Saya dan Air Putih

Kata para ahli kesehatan, air putih itu menyehatkan dan bagus untuk tubuh. Kalau memang benar demikian, saya sangat bersyukur, karena selama ini saya memang sangat menyukai air putih. Sehari aja nggak minum air putih, rasanya kepala jadi pusing.

Bisa dibilang air putih itu adalah air minuman favorit saya. Setiap kali makan di warung, saya selalu pesan air putih. Bagi beberapa orang, mungkin hal itu nggak wajar. Maksudnya begini. Kalau makan di warung kan biasanya pada pesen minum yang berwarna, kalau nggak air jeruk ya air teh. Kadang jus. Lah ini saya malah pesan yang nggak ada rasanya, air putih.

Dulu saya pernah berbincang dengan seorang kawan. Dia bercerita, kalau makan di warung, sering merasa malu untuk pesan air putih. Alasannya, nggak enak sama yang punya warung. Takut bikin rugi kali, ya. Air putih kan gratis. Hmmm… saya paham jalan pikirannya. Kadang saya juga merasa gitu, kok. Tapi, emang dasarnya saya muka tembok, jadi ya bodo amat. Hehe….

Di rumah, saya adalah pemegang gelar peminum air putih terbanyak. Dalam sehari bisa minum berkali-kali. Kalau pas saya pulang, air putih di rumah jadi sering habis.

Ketika awal ngekos dulu, satu perabot yang pertama saya cari adalah galon buat wadah air putih. Ya, saya akan menderita banget kalau di kamar nggak ada air putih.

Di kantor juga gitu, air galonnya sering habis karena saya ambilin terus, hehe…. Dalam hal ini, saya sangat bersyukur manajemen kantor menyediakan air putih di dalam galon dan dispenser. Kalau nggak, saya harus repot bawa air minum sendiri dari rumah.

Kalau minum banyak air, konsekuensinya adalah gampang kebelet pipis. Nah, selama ini saya sering nahan-nahan pipis gitu. Inilah jeleknya saya, suka malas ke kamar mandi kalau pas kerjaan atau kegiatan yang dilakukan lagi tanggung. Tapi, saya sudah berniat untuk mengubah kebiasaan ini. Yah, demi kesehatan. Karena nahan pipis itu kan nggak bagus.

Wah, cerita saya jadi nggak karuan gini. Kalau kata orang Jawa, ngalor-ngidul. Hehe…. Nggak apa-apa, ya. Soalnya lagi nggak ada ide yang seru untuk ditulis, nih. Semoga teman-teman semua maklum🙂

8 Responses to “Saya dan Air Putih”


  1. 1 partnerinvain October 25, 2010 at 4:42 pm

    kebiasaan yg bagus Ditter…aku juga mulai ngurangi coke dan banyak-banyak minum air putih. katanya buat detox juga bagus

  2. 2 Asop October 25, 2010 at 6:01 pm

    Sip sip, gitu Mas, minum air putih harus terus. Kalo haus, minum. Bahkan, sampe kembung.🙂

  3. 3 Denuzz BURUNG HANTU October 26, 2010 at 10:56 am

    emang air putih itu sehat dan menyehatkan …
    kita sama, denuzz juga seorang pecandu air putih demi menjaga daya tahan tubuh ,,, karena sebagian dari tubuh kita terdiri dari air …

    Semoga persahabatan kita tiada lekang oleh waktu dan tiada terbatas oleh ruang

  4. 4 nandini October 27, 2010 at 7:35 am

    Saya juga suka air putih, selain green tea tanpa gula.. eh, kalo biasa minum green tea tanpa gula, air putih jd berasa manis lho…🙂

    • 5 Ditter October 27, 2010 at 11:45 am

      @Partnerinvain: Iya, denger2 sih air putih bisa jadi detox gitu. Ayo kita pertahankan kebiasaan baik itu, hehe…

      @Asop: Hahaha… kalo sampe kembung ntar berabe, susah gerak karena keberatan badan, hehe….

      @Denuzz: Sip….🙂

      @Nandini: Eh kok bisa jadi terasa manis? Mungkin karena green tea tanpa gula itu rasanya pahit, ya….

  5. 6 Dina Aprilia October 28, 2010 at 9:58 am

    wahhh…bagus itu…

    cuma yang agak ganjil…ehm,kebiasaan yang suka nahan pipis itu…mmmppfhh..hahahahahaaaaa…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: