Perawatan Barang

Setiap ingin membeli barang tertentu, pernahkah terpikir dalam benak kita apakah nanti kira-kira bisa merawat benda tersebut? Sebab, berbagai rutinitas sehari-hari sering kali membuat kita lupa untuk merawat barang-barang milik kita sendiri. Padahal, perawatan sangatlah penting untuk memperpanjang nilai guna suatu barang.

Kalau kita renungkan, pemerintah kita sepertinya mudah sekali menggelontorkan dana untuk pengadaan-pengadaan fasilitas umum. Tapi sayangnya hal itu tidak dilanjutkan dengan perawatan yang baik. Ditambah lagi masih banyak masyarakat kita yang senang merusak berbagai fasilitas umum.

Pernah saya mendiskusikan hal ini kepada salah seorang kawan. Katanya sih alasan utamanya adalah barang-barang sekarang banyak yang murah. Jadi kalau ada barang yang rusak, tinggal beli baru lagi. Kalau lebih mementingkan perawatan, biayanya bisa jadi lebih mahal.

Saya sendiri melihat ada alasan lain yang mendorong kita untuk lebih mudah membeli daripada merawat. Secara psikologis, membeli barang baru jauh lebih menyenangkan (dan memuaskan) daripada merawat barang yang lama.

Saya punya kawan lain yang merawat barang-barang lainnya dengan baik. Saya perhatikan barang-barangnya bukanlah barang mewah berharga mahal, bahkan cenderung kuno. Misalnya laptop, ponsel, sepeda motor, dan sebagainya. Tapi semuanya terlihat sangat terawat. Fungsinya masih sangat optimal. Terus terang saya sangat terinspirasi olehnya, hehe….

Saya merasakan betul, merawat barang sendiri memang melelahkan. Tapi kalau kita bertahan, rasa lelah itu mungkin akan terbayar oleh rasa puas saat menyaksikan barang-barang tersebut begitu awet dan terawat🙂

7 Responses to “Perawatan Barang”


  1. 1 honeylizious December 14, 2012 at 2:51 am

    Hani paling nggak pinter ngerawat barang mudah2an tahun 2013 bisa lebih merawat barang -_-

  2. 2 Vicky Laurentina December 14, 2012 at 8:51 am

    Barang yang paling susah dirawat oleh saya adalah lipstik. Belinya mahal, tapi entah kenapa cepat habis. Jadi aja harus beli lagi deh..😐

    • 3 ditter December 14, 2012 at 5:40 pm

      @Mbak Hani: Itu resolusi untuk tahun 2013 ya, Mbak. Hehe….

      @Mbak Vicky: Wuih, itu cara makenya harus diubah Mbak biar hemat. Jangan diolesin gitu, tapi ditempel2in aja, hahaha….

  3. 4 niee December 16, 2012 at 10:39 am

    kalau aku termasuk jarang merawat deh >.< tapi aku lebih berfikiran untuk menjaga barang tersebut pada saat dipake. Misalnya kalau laptop gimana mencharge yang baik agar laptop gak gampang panas, dll gitu. (eh itu termasuk ngerawat gak? Gak juga kan sepertinya, hehehe )

  4. 5 ruri December 16, 2012 at 12:24 pm

    saya belajar seni menghargai dan merawat barang dari almarhum bapak saya yg dulu telaten banget merawat vespa Piaggio tuanya. vespa itu selalu kinclong mulus dan suara mesinnya halus. :’)

  5. 6 Indi December 17, 2012 at 9:55 pm

    menurutku kenapa ada orang yg “susah” merawat barang karena sense of belonging dia kurang. coba kalau rasa memiliki dia tinggi, pasti selelah apapun dia jaga🙂 kamarku sederhana, isinya juga kebanyakan barang murah. tp aku sayang dan menghargai karena disanalah tempat aku beristirahat, jadi aku bersihkan setiap hari dan diatur ulang setiap minggu🙂


  1. 1 Layar Sentuh | Catatan gado-gado Trackback on April 14, 2014 at 12:20 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: