Seputar Jalur Undangan SNMPTN 2011

Sejak 1 Februari 2011 yang lalu hingga 12 Maret 2011 mendatang, para siswa kelas XII SMA yang berminat meneruskan pendidikan ke universitas negeri diberi kesempatan untuk mengikuti jalur undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Apa yang dimaksud dengan jalur tersebut?

Sebelumnya perlu diketahui bahwa SNMPTN 2011 dilaksanakan melalui dua jalur, yakni jalur ujian tertulis dan/atau keterampilan, serta jalur undangan berdasarkan hasil penjaringan prestasi akademik.

Jalur ujian tertulis mungkin bukan hal yang menarik, sebab memang sudah biasa dan sudah dilaksanakan sejak lama. Nah, yang unik adalah jalur undangan SNMPTN. Baru tahun 2011 ini program tersebut dilaksanakan.

Pada tahun-tahun sebelumnya, seleksi masuk universitas negeri mendapat sorotan tajam dari masyarakat karena dianggap diskriminatif. Ketika itu, kuota jalur mandiri mendapat porsi yang sangat besar, yakni 60%, sedangkan kuota seleksi bersama hanya 40 %.

Padahal, seleksi jalur mandiri ditengarai merupakan sebuah upaya diam-diam pihak universitas untuk memperoleh “pemasukan”, sehingga besar kemungkinan hanya mereka yang lebih mampu secara ekonomi yang bisa lolos seleksi itu. Untuk menghindari kemungkinan buruk tersebut, dibuatlah jalur undangan pada SNMPTN 2011.

Salah satu harapan atas dibukanya jalur undangan SNMPTN adalah agar siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi namun berasal dari keluarga yang kurang mampu tetap mempunyai kesempatan besar untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Harapan itu sedikit-banyak bisa terwujud, karena kini kuota SNMPTN mencapai 60 %, serta tersedia 53.850 kursi bagi para mahasiswa baru yang masuk melalui jalur undangan. Oh iya, angka itu saya peroleh dari hasil penelusuran di Google. Semoga akurat🙂

Salah satu hal yang menarik dari sistem jalur undangan SNMPTN 2011 adalah pihak sekolah ikut terlibat secara langsung. Sekolah bertanggung jawab untuk menjaring siswa-siswi yang memiliki prestasi akademik sesuai kriteria yang sudah ditentukan.

Sayangnya, hal ini bisa menjadi celah untuk berbuat curang. Sekolah dimungkinkan untuk memanipulasi nilai siswa-siswinya supaya sesuai dengan kriteria itu. Kabarnya hal ini telah terjadi di Solo, dimana siswa yang selama ini memiliki kemampuan pas-pasan, ternyata termasuk ke dalam kelompok siswa yang direkomendasikan untuk mengikuti jalur undangan SNMPTN 2011, hanya karena siswa tersebut merupakan anak kepala sekolah.

Meski dibangun atas dasar niat baik, jalur undangan SNMPTN 2011 tidak bebas dari kelemahan. Program tersebut dianggap diskriminatif karena pembagian kuota dirasa kurang adil. Seratus persen siswa-siswi sekolah terakreditasi A dengan jenis kelas akselerasi bisa ikut jalur undangan SNMPTN, sekolah terakreditasi A dengan jenis kelas RSBI/unggulan mendapat kuota 75%, sekolah terakreditasi A dengan jenis kelas reguler diberi kuota 50%, sekolah terakreditasi B mendapat jatah 25%, sedangkan sekolah yang terakreditasi C hanya mendapat jatah 10%.

Padahal, sekolah terakreditasi rendah biasanya memiliki keterbatasan dalam hal fasilitas pendidikan dan akses informasi, dan malah dibatasi lagi perihal kesempatan dalam jalur undangan SNMPTN 2011.

Terlepas dari pro dan kontra yang ada, menurut saya jalur baru itu bisa menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa SMP dan SMA untuk belajar giat dan meraih prestasi sedari dini agar kelak bisa masuk ke perguruan tinggi negeri idaman tanpa perlu melalui ujian tulis. Pengalaman saya dahulu, ujian tulis masuk universitas negeri sangat melelahkan🙂

10 Responses to “Seputar Jalur Undangan SNMPTN 2011”


  1. 1 pri crimbun March 5, 2011 at 8:04 pm

    em.. memang bisa jadi diskriminatif dan jadi peluang bagi petinggi2 di PTN tertentu ni bang…

  2. 2 kojack March 7, 2011 at 11:43 am

    wah, ini info yang saya butuhkan!
    terimakasih ya

  3. 3 Lambertus Wahyu Hermawan March 9, 2011 at 12:06 pm

    baru tahu saya kalau ada seperti itu tahun ini. semua hal yang dirumuskan pada dasarnya berawal dari suatu niatan baik. semuanya pasti ada plus dan minusnya. semoga tahun ini bisa dilaksanakan dengan baik, dilihat, dievaluasi, lalu dicari solusi lagi untuk tahun depan.

  4. 4 Edoh March 10, 2011 at 7:39 am

    Buat yg mo ngikutin, met berjuang…,
    moga lulus…,
    n.n

    • 5 Ditter March 15, 2011 at 10:57 pm

      @Pri Cimbun: Iya, ada potensi seperti itu….😦
      Semoga tidak terjadi, amin….

      @Kojack: Sama-sama, Kawan. Senang sudah bisa membantu🙂

      @Lambertus: Sip, setuju, Kawan!

      @Edoh: Aminnn…. Terima kasih banyak atas kunjungannya, Sobat🙂

  5. 6 Ojix June 13, 2011 at 9:53 am

    Ijin Copy ya… bwt referensi artikel
    trima ksih

  6. 8 sillas oficina baratas August 2, 2011 at 10:39 pm

    baru tau saya ada jalur undangan juga
    btw cara mendapatkannya gimana ya?

  7. 9 tom December 8, 2011 at 3:53 pm

    Ya, belum tentu kan yang punya nilai akademik bagus itu jujur. Saya lebih suka SNMPTN tertulis.lebih mengutamakan kemampuan siswa

  8. 10 Lilis Nur Faridah, SPd. July 27, 2012 at 6:46 pm

    lalu bagaiman dg nasib anak yg sedang2 dan berekonomi sedang2??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: