Kekuatan Pikiran

Beberapa hari yang lalu, tetangga sebelah rumah main ke rumah saya. Dia punya bayi yang baru berumur kurang dari setahun (saya nggak tahu umur pastinya berapa), sebut saja Tole. Si Tole ini lucu banget. Yah, namanya juga bayi. Dulu pas masih bayi saya juga lucu dan menggemaskan banget, kok. Beneran. Masak saya bohong. Tapi, saya maklum banget kalau teman-teman nggak percaya setelah melihat saya yang sekarang ini, hahaha….🙂

Oh iya, sekarang Tole lagi proses belajar berjalan. Kadang bisa, tapi sering nggak, kebanyakan cuma ngerangkak.

Nah, ayahnya cerita begini. Si Tole itu kadang lupa kalau dia belum bisa jalan, tapi akhirnya dia malah berjalan. Maksudnya begini. Suatu ketika, Tole ingin mengambil biskuit di meja ruang tamu. Kebetulan posisi dia tidak begitu jauh dari meja makan, sekitar 6 meter lah. Saking inginnya meraih biskuit itu, tanpa sadar Tole berjalan menuju meja. Memang sih masih tertatih-tatih dan belum seimbang. Tapi intinya dia sudah berjalan.

Si Ibu senang sekali melihat Tole sudah bisa melangkah. Spontan dia pun menyuruh Tole kembali ke posisinya (ke arah Ibu) dengan berjalan pula. Namun setelah biskuit sudah diperoleh, Tole malah terdiam, seolah sadar sesuatu. Nggak berapa lama, dia langsung menjatuhkan diri pelan-pelan, lalu ngerangkak ke arah Ibunya. Sang Ibu gemas dibuatnya. Si Tole nggak mau berjalan!

Kejadian seperti itu terjadi beberapa kali. Setiap Tole begitu inginnya mengambil sesuatu sampai lupa diri, tanpa sadar dia berjalan menuju ke arah sesuatu itu. Tapi kalau sudah dapat, dia kembali merangkak. Ini wajar banget sebenarnya. Namanya juga proses belajar berjalan. Mungkin dulu pas masih bayi, saya dan teman-teman juga kayak gitu, hehe….

Setelah mendengar cerita itu, awalnya saya cuma senyum-senyum aja. Tapi, seketika saya tertegun.

Saya berpikir begini. Apakah saya yang notabene sudah dewasa ini tanpa sadar sering bersikap seperti Tole?

Memang, ketika dihadapkan pada hal-hal yang sulit, saya sering merasa tidak bisa atau tidak sanggup melakukannya. Padahal, belum tentu demikian. Bisa jadi sebenarnya saya bisa melakukan hal yang sulit itu. Bisa jadi sesungguhnya saya mampu melewati semua kesulitan. Tapi, pikiran inilah yang membelenggunya, membuat saya jadi tidak bisa. Sederhananya, membatasi diri sendiri. Dan semua itu dilakukan tanpa sadar. Seperti pada cerita tentang Tole tadi.

Wah, betapa dahsyatnya kekuatan pikiran itu. Kalau kita berpikir tidak bisa, ternyata yang terjadi benar-benar tidak bisa….

8 Responses to “Kekuatan Pikiran”


  1. 1 sempulur September 1, 2010 at 1:04 pm

    Sekedar ingin menyampaikan salam kenal dari komunitas keluarga miskin. Semoga sudi mengunjungi blog kami untuk menyumbang kesempatan meraih masa depan yang lebih baik dan harmonis.
    Terima kasih

  2. 2 teguhsasmitosdp1 September 1, 2010 at 10:37 pm

    Blog yang informatif, salut. salam hangat dari pekalongan.

  3. 4 bhiberceloteh September 2, 2010 at 10:13 pm

    dalam keadaan panik atau terpaksa, biasanya manusia juga bisa melakukan hal-hal yang selama ini tidak pernah terfikir untuk BISA dilakukan karena pikiran yang memaksa kita..

    canggih ya si pikiran ini… ckckck..
    anyway, salam buat si Tole, kabar2in lagi kalo dia sudah bisa benar2 berjalan🙂

  4. 7 Gabriela Intani September 4, 2010 at 12:12 am

    Sama saja saat kita me mindset pikiran bahwa “aku ga mampu” ya gak akan mampu.
    Saat menset pikiran, “aku ngantukan, ga bs tahan ngantuk” ya sampai kapanpun ya ga bs tahan kantuk.
    Toh kalo udh men set pikirannya, pasti bisa berubah.
    Itu namanya mensugesti diri.
    Kalo kt sudah tau caranya, knp ga dipraktekkan?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: