Postingan dari Jember

Wah, udah lama lumayan lama nggak ngeblog. Sebenarnya sebulan terakhir ini saya lebih suka blogwalking daripada bikin postingan. Dan karena satu dan lain hal, minggu ini saya jarang buka blog. Jadi, blog teman-teman yang selama ini biasa saya kunjungi pun belum saya sambangi lagi, termasuk blog teman-teman yang sudah berkomentar di sini. Maaf ya, tapi saya akan tetap berusaha menjaga silaturahmi ini🙂

Nah, pas bikin postingan ini, saya lagi nggak di rumah, juga nggak lagi di kos. Lalu, di manakah saya? Yah, teman-teman bisa menebaknya berdasarkan judul tulisan ini, hehe…. Yups, saat ini saya lagi berada di Jember, kampung halaman ayah saya. Untunglah sinyal modem saya di sini bagus, jadi bisa online🙂

Sudah sejak lama kami sekeluarga berencana mengunjungi nenek di Jember. Tadinya sih mau ke sini pas lebaran kemarin. Tapi setelah mempertimbangkan beberapa hal, akhirnya nggak jadi. Kami pikir lebih baik keberangkatan ke Jember ini ditunda beberapa hari dulu.

Hikmahnya, paling nggak jalanan lebih lengang dibanding pas musim lebaran. Ini lumayan penting, supaya ayah saya nggak terlalu lelah ketika nyetir. Ya, kami memang menyewa mobil (tanpa sopir) untuk berangkat ke Jember. Biar lebih santai dan nyaman. Ayah saya didapuk jadi sopir tunggal, sebab saya dan kakak saya nggak bisa nyetir. Hiks. Sedih juga, sih.

Meski nggak bercita-cita punya mobil pribadi (mobil sudah terlalu banyak di jalan2 kota), tapi saya sangat berharap bisa nyetir, sebab dalam kondisi tertentu, kemampuan itu sangat bermanfaat. Insya Allah, suatu saat saya akan belajar nyetir mobil.

Ayah saya tampak bahagia banget bisa pulang ke Jember, bisa bertemu dengan ibundanya tercinta. Apalagi ternyata ada beberapa saudara yang juga pulang ke kota kecil ini. Komplet sudah kebahagiaannya. Ayah saya ini memang seneng banget kumpul-kumpul sama “keluarga Jember”. Kalau ada salah satu yang mampir ke rumah, senengnya nggak ketulungan. Saya melihat, keluarga Jember inilah dunianya.

Saya pribadi biasanya suka dapat semangat tersendiri setelah pulang dari Jember dan ketemu saudara-saudara di sini, yang kebanyakan adalah orang-orang keren yang sukses karena bekerja keras. Mantap.

Semoga kali ini saya bisa mendapatkan semangat yang lebih lagi, dan bisa lebih awet lagi di hati. Amin….🙂

15 Responses to “Postingan dari Jember”


  1. 1 Suke semarang September 19, 2011 at 7:39 am

    Hmmm…. Gaji pertama saat kerja waktu itu habis cuman buat perpanjangan sim c, dan buat sim a, padahal, gak punya mobil, nyetir juga gak bisa, gak ada temen yang ditraktir, mereka protes, kubilang, sebelum sim a ini habis masa berlakunya, aku sudah punya mobil, ajaib, dua tahun kemudian, bisa punya mobil, semangat bro,

    • 2 Laptop terbaru September 21, 2011 at 2:54 am

      Kekuatan impian dan niat ikhlas memang bisa mendorong seseorang mendapatkan apa yang diimpikannya.. sepakat mas..
      Oiya mas ditter ke Jember ya? aq skrang lagi di Jbr mas.. tapi bukan asli jbr juga ..hehe slm kenal

  2. 3 Vicky Laurentina September 19, 2011 at 5:25 pm

    Wah, sayang aku nggak pulang ke Jember ya, karena tahun ini giliranku lebaran sama keluarganya nyokap. Mudah-mudahan suatu hari nanti kita bisa ketemu lagi ya, Dit, ya.🙂

  3. 4 Agung Rangga September 19, 2011 at 7:20 pm

    wah, di Jember ya~😯
    pengen sekali-sekali ke sana~😳

  4. 5 niee September 20, 2011 at 6:47 pm

    Iya dit,, bisa nyetir itu perlu jg loh. Soalnya kadang ada beberapa keperluan (ya seperti mudik ini) yang memaksa kita punya keahlian menyetir. Lagian gak perlu juga punya mobil baru nyetir kan🙂

  5. 6 pelancongnekad September 21, 2011 at 12:27 pm

    wah asik nih lagi mudik
    kemarin saya juga mudik ke Ambon,
    dan yang jadi masalahnya, di kampus saya ga ada sinyal
    wkwkwkkw..warnet pun letaknya jauh..
    faktanya, saya lepas landas dari Ambon tepat 2 hari sebelum kerusuhan antarkampung pecah..(hanya 2 kampung ya, bukan seluruh Ambon seperti beberapa tahun kemarin)
    tapi alhamdulillah sekarang udah kondusif😉

  6. 7 pelancongnekad September 21, 2011 at 12:29 pm

    ralat gan, kata ‘kampus’ di kalimat “dan yang jadi masalahnya, di kampus saya ga ada sinyal” diganti ‘kampung’..
    hehehe..tadi pas nulis, pikiran saya lagi terbang-terbang diantara skripsi sih.😉

  7. 8 Asop September 21, 2011 at 3:14 pm

    Wah, kalo di Jember ada Mas Lozz Akbar tuh.😀

  8. 9 Dhenok September 22, 2011 at 11:08 pm

    kopdar aja gan sama blogger Jember, yang dari Jember banyak tuh, ada Lozz Akbar, Masbro acacicu, trus kang Sofyan, de el el dah.. seru juga kan, selain bertemu dengan keluarga, bisa bertemu dengan kawan dunia maya..

  9. 10 koeshariatmo September 24, 2011 at 7:24 am

    2 minggu yang lalu saya pun pergi ke kampung saudara saya yang memang kebetulan ada acara. Selain itu memang diniatkan ketemu saudara2 yang sukses untuk konsultasi sekalian silaturahmi. Ternyata dapat semangat baru juga setelah pulang.

    mari gunakan semangat itu untuk maju mas..

  10. 11 [L]ain September 24, 2011 at 11:29 am

    ayo semoga dapet mobilnya (:

  11. 12 ismail September 25, 2011 at 10:40 am

    Keep your spirit writing mas bro

  12. 13 irfanandi September 29, 2011 at 9:43 pm

    wah,,jember.. semangat ya Mas..🙂

  13. 14 akatsuci September 30, 2011 at 5:46 pm

    ayo… mas… belajar nyetir mobil🙂

  14. 15 thya October 1, 2011 at 1:01 am

    amiinnn.. cemungudhh eaaa kakak. *gaya alay*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: