Pelajaran Dari Head Hunter :D

Tidak pernah terbayangkan dalam benak saya sebelumnya bahwa ternyata ada pekerjaan bernama “head hunter”. Ya, sesuai dengan namanya, job desc head hunter adalah “memburu” para profesional (yang biasanya berkualifikasi tinggi) demi memenuhi “pesanan” perusahaan tertentu.

Untuk menghadapi ketatnya persaingan di dunia bisnis, perusahaan memang sangat membutuhkan karyawan yang memiliki kualitas terbaik. Dengan memiliki karyawan yang full skill seperti itu, perusahaan bisa melesat maju jauh mengungguli para pesaingnya.

Berhubung mencari dan mendapatkan karyawan dengan kualifikasi tinggi bukanlah hal yang mudah, bahkan sangat merepotkan, maka perusahaan membutuhkan jasa pihak yang mampu memenuhi tugas itu. Dalam hal ini, pihak yang dimaksud adalah head hunter.

Sampai sini, ada sebuah pelajaran penting yang bisa saya ambil. Ya, lihatlah, karyawan yang full skill dan memiliki kualitas pribadi yang baik, sebenarnya tidak perlu repot-repot mencari pekerjaan yang mampu mendatangkan gaji yang tinggi. Kenapa demikian? Karena justru pekerjaanlah yang akan “mengejar-ngejar” mereka.

Sebaliknya, bagi pekerja yang tingkat kemampuannya pas-pasan, maka mereka akan tergerus oleh persaingan yang begitu ketat dan berat. Bahkan mungkin mereka akan gentar duluan ketika melihat iklan lowongan pekerjaan yang saat ini kebanyakan mensyaratkan kualifikasi yang lumayan tinggi.

Ini bisa menjadi sebuah pesan bagi teman-teman yang sedang kuliah atau baru saja bekerja. Bagi yang sedang kuliah, yuk belajar yang rajin dan perbanyak relasi dengan tekun mengikuti beragam kegiatan dan organisasi. Manfaatkanlah kesempatan kuliah itu sebaik-baiknya untuk mendapatkan dan mengembangkan skill yang diperlukan.

Sementara bagi yang baru saja bekerja setelah lulus sekolah/kuliah, yuk kita bekerja sebaik-baiknya. Sekalian belajar dan menambah pengalaman demi meningkatkan kualifikasi kita. Jangan lupa juga untuk memperbanyak relasi dengan berbagai cara, misalnya giat memenuhi undangan acara tertentu dari perusaaan rekanan. Semangat!🙂

Oh iya, bila ada teman-teman yang tahu informasi mengenai head hunter, boleh lho di share di sini. Terus terang saya sendiri belum mengetahui secara mendalam apa itu sebenarnya head hunter….

32 Responses to “Pelajaran Dari Head Hunter :D”


  1. 1 misstitisari February 9, 2012 at 6:54 pm

    saya sendiri baru tahu tentang head hunter tahun lalu, garagara seorang klien ada yang mau mengembangkan usahanya di Indonesia, jadilah saya dimintakan bantuan untuk mencarikan head hunter yang bisa men’suplai’ tenaga kerja yg mereka inginkan
    saya sendiri masih agak bingung, bedanya apa sih head hunter ini sama outsourcing2 yang bertebaran di sini, ya karena saya ngga ikut meeting waktu itu, jd agak kurang mendalami juga head hunter itu seperti apa

  2. 2 puchsukahujan February 9, 2012 at 9:38 pm

    baru denger ada istilah semacam itu
    jadi pengin cepet-cepet kerja, sepertinya dunia kerja itu seru ya?!😀

    # mendadak ingat skripsi😆

  3. 3 Cucu Hermawan February 9, 2012 at 11:56 pm

    Wah, kalo sudah nemu head hunter, bagi-bagi info ya..😀

    • 4 Ferry July 3, 2012 at 10:16 pm

      Ada 1 Perusahaan sejenis dengan Kualifikasi yang lumayan bagus, sistim kerjanya sama dengan Head Hunter.
      info lebih coba sms aja 085691960984

  4. 5 elfarizi February 10, 2012 at 12:49 am

    Baru dengar … kirain apaan … “pemburu kepala” serem juga hehe😀
    Harus docari tahu nih … betul kata Mbak Mistisari, apa bedanya sama outsourcing …
    Tapi mungkin kalo head hunter mencari yang berkualitas tinggi, sedangkan outsourcing berkesan “asal comot” yang penting ada tenaga yang bisa menguntungkan bagi mereka😀

  5. 6 zilko February 10, 2012 at 5:29 am

    Ya, aku memang pernah dengar sih perusahaan semacam head hunter seperti ini. Ini bisa dibilang semacam “agen” gitu bukan sih? Jadi yang butuh pekerjaan juga bisa mencari pekerjaan dengan memasukkan datanya ke perusahaan head hunter itu. Jadi kalau ada perusahaan yang membutuhkan kualifikasi yang pas, langsung “dicomblangin” deh *halah, apaan sih? hahaha😆 *

    • 7 Ditter February 17, 2012 at 5:50 pm

      @Misstitisari: Ooh… iya sih, tampaknya istilah head hunter ini masih tergolong baru, ya. Setahu saya sih head hunter khusus mencari tenaga kerja yg berkualifikasi tinggi, semacam manajer dan pemimpin gitu….

      @Puchsukahujan: Haha… Ayo selesaikan skripsinya!🙂

      @Cucu Hermawan: Lho, saya kan nggak lagi nyari head hunter, Bang….

      @Elfarizi: Betul.. betul… setahu saya head hunter memang khusus mencari para pemimpin atau manajer gitu….

      @Zilko: Mmm… mungkin bisa dibilang agen, soalnya memang cara kerjanya hampir seperti itu, hehe…. CMIW.

  6. 8 Falzart Plain February 10, 2012 at 11:13 pm

    Head hunter, kayaknya seru tuh. Dan kayaknya seru BANGEET kalau sampai dikejar-kejar Head hunter.

  7. 9 Ely Meyer February 11, 2012 at 3:48 am

    aku malah baru tahu tentang head hunter dr postinganmu ini🙂

    blogmu tak link ya

  8. 10 mobil butut February 11, 2012 at 9:30 am

    head hunter sendiri suatu profesi yg langka di negeri ini, butuh keterampilan personal.
    atau seperti management artis gitu ya?🙂

  9. 11 Terapi Qolbu February 11, 2012 at 8:51 pm

    head hunter?…baru dengar juga, pengen jadi head hunter.

  10. 12 bensdoing February 11, 2012 at 10:52 pm

    kalo sya jadi teringat ama film series “hunter” yg pernah ditayangkan di salah satu stasiun tv kita….

    • 13 Ditter February 17, 2012 at 5:54 pm

      @Falzart Plain: Betulll… seru banget pasti Sob kalau sampai dikejar-kejar head hunter. Itu berarti kualifikasi kita tinggi😀

      @Ely Meyer: Sipp… silakan dilink, Mbak. Terima kasih🙂

      @mobil butut: Iya sih, head hunter tampaknya memang masih belum populer di negeri ini🙂

      @Terapi Qolbu: Mendingan jadi orang yg dikejar-kejar head hunter, hehe….

      @Bensdoing: Hahaha… sekilas namanya memang mirip ya, Sob. Hehe….

  11. 14 tuaffi February 12, 2012 at 1:15 am

    Saya malah baru tahu ada head hunter dari tulisan ini. hehe.. terimakasih ilmunya.🙂

  12. 15 giewahyudi February 12, 2012 at 12:49 pm

    Head hunter itu kalau dari namanya kayak pemburu di hutan.. Hutan perkantoran kaliii..🙂

  13. 16 Susu Segar February 12, 2012 at 7:06 pm

    sampe saat inipun aku masih bingung bang skill ku ntu apa. . .. .

  14. 17 Ipras February 12, 2012 at 10:14 pm

    Hm… baru dengar ada istilah head hunter, tapi apa mungkin maksudnya adalah seperti yang ada di artikel ini? http://adiitoo.com/2012/02/12/yogyakarta-2-semua-mahasiswa-sama-ngeyel/

    Maaf Mas kalau ada link-nya hehe…😛

  15. 18 kakaakin February 13, 2012 at 7:48 pm

    Head hunter?
    Mungkin kalau dalam perjodohan dia semacam mak comblang ya…
    Mencari2 tenaga kerja bagus untuk dilamar perusahaan bagus ya…?😀

    • 19 Ditter February 17, 2012 at 5:57 pm

      @Tuaffi: Sama-sama….🙂

      @Giewahyudi: Hahha… iya….😀

      @Susu Segar: Semangat! Setiap orang pasti punya keunggulan skill masing-masing🙂

      @Ipras: Iya, Sob. Nggak apa-apa kok naro link di sini, hehe….

      @Kakaakin: Setahu saya sih head hunter mencari tenaga kerja yg bagus krn memang mendapatkan pesanan dari perusahaan….

  16. 20 ibnu ch February 14, 2012 at 5:00 am

    saya malah baru denger tentang istilah head hunter..heeee(*kuper stadium 4)

  17. 21 Mas Jamal February 15, 2012 at 10:51 pm

    Wah seharusnya yang mempunyai skill nggak usah diburu perusahaan pasti dapat job. Buat aja portfolio. Pasti langsung di cari orang deh dan tentu saja profit 100%, hehe…

  18. 22 Hanif Mahaldi February 16, 2012 at 10:30 am

    wah, pasti sibuk ya cari yg sesuai kualifikasi perusahaan itu seperti apa, soalnya orang berkualitas di Indonesia jumlahnya juga banyak.

    • 23 Ditter February 17, 2012 at 5:59 pm

      @ibnu ch: Hahaha… saya juga belum lama ini kok, Sob, taunya, hehe….

      @Mas Jamal: Betul.. betul…😀

      @Hanif Mahaldi: Mmm… bisa jadi begitu, Mas. Hehe….

  19. 24 Ferry July 3, 2012 at 10:19 pm

    Ada di Jakarta, 1 Perusahaan serupa seperti HEAD_HUNTER..
    buat yang mau info bisa call/sms
    aja di (0856 9196 0984)

  20. 25 Edho January 31, 2013 at 12:41 am

    Head hunter itu nama lainnya itu konsultan rekrutmen. Saya bekerja di bidang tsb. Bedanya dgn outsourcing adalah kalo head hunter hanya mencari anda, interview dan memperkenalkan anda dengan klien. Nego gaji dan status karyawanpun dgn perusahaan klien. Kalo outsourcing kan karyawan suatu perusahaan rekrutmen yang dipekerjakan di perusahaan klien, bukan status karyawan perusahaan tmpt bekerja.

    Head hunter mencari profesional diatas 2-3 tahun. Kebanyakan untuk level Supervisor up. Tapi ga usah takut untuk level staff pun banyak.

    Maka dari itu, teman-teman kalau lulus kuliah dan bekerja jangan langsung mikir ga enaknya bekerja karena alasan gaji kecil dan blm sesuai.
    Coba tekuni bidang tersebut di suatu perusahaan 2-3 tahun, setidaknya anda tahu bgmn bidang tersebut bekerja.

    Jangan suka pindah2 kerja hanya hitungan bulan, selain cv tidak oke. head hunter pun males meliriknya. kenaikan gaji andapun jd tidak increase besar.
    Banyak kok orang yg grade up posisi dari Staff sampe Manajer itu dari head hunter.

    Oke deh. Sukses ya teman. Kalo ada yg mau ditanya, email aku aja. thanks

    • 26 Cherrah February 8, 2013 at 12:54 am

      Halo mas Edho, saya cherrah, salam kenal.
      Saya baru saja menikah dengan expat dan suami saya dari eropa saat ini sedang mecari pekerjaan di indonesia khususnya jakarta, apa boleh mas kontak saya di cherrahp@yahoo.com untuk bisa kita berkomunikasi dengan lebih jelas, kebetulan kan mas edho bekerja di bidang ini.
      Terima kasih banyak dan saya tunggu balasannya.

      Salam,
      Cherrah

    • 27 chandra wirawan September 8, 2014 at 10:13 am

      Saya tertarik untuk memasukkan resume / CV saya ke head hunter. Tolong email ke ch8ra76@yahoo.com untuk komunikasi lebih lanjutnya mengenai cara menggunakan jasa headhunter

  21. 28 Cherrah February 8, 2013 at 12:58 am

    Halo mas Ditter,
    Salam kenal,
    Saya permisi numpang kontak mas edho disini yaaa,🙂
    Thanks buat kesempatannya…

    Salam,
    Cherrah

  22. 29 novi February 23, 2013 at 12:33 am

    Bbrp hari yg lalu aku apply cv ke salah satu perusahaan dan ga lama kemudian aku di tlp perusahaan XXX utk interview ketika aku liat di document ternyata aku tdk pernah melamar ke perusahaan XXX saking penasarannya maka aku dtg ke ktr tsb. Ternyata perusahaan yg aku datangin bergerak head hunter mrk sih blg bukan outsourching. Mrk menyuruh aku spy menceritakan pengalaman kerja dan tugasnya selain itu psikotes di lakukan. Akhirnya skrg sy jd tau perusahaan head hunter itu apa ternyata perusahaan head hunter itu adalah perusahaan consultant psikologi

  23. 30 Rea May 10, 2014 at 7:51 pm

    Saya sudah 2 kali dapat pekerjaan dari head hunter, awalnya saya juga gak tau mereka dapat resume saya dari mana. Sebelumnya setelah lulus kuliah S1 saya sempat kerja di salah satu top 4 Kantor Akuntan Publik International setelah kerja 3,5 tahun saya resign dan melanjutkan sekolah S2 ke Aussie, di sana saya kerja sambilan di Kantor Management Consultant,salah satu kliennya adalah perusahaan publik yang saat itu mau go live di BEI, feeling saya siyh mereka dapat resume saya dari situ. Setelah saya hampir lulus S2, mereka menghubungi saya minta update resume, dan saya kirimin tanpa ada pikiran aneh2, yan nothing to loose lah. Kurang lebih 2 bulan setelah itu saat saya udah balik ke Indonesia, mereka kirim e-mail dan ajak ketemu untuk dinner, ternyata mereka lagi cari orang untuk clientnya, perusahaan US, Management Consultant, dengan divisi yang baru yang akan handle special project perusahan client yang lagi mau akuisisi perusahaan pertambangan di Indonesia, tapi saya based di Singapore, saya kerja di perusahaan ini selama 4 tahun, dengan spesialisasi Merger and Acquisition. Saya gak keluar biaya apapun, karena pas interview dengan user di Singapore semua sudah disiapkan tiket, akomodasi dan makan untuk 4 hari, nginapnya di hotel bintang 5 di kawasan Orchard yang kesohor itu, tepat di seberang kantor perusahaan consultant ini, setelah diterima pun, semua urusan relokasi pun diatur sama perusahaan ini dan head hunter, mulai dari temporary accomodation (tinggal di hotel dekat kantor itu selama 1 bulan free), tiket, container, departure induction, city tour, cari apartemen, dll. Urusan tempat tinggal, dan cuti tahunan pun dibayarin sama perusahaan tempat saya bekerja, Apartement dibayarin 100%, kita hanya nanggung utilitiesnya aja, trus dapat tiket pp pulang pergi untuk liburan setahun dua kali ke Indonesia, selain Pension Fund dan Life Insurance, trus In and Out patient health insurance.

    Setelah itu saya dapat pekerjaan sekarang pun dari perusahaan head hunter yang lain, tapi bukan head hunter sebelumnya, ini head hunter lain yang bekerja untuk clientnya, perusahaan oil and gas global, based di Manila. Dengan head hunter ini juga lumayan sama siyh, saya interview di Singapore dengan user dan karena ini perusahaan US, saya dikirim untuk interview dengan Head of Global di US, semua tiket, akomodasi, dll disiapkan oleh mereka, bahkan karena saya ke US dalam musim dingin yang lagi dingin2nya, mereka bahkan kasih saya uang untuk beli coat dan pakaian untuk winter. Setelah 2 minggu pulang dari US, mereka confirm ok, trus head hunter menghubungi saya kembali untuk mempersiapkan semua dokumen yang dibutuhin, trus mereka arrange semuanya dari tiket, temporary accomodation, container dll. Sekarang saya sudah bekerja dengan perusahan ini selama hampir 3 tahun.

    Bedanya head hunter dengan out sourcing adalah head hunter biasanya adalah bisa perusahaan/perorangan yang menawarkan jasa kepada kliennya untuk mencarikan Experienced Professional di bidang2 tertentu yang dibutuhin sama clientnya (biasanya untuk bidang pekerjaan yang spesifik), ketika kita “diikat” sama head hunter ini, mereka gak akan minta persentase apapun kepada orang yang mereka cari, tapi mereka akan dapat kompensasi dari perusahaan yang mempekerjakan kita (ada perhitungan spesifiknya tergantung kontrak yang disepakati head hunter sama employer kita).

    Sedangkan kalo outsourcing, kamu bekerja di suatu perusahaan yang bekerja mensupply tenaga kerja, biasanya tenaga kerja yang pekerjaannya basic skills, misalnya operator pabrik, teknisi, tenaga administrasi, tenaga keamanan, tenaga kebersihan, atau teller. Kenapa? Karena posisi ini pada dasarnya dianggap gak butuh skills dan pendidikan khusus, semua orang bisa melakukannya. Dan posisi yang ditawarkan bukan permanent employee, alasan banyak perusahaan menggunakan tenaga kerja outsourcing ini adalah karena mereka biasanya mau fokus ke main core business, sedangkan posisi2 itu dianggap cuma akan jadi expense, karena secara long term recovery costnya bisa dibilang nyaris Nol, jadi biasanya mereka prefer untuk pake tenaga kontrak/outsourcing. Karena kalo tenaga kerja kontrak/outsourcing, perusahaan gak perlu mikirin benefit, misalnya Jamsostek, health insurance, allowances dll.

  24. 31 Arifin February 15, 2015 at 2:38 pm

    Terima kasih informasinya sangat berguna bagi saya yang saat ini masih terjebak di outsourcing.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: