Cara Membuat CV yang Tepat dan Memikat

Bila ingin melamar kerja, salah satu hal yang perlu disiapkan adalah membuat Curriculum Vitae atau biasa kita singkat CV. Beberapa pelamar mungkin memandang bahwa dalam membuat CV, yang penting adalah memaparkan semua prestasi dan pengalaman kerja yang pernah di dapat. Intinya, tulislah sebanyak-banyaknya, sepanjang mungkin.

Terlepas dari tepat atau tidak tepat pendapat demikian, ada satu hal yang tampaknya sering terlupa oleh para pelamar, yaitu bahwa tim perekrut menerima banyak sekali CV yang harus mereka baca dalam waktu yang terbilang sempit.

Apabila CV yang harus mereka cermati terlalu panjang, bisa jadi tim perekrut malah tidak bisa menemukan karakter unik dan ciri khas yang dimiliki pelamar serta prestasi apa yang ingin pelamar jual. Yang lebih parah, bisa jadi tim perekrut kehilangan selera untuk membaca CV tersebut dan kemudian langsung “membuangnya” ke tumpukan surat lamaran yang tidak lolos.

CV yang baik sebenarnya selalu ditulis dengan singkat, padat, dan yang paling penting terdiri dari data yang relevan dengan perusahaan yang dituju. Walaupun demikian, sebaiknya Anda jangan membuat CV yang terlalu singkat hingga akhirnya orang yang membacanya tidak bisa mengenal siapa Anda.

Lalu, CV seperti apa dong yang harus saya buat?

Sebelumnya, saya ingin menjelaskan bahwa pada umumnya CV bisa ditulis dalam tiga format, yaitu kronologis, performa, dan fungsional. Masing-masing format memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilihan format CV yang akan digunakan sangat tergantung pada pengalaman kerja, prestasi, pekerjaan yang diinginkan, dan lain sebagainya.

CV kronologis menekankan urutan masa bekerja. Pengembangan CV kronologis adalah CV performa, yakni CV kronologis yang ditambahi dengan informasi-informasi yang pernah dicapai sebelumnya.

CV kronologis dan performa sebaiknya digunakan oleh mereka yang ingin melamar pekerjaan di bidang yang sama dengan pekerjaan sebelumnya. Di dalam Kedua format itu ada keterangan tentang tahun bekerja, sehingga tim perekrut yang membaca CV tersebut akan semakin mudah menangkap perkembangan pelamar di dunia kerja dari tahun ke tahun.

Namun, CV kronologis dan performa kurang baik digunakan oleh Anda yang pernah menganggur terlalu lama, sebab dalam sekilas saja tim perekrut langsung bisa melihat pendeknya masa kerja sang pelamar dalam CV tersebut.

Selain itu, CV kronologis dan performa juga kurang menguntungkan bagi Anda yang tidak memiliki banyak prestasi, atau memiliki prestasi tetapi tidak berhubungan dengan sektor pekerjaan yang diincar. Hal tersebut akan meninggalkan citra buruk dan menimbulkan kesan bahwa Anda tidak memiliki kapasitas dan kemampuan yang baik.

Selanjutnya, CV fungsional lebih menekankan fungsi, kemampuan, dan prestasi yang dimiliki seorang pelamar sepanjang kariernya. Penulisan riwayat kerja tidak diutamakan, bahkan sering kali dihilangkan. Sebagai gantinya, CV dengan format fungsional ditulis dengan menggunakan subjudul sesuai keahlian atau prestasi yang dimiliki.

CV fungsional memungkinkan pelamar menonjolkan kemampuan kerja di masa lalu tanpa menyoroti tahun kerja. Dengan demikian, format ini cocok bagi mereka yang memiliki keahlian, namun tidak didukung oleh masa kerja yang panjang di sebuah perusahaan atau kantor karena sering berpindah-pindah tempat kerja.

Selain itu, CV fungsional juga cocok bagi mereka yang ingin mengubah arah karier dan yang memiliki pengalaman kerja bersifat sukarela atau tanpa bayaran.

Kekurangan CV fungsional adalah bila perusahaan atau kantor terdahulu memiliki reputasi yang baik, maka hal itu tidak lekas terlihat di dalam CV. Format ini juga kurang cocok bagi pelamar yang memiliki keahlian atau prestasi kerja yang terbatas, sebab poin yang akan ditulis dalam CV menjadi tidak banyak.

Demikianlah. Bila Anda masih kurang jelas dan membutuhkan informasi yang lebih lengkap, tidak ada salahnya bila Anda membaca buku 99,99% Diterima Kerja. Di buku tersebut ada panduan praktis cara membuat CV yang tepat dan memikat, disertai dengan contoh CV dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Tidak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan beragam tips, kiat, dan motivasi dalam melamar kerja, serta kunci sukses mendapatkan pekerjaan. Silakan simak resensinya DI SINI.

Buku 99,99% Diterima kerja bisa Anda dapatkan di toko buku terdekat, terutama Gramedia. Bila tidak ingin repot, Anda juga bisa membelinya secara online di blog ini. Caranya bisa Anda lihat DI SINI. Sangat mudah, lho!

Terima kasih banyak, dan semoga bermanfaat!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,986 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: