Bersepeda, Yuk!

Sudah lama saya punya rencana untuk naik sepeda pulang-pergi kerja. Berhubung sepeda tua saya di rumah lagi rusak, jadi rencana tersebut belum bisa terealisasikan. Tadinya saya mau bawa sepeda itu ke bengkel, tapi kata Ayah tidak perlu, beliau sendiri yang mau memperbaikinya. Tapi, sampai sekarang sepeda tersebut malah masih belum bisa digunakan.

Ada beberapa alasan kenapa saya ingin naik sepeda ke kantor. Pertama, saya merasa kalau saya itu jarang “gerak” dan kurang olahraga, jadinya gampang sakit dan badan juga jadi gampang lemes. Padahal, dulu pas masih gabung marching band, saya jarang sakit, karena sering gerak dan berkeringat ketika ada latihan (marching band). Setelah lulus kuliah dan bekerja, saya jarang olahraga.

Makanya sekarang saya cari cara supaya badan ini bisa “berkeringat” lagi. Nah, dengan naik sepeda, berarti saya juga berolahraga. Jarak kantor ke kos lumayan jauh, yakni sekitar 4 km. Jalan pulang menanjak terus. Otot kaki benar-benar bisa terlatih.

Kedua, selain sehat, saya berpikir bahwa naik sepeda juga punya manfaat lain yang nggak kalah menarik, yakni mengurangi polusi. Selama ini saya cukup terganggu dengan kotornya udara di kota tempat tinggal saya. Banyak kendaraan bermotor yang memenuhi jalan raya. Belum lagi banyak bus yang (seharusnya) sudah tidak layak digunakan karena kerap mengeluarkan asap hitam pekat. Nah, kalau naik sepeda, tentu saya bisa mengurangi polusi itu, meski mungkin nggak terlalu signifikan, hehe….๐Ÿ™‚

Ketiga, kalau naik sepeda, otomatis pengeluaran saya sehari-hari untuk transportasi jadi berkurang. Lumayan, saya jadi bisa berhemat. Beberapa rupiah dari total pendapatan bulanan bisa saya sisihkan untuk ditabung, atau bisa juga digunakan untuk nambah-nambahin biaya makan sehari-hari, supaya bisa makan enak, hehe….

Nah, kebetulan saya punya teman yang punya sepeda, dan dia jarang memakai sepeda itu. Saya bilang ke dia, daripada sepedanya nganggur, mending saya pinjam seminggu. Ternyata dia memperbolehkan. Wah, asyik bener. Akhirnya sepeda itu pun saya pakai untuk pulang pergi kerja selama seminggu kemarin. Walaupun cape, tapi nggak apa-apa, yang penting saya dapat banyak manfaat, hehe….

Kenapa saya cuma pakai sepeda itu selama seminggu lalu dikembalikan ke yang punya? Karena saya merasa nggak enak kalau pinjam terlalu lama. Lagian saya kurang nyaman pakai sepeda tersebut, karena gir-nya kurang (berfungsi) normal. Jadi, sekarang saya naik sepeda motor lagi kalau mau berangkat kerja. Mungkin untuk sementara, sambil nunggu sepeda yang di rumah selesai diperbaiki dan bisa dipakai kembali๐Ÿ™‚

Kalau teman-teman bagaimana, apakah sering naik sepeda?

13 Responses to “Bersepeda, Yuk!”


  1. 1 bhiberceloteh April 19, 2011 at 10:39 pm

    aku mbonceng aja deeh, enaak tinggal nangkring, ga nggenjot! hehehhehe:mrgreen:

    blom punya sepeda, dan untuk membelinya, masih jadi prioritas ke sekian sekian sekian setelah baju kantor, sepatu, tas, aksesoris bla bla bla.. *dasar perempuan*๐Ÿ˜†

    • 2 Asop April 20, 2011 at 7:35 am

      *dasar wanita*๐Ÿ˜†

      Bhi beraaaaat!๐Ÿ˜€

      • 3 bhiberceloteh April 25, 2011 at 11:38 pm

        hihihi!

        eeehhh Asooop! enak ajaaa, angka ditimbangan belom bertambah kook! tp juga tidak berkurang… hihihi:mrgreen:

        Jangan percaya sama Asop ya Mas Ditter, saya langsing kok! hahaha๐Ÿ˜†

  2. 4 Asop April 20, 2011 at 7:34 am

    Kalo boleh milih… saya lebih milih berjalan kaki.:mrgreen:

  3. 5 Gaby April 20, 2011 at 10:15 am

    Walah cuma seminggu to?
    Bukannya kamu janji mau mbocengin aku ya kalo aku pulang hehehe..
    Eh blogku kuhapus loh๐Ÿ™‚

  4. 6 gigina April 20, 2011 at 12:11 pm

    dari komen mbak geb diatas aku baru tau kalo blognya diapus toh sama mbak gebi…sayangnyaaaa…

    naik sepeda itu asik, tapi sayangnya jalanan jogja ini yang gak asik.

  5. 8 siho April 20, 2011 at 12:38 pm

    hidupku gak jauh dari sepeda..
    6 tahun nyepeda + 9 tahun nyepeda motor..
    wong jawa bilangnya, marem tenan dab..๐Ÿ˜€

    • 9 ditter April 24, 2011 at 4:11 pm

      @Bhi: Wuaah, list belanjaannya panjang banget, hahaha…

      @Asop: Kalau saya jalan kaki ke kantor, ntar ga sampe2, hehe….

      @Gaby: Iya, cuma seminggu…. Lagian sepeda yg itu nggak ada boncengannya, hehe…. Waaah, sayang bgt dihapus! Sekarang pakai Tumblr, ya…

      @Gigina: Eh, jalan di Jogja masih lebih ramah daripada jalan di kota besar lainnya, lho.. hehe….

      @Siho: Woww.. dulu pas SMA aku cuma 8 bulan nyepeda, hehe….

  6. 10 3sna April 22, 2011 at 5:59 pm

    yaaa.. ada yang kelupaan tuh mas diter… cerita setelah bersepeda… kan biasanya orang sudah lama tak bersepeda, terus bersepeda lagi sakitnya macem2๐Ÿ˜† masuk angin, mual, pusing, encok, pegel sana sini… wkwkwkwk…
    (kok malah ngedoain biar sakit sih)๐Ÿ˜›

  7. 11 Vicky Laurentina April 23, 2011 at 1:05 pm

    Lhaa..Om Win lupa ya mau mbetulin sepedanya..

    Aku sih nggak pernah naik sepeda. Lha sekolahku sekarang di seberang rumahku, hihihi..

    • 12 ditter April 24, 2011 at 4:16 pm

      @3sna: Weh, nggak yaaa…. Abis sepedaan, badanku malah seger, lhoo.. hahaha….

      @Mbak Vicky: Tau tu Oomnya Mbak Vicky, ga selesai2 benerin sepeda…

      Waah, sekolahnya sekarang deket sama tempat tinggal, ya… Asyik tuh, kalau istirahat bisa pulang makan๐Ÿ˜€


  1. 1 Bayi dan Seorang Nenek « Home Trackback on November 15, 2012 at 9:49 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: