Kecewa

Kalau dipikir-pikir, saya itu tipe orang yang nggak mau rugi. Karena itulah saya merasa gelisah banget ketika kecewa terhadap barang yang baru saja saya beli. Ini baru saja saya alami. Saking gelisahnya, saya memutuskan untuk menuliskannya saja di sini. Sebagai terapi untuk mengurangi rasa kecewa itu🙂

Beberapa hari yang lalu, saya membeli camilan pedas yang lagi terkenal banget. Cara pemasarannya unik, yakni lewat Facebook atau Twitter dimana si pemasar akan memasang status yang menunjukkan waktu dan lokasi mereka berjualan. Jadi, kita tidak bisa membelinya di sembarang waktu dan tempat.

Saya penasaran. Ketika mendapat informasi tentang waktu dan lokasi jualan mereka yang kebetulan dekat dengan kantor saya, saya pun mendatangi mereka dan membeli salah satu produk, yakni seblak. Sebenarnya menurut saya harganya mahal banget, Rp15.000. Namun, dalam bayangan saya, harga tidak masalah, asalkan saya bisa menikmati camilan pedas yang konon rasanya nikmat.

Setelah camilan pedas itu terbeli, langsung saya makan begitu sampai di pondokan. Wah, betapa kecewanya saya, ternyata rasanya nggak terlalu enak. Dengan harga Rp15.000, saya bisa mendapatkan camilan atau makanan lain yang rasanya jauhhhhh lebih enak. Tapi apa boleh buat. Barang sudah terbeli. Dan saya terpaksa menelan kecewa.

Itu kekecewaan yang pertama, dan masih ada yang kedua. Seperti biasa, tiap bulan saya menyediakan budget untuk membeli buku, dan buku yang saya beli untuk bulan ini adalah “Happy Writing” tulisan Andrias Harefa. Harganya menurut saya lumayan mahal. Tapi saya berpikir mungkin itu harga yang pas, sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Sang penulisnya setahu saya memang penulis yang sangat andal, jadi saya nggak terlalu ragu membelinya. Komentar-komentar (testimoni) yang ada di sampul belakangnya juga sangat menarik, sehingga saya menjadi berminat. Penerbitnya pun bukan penerbit ecek-ecek, yakni Gramedia Pustaka Utama.

Tapi, ketika saya baca, saya kecewa, karena ternyata isinya biasa-biasa aja. Yah, ini memang subjektif ukuran saya, sih. Tapi saya pernah membaca buku bertema sama yang kualitasnya pun hampir sama, namun harganya jauh lebih murah, yakni buku “Cara Kreatif Menjadi Penulis Produktif” tulisan Dwi Suwiknyo.

Buku “Happy Writing” itu ternyata memiliki konsep yang sebenarnya unik. Isi bukunya merupakan kumpulan tulisan yang pernah di-publish di Facebook (CMIIW), lalu mendapat banyak komentar dari pemirsa Facebook. Dan, komentar-komentar itu turut dimasukkan ke dalam buku tersebut sebagai nilai tambah (termasuk komentar-komentar yang sama sekali tidak penting). Tapi di mata saya, justru hal itu bukan kelebihan, melainkan kekurangan yang membuat saya kecewa. Seolah isi bukunya itu lebih banyak berisi komentar para pemirsa Facebook daripada tulisannya Mas Andrias itu sendiri. Padahal, niat saya membeli buku itu bukan untuk membaca komentar Facebooker, melainkan untuk membaca kiat-kiat dari seorang penulis andal sekelas Andrias Harefa.

Ups, saya tidak bermaksud menyerang siapa pun, hanya sekadar curhat. Penilaian saya memang bersifat subjektif banget, jadi teman-teman semua bisa saja memiliki pendapat yang berkebalikan. Bagi saya, itu tidak diharamkan🙂

3 Responses to “Kecewa”


  1. 1 Budy July 14, 2011 at 6:01 pm

    Tak apalah, mungkin maksud dia itu menjadi nilai tambah untuk bukunya. Mungkin juga karena komentarnya menarik untuk dibaca..

  2. 2 joanna July 16, 2011 at 11:49 pm

    lagi terapi mengatasi rasa kecewa yaa🙂 sabar mas…mungkin emang dibikin spt itu, agar bukunya lain drpd yang lain..yg pasti tujuannya menaikkan nilai jual buku itu sendiri.

  3. 3 Vicky Laurentina July 18, 2011 at 11:40 am

    Kekecewaanmu sangat-sangat subjektif.😀

    Produk nggak bisa memuaskan semua orang. Pasti ada aja satu-dua pembeli yang kecewa. Yah, jalan keluàrnya cuman satu: Bikin aja produk sendiri!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: