Jangan Terlena Dengan Masa Lalu

Hari Kamis kemaren saya habis mengikuti acara pembekalan alumni yang diadakan oleh universitas. Format acaranya semacam seminar gitu. Pembicaranya adalah para alumni UGM sendiri. Salah satunya adalah mas Saptuari Sugiharto, pemilik franchise Kedai Digital yang perusahaannya memiliki omzet ratusan juta rupiah. Luar biasa, dengan umur yang relative masih muda (mungkin sekitar 28 tahun), dia udah bisa memiliki pendapatan sejumlah itu. Tambah lagi, istrinya cakep banget bos. Manis imut-imut. Padahal Mas Saptuari sendiri pun mengakui, kok bisa ya orang jelek sepertinya bisa mendapatkan istri secantik itu, hahaha… Ngocol banget dah tu orang…

Presentasi sesi awal di bawakan oleh seorang dosen muda UGM yang juga merupakan seorang pengusaha. Tema yang dibawakan adalah tentang kehidupan masa kerja yang begitu keras.

Jadi begini. Dia memaparkan bahwa para alumni jangan sampai terjebak dengan masa lalu. Masa lalu memang begitu tenang dan nyaman. Tetapi masa depan (pasca lulus), keadaannya akan lebih keras. Kalo dulu kita masih bisa bangun siang, makan tinggal makan, butuh duit tinggal minta, maka setelah lulus tidak bisa seperti itu lagi. Ada sebuah tanggung jawab untuk hidup mandiri. Membuat pekerjaan ataupun mencari kerja. Maka masa lalu yang nyaman itu jangan harap akan bisa kita nikmati dalam waktu dekat ini.

Ada beberapa quote bijak yang dia sampaikan:

Kita akan membuat kesalahan jika kita beranggapan masa depan adalah kelanjutan masa lalu. Sebab masa depan itu akan sangat berbeda dengan masa lalu. Kita harus meninggalkan cara lama agar kita sukses menghadapi masa depan (Charles Handy, 1997).

Kita harus berhenti membayangkan apa yang akan dilakukan di masa depan (Peter Senge, 1997).

Kalau kita merasa diri kita hebat, kita akan binasa. Sukses di masa lalu tidak menjamin sukses di masa depan (Michael Hammer, 1997).

Begitulah. Bagus ya… Menurutku lho, hehe… Ada benang merah yang menghubungkan semua quote itu, yaitu bahwa kalo kita ingin sukses di masa depan, jangan sampai rasa nyaman di masa lalu menghambat kita. Kalo saya sendiri sih sering banget pengen seperti dulu, saat masa-masa kuliah dulu. Bangun siang pas ga ada kuliah, begadangan, kumpul-kumpul ma temen sampe seharian, dsb. Tapi nampaknya semua itu sementara ini akan sulit untuk dialami kembali. Seperti kata banyak orang, kalo udah kerja ya bakalan ga punya waktu yang lebih luang. Baik mengelola perusahaan sendiri ataupun kerja dengan orang…

Pesan lain di seminar itu adalah, untuk menjalani dunia kerja pasca lulus, kita harus fokus. Kalo kita sering merasa rindu dengan kenyamanan masa lalu, kemudian menghambat kita atau membuat kita malas bekerja, itu berarti kita memang belum fokus. Ini harus dihindari sebab dapat menjauhkan kita dari kesuksesan. Demikian…🙂

5 Responses to “Jangan Terlena Dengan Masa Lalu”


  1. 1 defriliona November 14, 2009 at 1:25 am

    kamu nyatet isi seminarnya dit??hahaha….
    emang, kalo udah kerja rasanya beda, udah ga bisa minta uang lagi dari ortu, yang ada skrg ngasih uang ke ortu..hehe

    yang pasti, yang kita pelajari waktu kuliah pasti bisa jadi bekal. n menurutku yang paling mengena adalah pelajaran yang aku dapet di Marching (disiplin, dll). pelajaran di marching ini yang membuatku ga kaget kerja dibawah tekanan..hahaha..
    marchingniac niyhhh….

    oiya, sampe ketemu di wisuda, tar foto2 sama wisudawan/wati MB lainnya…hahaha

    • 2 ditter November 15, 2009 at 6:50 am

      Iya, aku sengaja nyatetin isi seminarnya, khusus buat bahan blog ini mbak, hahaha…

      Iya, sepakat banget!! Pengalaman di marching emang bner bener berguna sebagai persiapan menghadapi dunia kerja, hehe… Ga nyesel deh dulu sempet aktif di MB UGM…

      Viva MB UGM!!🙂

  2. 3 genthokelir November 14, 2009 at 2:27 am

    saya setuju kalo bayang masa lalu dan ke emasan tempo dulu jangan di bawa untuk pedoman karena bukan jaminan
    salam sukses selalu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: