lagi dan lagi.

  3. 3 Erit07 July 12, 2013 at 12:21 pm

    Salut sama doa si Mark..

  4. 4 yisha July 12, 2013 at 7:50 pm

    wuih…..yisha pengin menang ngga ya?

  5. 5 arip July 12, 2013 at 8:38 pm

    Dicoba ah entar, semoga bisa sesukses Mark.

    • 6 ditter July 13, 2013 at 1:47 pm

      @Nuel: Silakan😀

      @Ryan: Pesannya bagus soalnya mas, hehe….

      @Erit07: Sippp….

      @Yisha: Harusnya sih pengen….😀

      @Arip: Amin!

  6. 7 lazione budy July 13, 2013 at 12:49 am

    Pernah baca dimana ya? Lupa, sudah lama.
    eh kalau ga salah majalah Annida tahun 90-an pernah memuat cerita ini.
    Jangan remehkan kekuatan doa.

  7. 8 harisspirit July 13, 2013 at 10:27 am

    Mark sangat bijak, tapi kalau saya berdoa tetap untuk menang dan ini adil. Karena yg lain pun berhak berdoa demikian🙂

  8. 9 ditter July 13, 2013 at 1:49 pm

    @Lazione: Iya, itu memang cerita lama banget, trus saya ceritakan lagi di sini, hehe….

    @Harisspirit: Yap, doa apa pun, itu pilihan masing-masing🙂


  1. 1 Kelinci dan Kura-kura | Catatan gado-gado Trackback on January 4, 2014 at 2:57 pm
  2. 2 Menikah & Menjadi Pengusaha | Catatan gado-gado Trackback on April 2, 2014 at 7:54 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: