Baca Novel Sampai Pagi

Di rak buku pojokan kamar saya, ada sebuah novel pemberian seseorang yang spesial. Novel itu sudah berminggu-minggu teronggok di situ tanpa sempat saya baca. Sebetulnya buku itu adalah novel idaman yang sudah sejak lama ingin saya beli. Eh setelah punya, malah nggak langsung dibaca, hehe…

Sebenarnya tidak ada alasan khusus kenapa novel itu nggak langsung saya lahap. Bisa jadi karena sibuk. Yah, pokoknya berjalan begitu saja. Sampai suatu ketika tangan ini tergerak untuk mengambilnya dari rak, untuk saya nikmati sebagai dongeng pengantar tidur.

Tapiiii… Saking asyiknya, saya sampai lupa diri dan nggak tidur-tidur. Nggak kerasa, tau-tau aja jam dinding sudah menunjukkan pukul 2 pagi. Hahaha… Padahal itu baru sampe setengah halaman buku. Abis ceritanya seru banget, sih… Kalo temen-temen udah baca, mungkin juga bakalan suka. Judulnya Perahu Kertas, karya Dee alias Dewi Lestari.

Wah, emang jempolan deh penulis yang satu itu. Selain jago menulis, dia juga pandai menyanyi dan mencipta lagu. Keren! Betapa berarti banget hidupnya, karena segala waktu yang dia punya digunakan untuk menghasilkan karya-karya yang banyak disukai orang. Bener-bener sebuah proses hidup yang indah… Bandingin sama pemuda-pemudi berandal yang kerjanya cuma teler, tidur, maen facebook berjam-jam, berantem, tawuran, dan ngabisin duit orang tua. Hidup nggak ada artinya dan cuma nyusahin orang.

Salah satu hal yang saya sukai dari novel Perahu Kertas adalah, pilihan kata dan gaya bahasa yang sangat memikat. Dee benar-benar ahli merangkai kata. Tidak hanya sembarangan merangkai, namun juga membentuk kedalaman makna yang mampu menembus hati para pembaca. Jadi bukan sekadar diare kata. Maklum kalo dia bisa mempunyai kemampuan seperti itu, sebab dari kecil (katanya) dia emang udah seneng dan sering menulis. Dari sudut pandang saya, Dee telah menggabungkan banyak segi dalam hidupnya, yaitu bakat, kegemaran, latihan, dan kerja keras. Hingga akhirnya menghasilkan sebuah keahlian yang luar biasa.

Perahu Kertas adalah novel karya Dee yang pertama saya punya. Itu pun cuma dikasih, hwehe… Tapi, dalam beberapa bulan ke depan mungkin akan ada beberapa novel Dee lainnya yang terpajang di rak buku pojok kamar saya…

0 Responses to “Baca Novel Sampai Pagi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: