Mengamati Luka (Iseng)

Beberapa hari yang lalu, ibu jari tangan saya tersayat hingga muncul luka yang rasanya lumayan perih. Anehnya, saya nggak tahu saya tersayat apa dan terjadinya kapan. Tahu-tahu kok sudah terasa sakit.

Karena bukan luka yang besar, saya pun membiarkan luka sayat itu, nggak mengobatinya dengan obat apa pun. Saya pikir, nanti juga sembuh sendiri. Saya baru sadar keesokan harinya bahwa luka sayat itu ternyata cukup dalam.

Walaupun rasanya lebih perih dibanding hari sebelumnya, tapi saya masih juga nggak mengobati luka itu atau sekadar menutupnya dengan plester. Soalnya saya sudah telanjur berpikir kalau itu hanya luka kecil, sih. Hehe….🙂

Meski demikian, bukan berarti saya bersikap masa bodoh dengan luka itu. Setiap hari, pagi dan sore, saya iseng-iseng mengamati luka tersebut dengan saksama. Oh iya, luka itu sedari awal nggak mengeluarkan darah.

Hari kedua hingga hari ketiga, saya merasa nggak ada perubahan yang berarti dengan luka saya. Bentuk sayatannya masih gitu-gitu aja, pun masih terasa perih. Hari keempat, daging di dalam luka yang awalnya tampak basah, sudah terlihat kering. Tapi, lubang luka masih menganga. Meski demikian, rasa perih sudah mulai berkurang.

Hari kelima dan keenam, lubang luka sudah mulai menutup, terisi oleh entah apa namanya, mungkin sel-sel tubuh manusia, hehe…. Rasanya sudah nggak perih lagi, tapi masih agak sensitif. Hari berikutnya, luka itu pun hilang, tapi terasa ada jendolan di tempat bekas luka itu. Lama-kelamaan, jendolan itu hilang sendiri, tanpa saya sadari.

Sebenarnya itu sebuah proses penyembuhan yang sederhana, dan saya pernah mempelajarinya sewaktu SMA pada mata pelajaran Biologi. Tapi, sikap saya ketika itu biasa-biasa aja. Baru kali inilah saya gumun dan sadar betapa hebatnya tubuh makhluk hidup, khususnya manusia. Meski proses penyembuhan itu sederhana, namun hanya terjadi pada makhluk hidup, dan manusia belum bisa menirunya sama sekali. Tuhan Mahabesar🙂

12 Responses to “Mengamati Luka (Iseng)”


  1. 1 vizon September 6, 2011 at 9:18 am

    Ada banyak keajaiban yang Tuhan berikan untuk kita dalam tubuh. Hanya terkadang, penghayatan kita tidak maksimal. Dimaklumi sih.. Karena penghayatan itu berkembang seiring dengan bertambahnya pengetahuan dan usia..🙂

  2. 2 Akbar PU September 6, 2011 at 9:43 am

    Rasanya cekot-cekot ya mas, untung masih di jari tangan bukan di kaki …. kalo di kaki ntar nggak profesional lagi ya ? 🙂

  3. 3 nona enno September 6, 2011 at 9:48 am

    setuju… tuhan maha besar yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya, walaupun manusia bisa bikin robot sehebat apapun, tentunya ngga akan ada apa-apanya di banding kuasa tuhan..😀

    tetep bersyukur dan merawat apa-apa yang telah dikaruniai dan dititipkan oleh-NYA

  4. 4 enggink September 6, 2011 at 11:07 am

    kalau mau mengamati luka di hati gmana ya caranya mas😀

  5. 5 Asop September 6, 2011 at 11:46 am

    Kebetulan, Mas Dit, telunjuk kiri saya kena sayat pisau pas motong daging.😆

  6. 7 [L]ain September 6, 2011 at 2:23 pm

    iseng banget sih mas😀

  7. 8 Tiara Putri September 6, 2011 at 11:07 pm

    luka di jari emang lama sembuhnya ya😦 apalagi tangan sy basahan, jadi kalo luka di jari lama banget sembuhnya😦 tapi hebatnya ya ituya kalo udah sembuh klo lukanya gg besar gg berbekas sama sekali, klo hati lukanya bisa diamati gg ya #ngawur hhihhi

  8. 9 antokoe September 7, 2011 at 12:34 am

    pernah juga luka seperti itu, gak tau kapan lukanya tiba2 perih , tapi biasanya gak dirasa tau-tau dah sembuh.

  9. 10 Hendro Prayitno September 7, 2011 at 12:39 am

    Maha besar tuhan..pernah juga luka tapi biasanya ga langsung di diemin di bersihin dulu..katanya biar ga infeksi.

  10. 11 Amin September 7, 2011 at 10:12 am

    Misalkan ditampilkan gambar lukanya tiap hari untuk melihat perkembangan penyembuhan luka mungkin lebih asik.

  11. 12 didta7 September 7, 2011 at 4:57 pm

    kalo robot yg terluka, tergores,tersayat,terbentur g bisa sembuh sendiri😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: