Galau di Bulan Ramadhan

Sampai saat ini (29/8) Pemerintah masih belum memberikan keputusan tentang kepastian tanggal Masehi hari lebaran (1 Syawal). Sementara itu, Muhammadiyah sudah mengumumkan kapan mereka akan berlebaran, yakni pada Selasa, 30 Agustus 2011 (besok).

Sedari dulu, kami sekeluarga selalu mengikuti keputusan Pemerintah tentang hari lebaran. Karena itulah saat ini kami sangat menanti-nantikan pengumuman dari pemerintah tersebut.

Meski sampai saat ini masih belum jelas kapan hari lebaran versi Pemerintah, ibu saya sudah mulai bikin ketupat. Untuk jaga-jaga, siapa tahu keputusan pemerintah sama dengan pengumuman yang disampaikan oleh kaum Muhammadiyah.

Nah, tulisan ini tidak bermaksud membahas kemungkinan perbedaan itu lebih jauh. Yuk kita bicarakan hal lain.

Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini sudah masuk hari-hari terakhir bulan Ramadhan. Ternyata, masa-masa ini menimbulkan kegalauan tersendiri bagi sebagian orang, termasuk saya, hehe….🙂

Beberapa waktu lalu, saya membaca twit yang diposting oleh salah satu akun yang saya follow (seperti biasa, saya lupa nama akunnya, cuma inget isi twitnya aja, hehe…). Nah, kurang lebih isinya begini.

Senang karena udah mau lebaran. Sedih karena bulan Ramadhan udah mau berakhir. Labil.

Hehe…. Twit yang menarik. Terus terang saya juga merasakan hal itu. Jujur, mulai dari awal puasa sampai minggu ketiga bulan Ramadhan, saya berharap lebaran segera tiba. Bisa segera makan ketupat dan menjalani aktivitas seperti biasa tanpa perlu berpuasa setiap hari.

Tapi, menjelang akhir Ramadhan seperti ini, saya malah menjadi sedih. Gimana, ya. Bulan Ramadhan gitu, lho. Bulan seribu bulan. Bulan dimana begitu mudahnya kita bisa meraih pahala dalam jumlah yang berlimpah. Dan bulan itu akan segera berakhir.😦

Apa yang saya rasakan ini bisa jadi juga dirasakan oleh banyak orang. Ada satu fenomena menarik (di sekitar saya) yang mencerminkan hal itu. Ketika awal bulan Ramadhan, jamaah shalat taraweh di masjid begitu banyak. Hari ketiga Ramadhan, jumlahnya mulai berkurang drastis. Dua hari menjelang lebaran, jamaah shalat taraweh kembali berlimpah.

Btw, kalau teman-teman gimana, ngerasa galau juga nggak, hehe….🙂

7 Responses to “Galau di Bulan Ramadhan”


  1. 1 Irfan handi August 29, 2011 at 1:11 pm

    Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan bathin.

  2. 2 BKPRMI August 29, 2011 at 1:43 pm

    Moga saudaraku yg mulia ini senantiasa dimudahkan segala urusannya, taqobbalallohu minnaa wa minkum, minal aaidin wal faaiziin……slam rsahabatan…

  3. 3 ¤ HILAL ALIFI August 29, 2011 at 2:27 pm

    saya justru biasa saja dengan berakhirnya bulan puasa.
    Bahkan ada kecenderungan senang.
    Soalnya, bisa ngopi2 lagi. HAHA….

    Mohon maaf lahir-batin atas segala khilaf

  4. 4 Ifan Jayadi August 29, 2011 at 3:21 pm

    Selamat Hari Raya Idul 1432H. Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
    Semoga keberkahan dan Kebaikan dari Allah SWT selalu tercurah kepada kita semua. Amin Ya Rabbal Alamin

  5. 5 [L]ain August 29, 2011 at 11:21 pm

    saya juga sebagai muslim netral selalu mengikuti pemerintah. Dan barusan kata mereka 1 syawal hari rabu, saya ngikut pemerintah.

  6. 6 Merliza August 29, 2011 at 11:46 pm

    gak usah galau lagi..
    Selamat Idul Fitri 1432 H
    Mohon maaf lahir dan batin
    Semoga Allah SWT senantiasa mengampuni segala dosa
    dan kesalahan kita serta menerima semua amal ibadah kita
    Amiiin.

  7. 7 thya August 30, 2011 at 11:36 am

    galau segalau-galaunya orang galau😀
    tapi saya ngikut pemerintah. kan katanya patuhi lah Allah, Rasulullah dan ulil amri (pemerintah)😀
    minal adizin walfaidzin ;D


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: