Berapa Lama Waktu yang Kamu Butuhkan Untuk Membuat Satu Postingan?

Setiap orang memiliki proses kreatif masing-masing. Menurut Pramoedya Ananta Toer, ada 3 hal yang menjadi pilar utama dalam proses kreatif, yaitu pengalaman, pengetahuan, dan spirit. Jadi, kualitas karya seseorang kurang lebihnya dipengaruhi oleh ketiga hal tersebut.

Kali ini saya ingin pinjam teori itu untuk dihubungkan dengan waktu yang saya perlukan dalam membuat postingan. Istilah postingan di sini maksudnya adalah artikel atau tulisan yang diposting di blog.

Sebenarnya saya termasuk orang yang percaya kalau menulis cerita sehari-hari di blog adalah hal yang paling mudah dibandingkan menulis cerpen, novel, ataupun buku nonfiksi. Alasannya sederhana, karena menulis pengalaman sehari-hari di blog kan nggak perlu terlalu mikir. Nggak terlalu terikat dengan konsep. Apa yang ingin ditulis, tulis saja. Mengalir apa adanya. Menulis dengan otak kanan, dengan imajinasi yang luas.

Jadi, menulis di blog itu seharusnya nggak membutuhkan waktu yang terlalu lama. Mungkin cuma beberapa menit aja. Apalagi kalau si penulis memang sudah terbiasa menulis. Kecuali memang kalau postingan yang dibuat adalah tulisan yang berat-berat, alias bukan sekadar diary aja.

Tapi saya bingung. Tiap kali membuat postingan, saya bisa menghabiskan waktu lama banget. Bisa setengah jam, satu jam, dan bahkan dua jam. Padahal postingan yang dibikin nggak sampai satu halaman kuarto, cuma beberapa paragraf aja. Sepertinya otak kanan saya nggak berfungsi ni. Mau menulis pengalaman apa pun, pasti tersendat. Jadinya saya nggak bisa bikin postingan di sela-sela jam kantor atau saat sedang menunggu seseorang, karena waktu yang tersedia terlalu mepet.

Tiap kali pikiran udah mentok, tulisan yang belum jadi sering saya tinggal tiduran, bengong, nonton sinetron televisi, atau baca buku. Nggak kerasa, waktu pun sudah berlalu selama dua jam. Karena tetap ngotot ingin update blog, akhirnya saya paksa buat lanjut menulis. Memang sih akhirnya tulisan yang mau diposting bisa selesai, tapi lama banget.

Kalau menggunakan kerangka pemikiran Pram yang tadi saya sebutkan di muka, mungkin masalah saya terletak di spirit. Kalau pengalaman dan pengetahuan, nggak terlalu masalah karena kan yang ditulis cuma pengalaman sehari-hari aja.

Jujur, saya memang kerap malas-malasan. Spiritnya sering jeblok. Walaupun malas, tapi saya tetap ngotot ingin ada sesuatu yang bisa diposting. Akhirnya gitu, deh…. Yah, sesuatu yang dibuat dengan malas-malasan memang selesainya akan lama….

Lalu, biasanya berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk membuat satu postingan? Kurang dari sepuluh menit atau mungkin berjam-jam seperti saya?🙂

9 Responses to “Berapa Lama Waktu yang Kamu Butuhkan Untuk Membuat Satu Postingan?”


  1. 1 partnerinvain August 23, 2010 at 1:33 pm

    tergantung muse and mood…kalo lagi mood 5 menit kelar…kayak Piala dunia kemarin hampir setiap hari aku posting kadang abis nonton pertandingan aku sempetin dulu nulis sebelum mood hilang apalagi tim yg aku dukung menang atau lagi kesal-kesalnya kok tim kesayanganku kalah.

  2. 2 alice in wonderland August 23, 2010 at 2:56 pm

    hehe kalo aku spirit ada tapi pengalaman dan pengetahuan itu yang bikin mentok… kadang kalo pengen nulis pengalaman sehari2 pun kadang harus dipikir dulu karena gak mau berkesan diary abis^^…. soal pengetahuan itu lebih susah lagi, liat aja deh blog-ku, u know what i mean😉
    jadinya kalo aku lebih tergantung ama ada tidak nya ide^^ kalo lagi nemplok gak sampai sejam jadi^^

  3. 3 wiangga0409 August 25, 2010 at 12:20 pm

    wah aku snagat setuju…
    inspirasi itu datngnya tiba2.. tapi untuk merangkainya jadi tulisan yang bagus mesti bertahap berputar2 dikepala.. sebisa mungkin, gak ingin asal menulis..

    • 4 ditter August 26, 2010 at 11:54 am

      @Partnerinvain: lima menit selesai? Wah, hebaaat…🙂

      @Alice: oohh… tergantung sama ide, ya… Berarti nggak terlalu masalah dong.. Karena banyak yg bilang kalau ide itu ada di mana-mana, beterbangan seperti debu🙂

      @Wiangga: Iya betul, kadang walaupun ada ide, tapi menuangkannya dalam bentuk tulisan susahnya setengah mati….

  4. 5 omiyan August 25, 2010 at 1:24 pm

    tergantung kondisi kita juga lagi ada ide atau tidak…saya sendiri mengalami dalams ehari bisa 2 atau 3 ide sudah muncul untuk tulisan bahkan dalam bentuk yang beda untuk tulisan di blog yang berbeda..

    tapi kalau penyakit udah kambuh bisa beberapa hari baru bisa dapat atu hehehe

    salam

  5. 6 nandini August 25, 2010 at 5:41 pm

    ide sering banget cerseliweran di kepalaku.. tapi yaa.. namanya mood, kadang ide yang tadinya mengalir lancar, tiba2 mampet,.. pet.. akhirnya ga jadi tulisan juga..

    saya belajar membuat tulisan yang ga bikin ngos2an kepanjangan juga ga bikin melongo saking pendeknya..😀

    • 7 ditter August 26, 2010 at 11:58 am

      @omiyan: hehe…. hebat banget kalau bisa menulis 2-3 ide ke dalam beberapa tulisan yg berbeda…. Terima kasih banyak atas kunjungannya, Sobat!🙂

      @Nandini: Sippp… memang paling enak itu membaca tulisan yg nggak terlalu pendek, juga nggak terlalu panjang🙂

  6. 8 Theo April 4, 2011 at 6:06 pm

    Biasanya sebelum nulis di blog inspirasi yang ada udah berputar-putar di otak, tapi pas mau nulis postingannya, eeh langsung ngilang gitu aja mas. Mohon tipsnya ya ?


  1. 1 Memancing Ide dengan Menulis | Catatan gado-gado Trackback on February 12, 2014 at 11:56 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: