Tipe Perokok

Di Indonesia, merokok di tempat-tempat umum mungkin masih bisa dibilang hal yang wajar. Tapi, bagaimana jika di tempat itu ternyata jelas-jelas ada rambu ‘Dilarang Merokok’, namun tetap saja ada orang yang asyik menikmati rokoknya?

Kalau kita coba mengamati perilaku para perokok, mungkin kita bisa menggolongkan mereka ke dalam tiga tipe, yaitu perokok yang sopan, nggak sopan, dan nggak tahu diri. Kalau yang sopan, sebelum merokok biasanya dia akan memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan cermat, kira-kira bisa merokok di situ atau tidak. Bahkan kadang ada juga yang meminta izin dulu kepada orang di sebelah atau di dekatnya, apakah bisa menyulut rokok di situ atau tidak. Trus kalo misalkan lagi ngobrol dengan orang lain, biasanya dia akan menjauhkan batang dan asap rokok dari lawan bicaranya. Nah, beberapa temen saya ada yang seperti ini, lho. Tiap kali kita ngobrol dan kebetulan mereka sedang merokok, pasti rokoknya akan dijauhkan dari saya, dan kadang bahkan ada yang langsung dimatikan. Apakah teman-teman pernah menemukan tipe yang satu ini?

Trus tipe yang kedua adalah perokok yang nggak sopan. Perokok ini cuek, tapi kalo di kasih tau biasanya masih bisa nerima. Setiap kali akan menyulut rokoknya, dia nggak terlalu peduli apakah orang disebelahnya adalah kakek tua yang susah napas atau seorang wanita yang nggak suka asap rokok. Tapi kalo ditegor, biasanya dia akan ngerti dan gampang memahami, trus dengan ikhlas akan pergi ke tempat laen. Memang, dia suka merokok di sembarang tempat. Tetapi, biasanya dia ga akan ngerokok di tempat yang jelas-jelas ada rambu ‘Dilarang Merokok’. Tipe yang satu ini belum terlalu ngeselin.

Nah, yang ngeselin banget mah tipe yang satu ini nih, yaitu perokok yang nggak tahu diri. Wah, kalo ini mah bener-bener muka tembok. Dia ga akan segan-segan merokok walaupun sedang berada di tempat AC yang ada rambu besar ‘Dilarang Merokok’. Dulu pas masih jaga warnet, saya sering banget nemuin tipe yang kayak begini. Di ruangan ‘No Smoking’, saya udah nempel rambu banyak banget di tempat-tempat yang mudah terlihat. Eh, tapi tetap ada aja orang idiot yang ngerokok di situ. Saya nggak habis pikir. Udah tau itu ruangan ber-AC, trus ada rambunya juga. Masak masih tetap ngerokok. Kok ya nggak mikir. Kalo ditegor, biasanya dia akan bersikap masa bodoh dan tampak sok. Wah, parah banget lah pokoknya. Otaknya ada di dengkul kali, ya. Nah, saya pernah membaca cerita tentang tipe yang ketiga ini di sebuah koran.

Jadi, beberapa hari yang lalu, saya baca salah satu berita di Kompas Jogja tentang anggota DPR yang klepas-klepus menikmati rokoknya di ruangan DPRD Kabupaten xxxx (lupa, yang pasti salah satu kabupaten di Jogja). Padahal kata si penulis berita, ruangan di situ ada rambu ‘Dilarang Merokok’, ber-AC, dan dingin banget. Ya iyalah dingin, pasti AC-nya disetel sedingin mungkin. Para anggota DPR yang terhormat kan pada pake jas tebel dan dasi. Kalo AC-nya ga disetel maksimal, mereka pasti akan kegerahan. Mana betah! Parahnya, di ruangan itu ga ada ventilasinya alias benar-benar tertutup. Jadi, asap rokok yang dihisap oleh beberapa anggota DPR itu cuma berputar-putar aja di ruangan itu, ga bisa ke mana-mana.

Hmmm… sudah tau itu ruangan ber-AC, ada rambu ‘Dilarang Merokok’, nggak ada ventilasinya, tapi tetap aja mereka ngerokok di situ, klepas-klepus, asoy banget. Wah, orang yang kayak gitu kok ya ngakunya pintar dan bijak. Preettt!!!

4 Responses to “Tipe Perokok”


  1. 1 gaby June 24, 2010 at 7:19 pm

    saya setuju sekali.
    Sama halnya dengan handphone.
    Sudah tau itu handphone,
    ada fasilitas message nya.
    ada inboxnya, biar tau lalu lalang sms (pengirim dan waktunya).
    ada juga rambu2 yg menunjukkan JAM saat ini.
    trus ada contact juga (no hp)..

    jadi sama aja ya.
    UDah ada rambu2nya (tanda2-nya) tapi gak diindahkan..

    ya sama2 GAK ADA KEMAUAN..

  2. 2 nahdhi June 24, 2010 at 7:19 pm

    Ternyata di DPR pun juga ada istilah berbagi penyakit ya… (doh)

  3. 4 Asop June 26, 2010 at 9:40 pm

    Perokok seperti anggota DPRD itu ga punya urat malu ya.🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: