Kereta Api Transportasi Favorit

Wapres Jusuf Kalla mengemukakan bahwa tahun depan Pemerintah akan menjadikan kereta api sebagai alat angkutan utama untuk mudik masyarakat (Kompas, 29/9).

Waaah… kebijakan yang sungguh tepat, sebab menurut saya kereta api memang merupakan alat transportasi massal terbaik. Tentunya dengan catatan manajemennya bagus. DIbandingkan bus, bagi saya kereta api lebih cepat, murah, nyaman, stabil dan ga bikin mabok. Selain itu, kereta api juga mampu mengangkut penumpang yang sangat banyak. Cocoklah untuk Negara yg jumlah penduduknya sangat besar seperti di Indonesia ini…

Sejak masih di Bekasi dulu, kereta api, khususnya yang kelas ekonomi, memang menjadi transportasi umum jarak jauh favorit keluarga. Kami termasuk jarang banget naik bus untuk acara bepergian ke luar kota. Naik KA yg kelas eksekutif juga jarang banget, kecuali kalo emang lagi kepepet banget, hehe… Naek yg kelas ekonomi murah banget lho. Cukup dengan biaya 38 ribu, kita udah bisa nyampe Jakarta. Bayangpun!

Tapi emang ada berbagai resiko yg menghantui kita. COntohnya ya copet yg merajalela, “gangguan” para pedagang, tukang sapu, pengemis, ataupun pengamen yg kadang suka maksa minta dikasi duit, dsb. Belon lagi kalo pas keretanya lagi penuh. Mak jan, kesiksa banget! Desak-desakan, saling sikut, dan kalo perlu maki-makian. Weh, luar biasa pokoknya, penuh konflik. Ya maklum juga si, soalnya kan di KA ekonomi biasanya duduknya rebutan, jadi harus siapa cepat dia dapat…

Kereta api memang cukup representatif untuk dijadikan transportasi mudik. Namun jika tidak diiringi dengan manajemen yang baik, ya percuma juga. Mudik jadi ga nyaman dan aman. Contoh paling sering adalah jadwal kereta api yang sring banget terlambat. Udah jadi tradisi tuh nampaknya…

Sebetulnya kalo msalah jadwal ini bisa dibenahin, maka hasilnya akan lumayan lho. Dengan tertibnya jadwal, maka selisih keberangkatan KA bisa lebih dirapatkan, sehingga jumlah kereta api bisa ditambah. Kalo udah gitu, maka tentunya jumlah penumpang yg terangkut bisa lebih banyak…

Harapan saya si, kereta api bisa lebih dimaksimalkan, baik oleh pemerintah sebagai penyedia, maupun oleh masyarakat sebagai pengguna. Pengennya si bisa kyk di Jepang. Kereta apinya nyaman, ga perlu terlalu berdesak-desakan, dan jadwal tepat. Hmmm…

Eh tapi kan Jusuf Kalla taon depan ga jadi Wapres lagi. Wah… kira-kira rencana pemerintah itu bakalan terealisasikan ga ya…

2 Responses to “Kereta Api Transportasi Favorit”


  1. 1 nahdhi October 1, 2009 at 6:45 am

    Buat pembenahan. Rel kereta juga harus kuat. Jangan sampai ada kereta anjlog lagi. Trus juga Keamanan perlu diperhatikan.

    Isih akeh sing mati nang “ngeril” (meski tak sebanyak di jalan raya).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: