Moderator (yang) Kacau

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, beberapa hari yang lalu saya ikutan pembekelan alumni yang diadakan oleh universitas tempat saya menuntut ilmu. Di seminar itu ada tiga sesi dengan tema yang berbeda. Nah, tiap sesi dibawakan oleh moderator yang berbeda pula. Trus di sesi yang kedua, moderatornya kacau banget, bener-bener bikin emosi para hadirin. Jadi gini ceritanya.

Saat itu moderator sudah menyerahkan waktu sepenuhnya kepada pembicara. Pembicaranya keren, menggebu-gebu, suka becanda juga. Seharusnya saat itu acara adalah milik pembicara, tentunya sampai waktu yang sudah ditentukan. Tapi saat itu moderator malah ikut-ikutan nimbrung. Nyeletuk-nyeletuk ga jelas dan sangat mengganggu jalannya pemberian materi. Widih, parah banget dah, bener-bener bikin gatel telinga!

Tadinya saya kira cuma saya aja yang emosi. Eh ternyata hadirin yang laen juga begitu. Temen sebelah saya juga. Jadi setiap kali moderator ngeluarin celetukannya, para hadirin langsung riuh, nyuruh moderator diem. Tentunya dgn bahasa isyarat. Tapi kayaknya si moderator itu ga ngerti-ngerti juga. Abis sampai akhir sesi itu pun, dia masih tetep rajin ngeluarin celetukannya. Uuggh… jadi ga konsen nyimak materi deh…

Saya bingung. Dari segi ketepatan nada bicara dan intonasi, mbak moderator itu sepertinya sudah ahli membawakan acara. Suaranya enak didengar, setiap perkataannya jelas, trus artikulasinya juga bagus. Tapi kok dia bisa sebegitu menjengkelkannya ya… Apakah dia ga tau kalo moderator seharusnya ga ikut campur saat pembicara menyampaikan materi?

Dari seluruh seminar yang saya ikuti selama ini, saya juga baru kali itu melihat moderator yang langsung ikut nimbrung dan kerap nyeletuk-neyeletuk saat pembicara menyampaikan materi.

Tapi sebenarnya yg bener itu bagaimana sih? Soalnya saya juga ga tau etika moderator itu bagaimana dan seperti apa. Juga kurang tau moderator yang baik dan benar itu bagaimana. Yang jelas sih, sikap dan tingkah laku dari moderator yang lagi saya ceritakan ini begitu menjengkelkan, bikin kuping gatal. Dan ternyata tidak hanya bagi saya saja, tapi juga bagi para hadirin lainnya.

Pernah ngalamin hal yang serupa? Kalo iya ayo deh boleh share di sini, hehe…

4 Responses to “Moderator (yang) Kacau”


  1. 1 defriliona November 16, 2009 at 2:55 am

    ga pernah…
    kalo yang biasa aku tw sih,,,moderator paling buka acara sblm pembicaranya ngomong…waktu pembicara ngomong yang pasti dy menyimak, biar bsa menyimpulkan apa isi bahasannya..
    kalo udah selesai pembicaranya ngomong, biasanya masuk sesi tanya jawab,,nah,,bertugas lagi lah dy,menawarkan hadirin untuk bertanya…
    di akhir acaranya,,dy menyimpulkan hasilnya..
    kalo dy nyeletuk terus di tengah2 jelas ganggu donk…
    *mungkin dy takut lupa sama yg mw diomongin ntar..hehe*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,988 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: